JAVASATU.COM- PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) kembali meraih penghargaan Diamond sebagai Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance kategori Prosper B dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Award (IRCA) 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang digelar di Hotel Le Méridien Jakarta, Jumat (22/3/2026).

Ajang yang diselenggarakan Hukumonline itu menjadi bentuk apresiasi terhadap perusahaan dengan kinerja unggul dalam penerapan kepatuhan regulasi dan tata kelola perusahaan.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen SANF dalam menerapkan kepatuhan regulasi serta tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten dan berkelanjutan,” demikian keterangan resmi manajemen SANF, Selasa (26/5/2026).
IRCA 2026 diikuti 131 perusahaan dari 23 sektor industri di Indonesia. Penilaian dilakukan melalui metode self-assessment yang mencakup implementasi kepatuhan hukum, inovasi tata kelola perusahaan, hingga pemantauan regulasi secara berkelanjutan.
Penghargaan diterima langsung perwakilan manajemen SANF, Davin Susanto, di hadapan para pelaku industri, praktisi hukum, dan perwakilan perusahaan dari berbagai sektor.
“Capaian ini sekaligus melanjutkan prestasi serupa yang telah diraih SANF pada periode sebelumnya,” lanjut keterangan tersebut.
Dalam proses penilaian, IRCA 2026 juga mengacu pada standar tata kelola perusahaan tingkat ASEAN. Pendekatan itu bertujuan mendorong perusahaan di Indonesia agar mampu menerapkan tata kelola bisnis yang sejalan dengan perkembangan regional dan global.
SANF menilai penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat budaya kepatuhan, integritas, serta inovasi tata kelola di tengah dinamika industri pembiayaan yang terus berkembang.
“Keberhasilan ini diharapkan semakin memotivasi perusahaan untuk menjaga integritas dan memperkuat budaya kepatuhan dalam menghadapi dinamika bisnis ke depan,” tulis manajemen SANF.
PT Surya Artha Nusantara Finance merupakan perusahaan joint venture yang dimiliki PT Astra International Tbk melalui PT Sedaya Multi Investama sebesar 60 persen, Marubeni Corporation Group 35 persen, dan PT Marubeni Indonesia 5 persen.
Perusahaan tersebut bergerak di bidang pembiayaan investasi dan modal kerja, termasuk layanan sewa pembiayaan, jual dan sewa balik, fasilitas modal usaha, hingga anjak piutang.
Saat ini SANF memiliki jaringan operasional di 17 kantor yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia guna mendukung layanan pembiayaan bagi berbagai sektor industri.
Melalui penguatan tata kelola perusahaan dan budaya kepatuhan, SANF menegaskan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. (saf)