email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 30 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Baca Puisi di Bawah Mercusuar Bersejarah Pulau Lengkuas

by Javasatu
7 Oktober 2024

JAVASATU.COM- Penyair Pulo Lasman Simanjuntak untuk pertama kalinya membacakan puisi karyanya sendiri berjudul Kalah atau Menang di bawah mercusuar tua di kawasan wisata Pulau Lengkuas, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat pagi (27/9/2024).

Pulo Lasman Simanjuntak. (Foto: Istimewa)

“Ini adalah pengalaman batin yang luar biasa. Pertama kali saya membaca puisi di alam terbuka, dengan udara segar, ombak tenang, dan sinar matahari yang lembut. Semua ini di tempat bersejarah, mercusuar yang dibangun sejak zaman kolonial Belanda tahun 1882,” ujar Pulo Lasman saat ditemui di kediamannya di Pamulang, Tangerang Selatan, pada Minggu (6/10/2024).

Dalam penampilannya, Pulo Lasman, yang telah menerbitkan tujuh buku antologi puisi, membacakan karyanya di atas bebatuan granit hitam dengan mercusuar tua sebagai latar belakang, di bawah langit biru yang cerah.

Mercusuar Pulau Lengkuas merupakan salah satu ikon bersejarah di Kabupaten Belitung. Dibangun pada tahun 1882 oleh pemerintah kolonial Belanda, mercusuar ini masih berfungsi hingga kini sebagai panduan bagi kapal-kapal yang keluar masuk dermaga Belitung. Dengan 12 lantai yang dilengkapi jendela di setiap lantainya, mercusuar ini menawarkan pemandangan laut yang indah bagi para pengunjung.

Pembacaan puisi ini menjadi bagian dari kegiatan press tour yang diselenggarakan oleh Birkom Kementerian PUPR. Kegiatan tersebut berfokus pada peliputan infrastruktur di Kabupaten Belitung, termasuk penataan kawasan kumuh, penyediaan air bersih, pengembangan destinasi wisata laut, bedah rumah, dan pembangunan jalan.

Berikut adalah puisi karya Pulo Lasman Simanjuntak yang dibacakan di bawah mercusuar Pulau Lengkuas:

KALAH ATAU MENANG

kita berangkat dari sebuah titik
makin lama menjelma jadi mata air
lalu mencium ikan-ikan beracun
di danau
tanpa sayap

padahal jarak yogjakarta dan new york hanya segaris, kepastian-kepastian semu

BacaJuga :

Bupati Kediri Pastikan Ketersediaan Bapokting dan Kesiapan Pengamanan Lebaran

Bupati Kediri Perintahkan Perbaikan Jalan Berlubang Jelang Mudik Lebaran 2026

Kristus pernah engkau dengar bukan?
bermazmur
sesungguhnya cinta itu
permainan gila
para tukang potret amatiran

hayo..hayo…
kita berkelahi tanpa badik
melawan matahari betina itu
agar sinarnya yang manja
tak lagi menghamili
hewan-hewan langka kegemaranmu

percayalah,
sejarah akan tunduk
atau kita pura-pura jadi malaikat manis
yang berlari dari kandang sapi
rindu tidur di kereta angin

mulailah

(Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Puisi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PG Ngadiredjo Kediri Siap Giling 2026, Kapasitas 6.300 TCD

Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Sengketa Sardo Swalayan, Kasus Dugaan Akta Palsu

Polres Gresik Tindak Truk Langgar Jam Operasional di Pantura, Pelanggar Diputar Balik

Aksi JNF di Bekasi Bagikan Mawar dan Stiker, Serukan Hentikan Fitnah BGN

Lahan Tebu Warga di TPA Supit Urang Kota Malang Dilubangi, DLH Dituding Arogan

Sengketa Lahan di WTP Kota Malang Diteliti BPN, Warga Minta Hasil Objektif

Fatayat NU Dukun Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Skema Seragam Gratis 2026 Diubah, Pemkot Malang: Hanya untuk Keluarga Prasejahtera

Seragam Sekolah Gratis di Kota Malang Dikritik, Apa Saja yang Ditanggung Pemkot?

468 PNS-PPPK di Gresik Terima SK: ASN Harus Melayani, Bukan Dilayani

Prev Next

POPULER HARI INI

Fatayat NU Dukun Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Sengketa Sardo Swalayan, Kasus Dugaan Akta Palsu

Sengketa Lahan di WTP Kota Malang Diteliti BPN, Warga Minta Hasil Objektif

Lahan Tebu Warga di TPA Supit Urang Kota Malang Dilubangi, DLH Dituding Arogan

Seragam Sekolah Gratis di Kota Malang Dikritik, Apa Saja yang Ditanggung Pemkot?

BERITA LAINNYA

PG Ngadiredjo Kediri Siap Giling 2026, Kapasitas 6.300 TCD

Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Sengketa Sardo Swalayan, Kasus Dugaan Akta Palsu

Polres Gresik Tindak Truk Langgar Jam Operasional di Pantura, Pelanggar Diputar Balik

Aksi JNF di Bekasi Bagikan Mawar dan Stiker, Serukan Hentikan Fitnah BGN

Lahan Tebu Warga di TPA Supit Urang Kota Malang Dilubangi, DLH Dituding Arogan

Sengketa Lahan di WTP Kota Malang Diteliti BPN, Warga Minta Hasil Objektif

Fatayat NU Dukun Perkuat Peran Perempuan di Tengah Masyarakat

Skema Seragam Gratis 2026 Diubah, Pemkot Malang: Hanya untuk Keluarga Prasejahtera

Seragam Sekolah Gratis di Kota Malang Dikritik, Apa Saja yang Ditanggung Pemkot?

468 PNS-PPPK di Gresik Terima SK: ASN Harus Melayani, Bukan Dilayani

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved