email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 10 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ratusan Merpati Pos Dilepas di Malang Mengenang Peran Sejarah Kemerdekaan RI

by Yondi Ari
13 Agustus 2024

JAVASATU.COM-MAlANG- Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, sebanyak lebih dari 150 ekor burung merpati pos dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur dilepas terbang menuju daerah asal mereka.

Ratusan Merpati Pos Dilepas di Malang Mengenang Peran Sejarah Kemerdekaan RI. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Acara pelepasan ini berlangsung pada Minggu pagi (12/08/2024) di area Car Free Day dan dipimpin langsung oleh Ketua Perkumpulan Olahraga Merpati Pos Seluruh Indonesia (POMSI), Agus Umartono, serta Kepala Pelaksana Sejarah Bintaljahdam V Brawijaya, Letkol Kav. Tutur Suwantoro.

Menurut Ketua POMSI, Agus Umartono, pelepasan ini memiliki makna simbolik yang mendalam, sebagai penghargaan terhadap peran sentral merpati pos dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Pada masa itu, merpati pos menjadi salah satu moda komunikasi yang sangat vital. Burung-burung ini mampu membawa pesan-pesan penting yang tidak hanya rahasia, tetapi juga krusial dalam menentukan strategi perlawanan terhadap penjajah,” kata dia.

Agus Umartono menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap peran sejarah merpati pos.

“Merpati pos menjadi alat komunikasi yang sangat penting pada masa perjuangan. Mereka mampu melintasi medan yang sulit dan menghadapi berbagai bahaya, demi menyampaikan pesan-pesan yang dapat menentukan keberhasilan strategi perang,” ujarnya.

Dengan adanya acara ini, lanjut Agus, diharapkan masyarakat semakin menghargai sejarah dan jasa para pejuang, serta merasakan semangat kebangsaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

“Merpati pos bukan hanya sekadar burung, melainkan simbol keberanian, ketekunan, dan kecerdikan para pejuang dalam menghadapi tantangan untuk meraih kemerdekaan,” sambungnya.

Sementara itu, Letkol Kav. Tutur Suwantoro menambahkan, bahwa di Malang, para pejuang juga menggunakan kode bahasa walikan sebagai isyarat strategi perang.

BacaJuga :

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

“Bahasa walikan ini merupakan bentuk kode yang hanya bisa dipahami oleh para pejuang pada masa itu, sehingga pesan-pesan strategi dapat tetap terjaga kerahasiaannya dari pihak musuh,” jelasnya.

Lanjutnya, acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang kemerdekaan dan menambah pengetahuan masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya peran merpati pos dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, sebagai pengingat betapa besar pengorbanan yang telah dilakukan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya. (Dop/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HUT RIPomsi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

50 CPNS Jadi PNS, Wali Kota Malang Minta ASN Baru Bergerak Cepat

Bakorwil Malang Siapkan Selatan Jatim Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Kunci Tertinggal, Teman di Gresik Gasak Vario, Dibekuk Hitungan Jam

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Prev Next

POPULER HARI INI

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Bakorwil Malang Siapkan Selatan Jatim Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Kunci Tertinggal, Teman di Gresik Gasak Vario, Dibekuk Hitungan Jam

BERITA LAINNYA

Gus Idris Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

50 CPNS Jadi PNS, Wali Kota Malang Minta ASN Baru Bergerak Cepat

Bakorwil Malang Siapkan Selatan Jatim Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Kunci Tertinggal, Teman di Gresik Gasak Vario, Dibekuk Hitungan Jam

Top Tiga Band Gelombang Lokal Malang 2026: Merah, Monkey Rude dan Silly Fragments

OPINI: Birokrasi Lokal, Wawasan Global

15 Taruna Akpol Ditempa di Wilayah Hukum Polres Gresik

MBG di Gresik Harus Sehatkan Anak dan Lingkungan

Pemkab Gresik Siap Subsidi Distribusi Buah untuk MBG

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

MA Kabulkan PK PERADI Otto Hasibuan, DPC PERADI Malang Ajak Advokat Bersatu

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved