email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 9 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Sapi Yang Mengalami Luka Membusuk di Malang Barat Munculnya Tiba-tiba

by Agung Baskoro
2 September 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Meski diklaim sembuh dari penyakit mulut dan kuku (PMK) namun kondisi ternak sapi masih harus menjalani pemulihan lagi. Begitu yang dialami para peternak Kecamatan Pujon, Ngantang dan Kasembon atau wilayah Malang Barat.

Kondisi ternak saat ini, ada beberapa sapi yang secara tiba-tiba mengalami luka. Luka tersebut bahkan cukup parah, hingga keluar darah dan bernanah.

Luka itu kerap ditemui pada sapi yang baru saja mengalami gejala PMK. Biasanya, muncul pada bagian paha sapi, atau sedikit ke bagian belakangnya. Menurut sejumlah peternak di Pujon, luka tersebut ada yang sampai berlubang cukup dalam.

Rumaji peternak asal Dusun Jurangrejo, Desa Pandesari Kecamatan Pujon yang menerangkan bahwa dari keempat sapi miliknya yang terkena PMK, ada sebagian yang muncul luka terbuka secara tiba-tiba.

“Waktu PMK itu kan sapi ini berliur, dan kakinya terluka. Lalu yang parah itu, tiba-tiba sapinya ada luka hingga memborok di bagian pahanya,” terang Rumaji saat ditemui di kandang sapi miliknya, Kamis (1/9/2022).

Dari pantauannya, kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh sapi yang ada di Dusun Jurangrejo. Dan memang kebanyakan muncul pada sapi yang terpapar PMK. Bahkan, juga tidak sedikit sapi yang mati, akibat PMK dan diperparah dengan luka tersebut.

“Kemarin itu waktu diobati, ada yang sampai nanahnya keluar muncrat. Mungkin kalau dihitung sudah ada sekitar seribu ekor sapi yang mati. 1 keluarga saja biasanya punya 2 ekor minimal. Ini ada yang sampai 9 ekor sapinya mati semua. Mungkin total ada sampai 1.000 ekor yang mati,” terang Rumaji.

Diakui oleh Rumaji, sejak wabah itu menyerang sapi-sapi miliknya, nyaris tidak dapat menghasilkan susu sama sekali. Sedang pada kondisi normal atau sapi dalam keadaan sehat, keempat sapinya bisa memproduksi hingga 25 liter susu perharinya.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“1 liter satu ekor sapi aja enggak keluar, apa yang mau disetor,” imbuhnya.

Namun begitu, atas upayanya secara mandiri, saat ini keempat sapinya sudah berangsur normal. Luka terbuka yang sempat ada di beberapa sapinya juga mulai sembuh.

Menurutnya, selama kurang lebih 15 tahun beraktifitas sebagai peternak dan mengandalkan hasil perahan susu, wabah PMK dengan berbagai gejalanya baru ia alami saat ini. Dan dia merasa hal itu cukup memukul kondisi ekonomi peternak.

“Kalau obat dari pemerintah kayaknya hampir enggak ada sama sekali. Jadi, ini mulai terkena PMK, sapi saya berlendir lalu sampai ada luka boroknya, itu pengobatan saya lakukan mandiri,” pungkas Rumaji. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kecamatan PujonPMK Kabupaten Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Anggota DPRD Anas Muttaqin Ingin Konektivitas Kota Malang Kembali Lancar

Dimulai Juni, Proyek Jalan Pasar Gadang Ditarget Rampung Akhir 2026

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Wabup Malang Tekankan Lulusan SMK Harus Siap Kerja dan Adaptif

OPINI: Tantangan Kebijakan WFH di Era Digital

Aktivis Akhera Pasang 100 Spanduk di Jakarta, Dukung BNN Larang Peredaran Vape

OPINI: Reformasi Tata Kelola Anggaran

Fatayat NU Ujungpangkah Latih Administrasi Kader di Harlah ke-76

OPINI: Manajemen Kinerja di Banyuwangi

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

“Mlebu Metu” Ajak Warga Kota Malang Berkaca Lewat Seni pada 8 Mei 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Anggota DPRD Anas Muttaqin Ingin Konektivitas Kota Malang Kembali Lancar

Dimulai Juni, Proyek Jalan Pasar Gadang Ditarget Rampung Akhir 2026

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Wabup Malang Tekankan Lulusan SMK Harus Siap Kerja dan Adaptif

OPINI: Tantangan Kebijakan WFH di Era Digital

Aktivis Akhera Pasang 100 Spanduk di Jakarta, Dukung BNN Larang Peredaran Vape

OPINI: Reformasi Tata Kelola Anggaran

Fatayat NU Ujungpangkah Latih Administrasi Kader di Harlah ke-76

OPINI: Manajemen Kinerja di Banyuwangi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved