Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Warga RW 12 Griya Shanta Mojolangu Menolak Jalan Tembus, Walkout dari Sosialisasi

Syaiful Arif by Syaiful Arif
13 Juni 2025
7

JAVASATU.COM-MALANG- Rencana pembukaan akses jalan tembus dari Perumahan Griya Shanta, Jalan Soekarno Hatta, ke Jalan Simpang Candi Panggung, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, menuai penolakan keras dari warga RW 12 Griya Shanta Kelurahan Mojolangu. Penolakan itu ditegaskan dalam musyawarah warga yang digelar Kamis malam (12/6/2025), dan berujung pada aksi walkout saat sosialisasi resmi dari pemerintah kecamatan pada Jumat sore (13/6/2025).

Pintu masuk kawasan RW12 perumahan Griya Shanta kelurahan Mojolangu kecamatan Lowokwaru kota Malang. (Foto: Javasatu.com)

Dalam berita acara bernomor 802/M.RW.XII.GS/13/06/2025, yang ditandatangani Ketua RW 12 Mojolangu Ir. Jusuf Thojib, MSA serta seluruh Ketua RT 01 hingga RT 08, warga secara mufakat menyatakan menolak rencana jalan tembus tersebut. Mereka menyebut proyek itu berpotensi menimbulkan kemacetan, gangguan lingkungan, hingga diduga melanggar ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang.

“Tembok barat perumahan itu sudah kami sepakati sejak 2016 untuk tidak dibuka, dan ditegaskan kembali dalam pakta integritas saat pemilihan RW 2024,” tegas Drs. H. Sugiharso, Ketua RT 04 RW 12 Griya Shanta Mojolangu, kepada wartawan usai aksi walkout dari forum sosialisasi di Restoran Ocean Garden Suhat.

Sosialisasi tertutup yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Lowokwaru. Foto diambil dari luar ruangan. Dibalik penyekat kaca. (Foto: Javasatu.com)

Sosialisasi yang digelar oleh Pemerintah Kota Malang melalui Pemerintah Kecamatan Lowokwaru itu berlangsung tertutup. Undangan ditandatangani secara elektronik oleh Camat Lowokwaru, Rudi Cahyono Catur Utomo. Banyak pihak yang diundang, mulai dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Malang, Kepala Dinas PUPRPKP, Dishub, hingga Satpol PP. Tampak hadir Kadishub Kota Malang, R. Widjaja Saleh Putra.

Drs. H. Sugiharso, Ketua RT 04 RW 12 Griya Shanta Mojolangu. (foto: Javasatu.com)

Namun, kehadiran pejabat tak menggoyahkan sikap warga. Para tokoh masyarakat langsung keluar forum sebagai bentuk penolakan terhadap proses yang dinilai dipaksakan dan cacat prosedur.

“Ini bukan sosialisasi, ini skenario. Warga tidak pernah dilibatkan sosialisasi sebelumnya, tahu-tahu diundang untuk menyetujui. Ini manipulatif!. Mereka dikendalikan oligarki,” tegas Sugiharso, dengan nada tinggi.

Ia juga menyoroti dugaan adanya kolaborasi antara pihak pengembang dengan oknum pejabat, dan mempertanyakan dasar hukum serta legalitas pemanfaatan lahan di sebelah barat Griya Shanta.

“Kami sudah puluhan tahun tinggal di sini. RTRW tidak mendukung. Kalau dipaksakan, ini bukan hanya melanggar tata ruang, tapi juga berpotensi picu konflik sosial. Jalan ditembuskan itu katanya akan ada perumahan baru. Masuknya lewat perumahan Griya Shanta,” lanjutnya.

Warga juga menyebut telah berkali-kali memberikan penolakan tertulis, dan menyayangkan tidak transparannya proses. Mereka menyebut lokasi di balik tembok merupakan kawasan rawan banjir dan sudah padat akibat keberadaan fasilitas pendidikan.

Ketua RW 12 Mojolangu Ir. Jusuf Thojib, MSA (kanan). (Foto: Javasatu.com)

Warga menyatakan akan terus melawan jika proyek jalan tembus tetap dipaksakan. Mereka bahkan berencana membawa kasus ini hingga ke pusat, termasuk Komisi III DPR RI dan lembaga antikorupsi. Warga RW 12 Griya Shanta tetap konsisten menolak.

“Kalau perlu kami ke Jakarta, sewa bus, kami akan datangi KPK, DPR, siapapun yang bisa menghentikan ini,” tegas warga yang hadir dalam musyawarah.

Camat Lowokwaru, Rudi Cahyono Catur Utomo, saat ditemui usai acara menyatakan bahwa pihaknya hanya melaksanakan tugas sosialisasi.

“Saya sudah melaksanakan sosialisasi ke warga RW 12 Griya Shanta,” ujarnya singkat.

Tembok pembatas yang rencananya akan dijadikan akses jalan tembus. (Foto: Javasatu.com)

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengembang/ developer maupun Pemkot Malang terkait persoalan ini. (Saf)

Tags: Perumahan Griya Shanta
Previous Post

Serahkan Laptop dan Printer, Legislator Suyadi Tegaskan Pokir Harus Tepat Guna

Next Post

Tiga Cabor Kota Batu Mulai Bertolak ke Venue Porprov Jatim 2025

Related Posts

Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
Berita

Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas

21 Oktober 2026
Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
Berita

Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako

21 Oktober 2026
Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
Berita

Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah

21 Oktober 2026
Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
Berita

Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan

21 Oktober 2026
Polsek Duduksampeyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Tumapel
Berita

Polsek Duduksampeyan Salurkan Air Bersih untuk Warga Tumapel

21 Oktober 2026
Wakapolresta Malang Hadiri Kota Malang Berdoa, Perkuat Toleransi
Berita

Wakapolresta Malang Hadiri Kota Malang Berdoa, Perkuat Toleransi

21 Oktober 2026
Next Post
Tiga Cabor Kota Batu Mulai Bertolak ke Venue Porprov Jatim 2025

Tiga Cabor Kota Batu Mulai Bertolak ke Venue Porprov Jatim 2025

Comments 7

  1. Ping-balik: Warga Griya Shanta Tolak Jalan Tembus, Unggah Video Penolakan di YouTube - Javasatu.com
  2. Ping-balik: Fakta di Balik Tembok Griya Shanta Malang yang Akan Dibongkar, Ada Pagar Besi - Javasatu.com
  3. Ping-balik: Ahli Tata Ruang UB: Rencana Jalan Tembus Griya Shanta Dinilai Tak Berdasar dan Berpotensi Konflik - Javasatu.com
  4. Didit says:
    1 tahun ago

    kalau fasilitas umum di perum griya shanta sdh di serahkan ke kotamadya mau gk mau hrs mengikuti aturan

    Reply
  5. RianGS says:
    1 tahun ago

    Apa ada cuan yg beterbangan dibalik proyek ini … ???
    Nanya dengan lemah lembut

    Reply
  6. RianGS says:
    1 tahun ago

    Apa ada cuan yg beterbangan dibalik proyek ini … ???
    Nanya dengan lemah lembut

    Reply
  7. Fdlsj says:
    1 tahun ago

    Kalau tanah itu milik warga saya mendukung. Tapi kalau jalan itu adalah fasilitas umum saya mendukung pemkot.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Bank Jatim dan Bakorwil III Malang akan Gelar Kolaborasi Kolosal 17–19 November
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com