email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 21 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

“Mlebu Metu” Ajak Warga Kota Malang Berkaca Lewat Seni pada 8 Mei 2026

by Javasatu
7 Mei 2026

JAVASATU.COM- Kelompok seni asal Kota Malang, Kelompok Bermain Mlebu Metu, akan menggelar pertunjukan bertajuk Ngleremno Ati di Amphiteater Critasena Senaputra pada Jumat (8/5/2026). Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan panggung, melainkan ruang refleksi yang mengajak warga Kota Malang melihat realitas kotanya melalui pendekatan seni pertunjukan.

Foto: Mlebu Metu

Mengusung konsep performance art, Mlebu Metu akan memadukan musik, monolog, puisi, respon gerak, hingga visual video mapping dalam satu panggung kolaboratif. Pertunjukan dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB dan dikemas dalam sejumlah segmen tematik yang sarat pesan sosial.

Kelompok Bermain Mlebu Metu menyebut tajuk Ngleremno Ati dipilih sebagai ajakan agar masyarakat berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kota dan berani menghadapi persoalan sosial secara jujur.

“Pertunjukan ini bukan untuk melupakan masalah, tetapi mengajak orang duduk bersama kegelisahannya sendiri dan melihat Kota Malang apa adanya,” ujar Jatmiko, perwakilan Kelompok Bermain Mlebu Metu, Kamis (7/5/2026).

Konsep yang diusung dalam pertunjukan ini juga cukup berbeda. Mereka membawa slogan “diskusi tanpa solusi” sebagai ruang untuk mendengar dan memahami persoalan tanpa terburu-buru mencari jawaban instan.

Menurut penyelenggara, pendekatan tersebut dipilih karena banyak persoalan sosial di tengah masyarakat justru sering terabaikan akibat semua orang ingin cepat menyimpulkan keadaan.

“Poin utamanya bukan soal menemukan solusi cepat, tetapi bagaimana kita mau mendengar persoalan yang selama ini sering diabaikan,” lanjutnya.

BacaJuga :

Diskopindag Kota Malang Dinilai Belum Transparan dalam Relokasi Pasar Gadang

Bidhumas Polda Jatim Tegaskan Humas sebagai Sumber Kebenaran di Era Hoaks

Pertunjukan Ngleremno Ati akan menghadirkan sesi interaktif bertajuk saur manuk, yang memungkinkan penonton terlibat langsung dalam ruang dialog bersama para seniman. Selain itu, ada pula segmen obituari reflektif dan pencarian jati diri yang dirancang menyentuh sisi emosional audiens.

Tak hanya menampilkan unsur musikal, seluruh pertunjukan juga diperkuat teknologi video mapping untuk membangun suasana visual yang lebih kontemplatif dan mendalam.

Sejumlah seniman dan budayawan Kota Malang turut terlibat dalam perhelatan ini, di antaranya Anto Baret, Djoko Saryono, Winarto Ekram, Bejo Sandy, Priyo Sunanto Sidhy, hingga Denny Mizhar.

Pertunjukan ini mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan melalui program Dana Indonesiana. Dukungan juga datang dari sejumlah komunitas dan pelaku industri kreatif di Kota Malang.

Kelompok Bermain Mlebu Metu sendiri merupakan kolektif seni performance art asal Malang yang berdiri sejak 2021. Kelompok ini dikenal aktif membangun ruang dialog budaya melalui karya musik eksploratif dan pertunjukan lintas disiplin di berbagai ruang seni, kampus, hingga lingkungan masyarakat. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota MalangSeniSeniman

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Diskopindag Kota Malang Dinilai Belum Transparan dalam Relokasi Pasar Gadang

Bidhumas Polda Jatim Tegaskan Humas sebagai Sumber Kebenaran di Era Hoaks

Necrovyne Bawa Warna Baru Visual Kei Modern Metal di Indonesia

Motor Dibawa Kabur Kenalan Medsos, Ojol di Batu Ngaku Dibegal

Pria Bawa Sajam Ancam Pengguna Jalan di Sumberpucung, Dievakuasi Polisi

Polisi Selidiki Bayi Dalam Plastik di Pinggir Jalan Karangploso Malang

Relokasi Pasar Gadang Malang Kisruh, Pedagang Ngadu ke DPRD

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Pendulang Emas Disebut Aparat Menyamar, TNI Buka Fakta Korban

Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, TNI Buru Pelaku

Prev Next

POPULER HARI INI

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Motor Dibawa Kabur Kenalan Medsos, Ojol di Batu Ngaku Dibegal

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Forum Rembuk Peduli Gresik Soroti Pudarnya Identitas Kota Santri

BERITA LAINNYA

Diskopindag Kota Malang Dinilai Belum Transparan dalam Relokasi Pasar Gadang

Bidhumas Polda Jatim Tegaskan Humas sebagai Sumber Kebenaran di Era Hoaks

Necrovyne Bawa Warna Baru Visual Kei Modern Metal di Indonesia

Motor Dibawa Kabur Kenalan Medsos, Ojol di Batu Ngaku Dibegal

Pria Bawa Sajam Ancam Pengguna Jalan di Sumberpucung, Dievakuasi Polisi

Polisi Selidiki Bayi Dalam Plastik di Pinggir Jalan Karangploso Malang

Relokasi Pasar Gadang Malang Kisruh, Pedagang Ngadu ke DPRD

Gresik Dibanjiri Investasi, Warga Dapat Apa?

Pendulang Emas Disebut Aparat Menyamar, TNI Buka Fakta Korban

Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, TNI Buru Pelaku

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Razia Pajak Kendaraan di Kota Batu, Tim Gabungan Jaring 39 Pelanggar

Kepala Bapenda Malang Jadi Sekda Semarang, Wali Kota Wahyu Siapkan Mutasi Kilat

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Keluarga Purnawirawan TNI di Malang Mengadu ke DPRD soal Rencana Penertiban Rumah

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved