JAVASATU.COM-GRESIK- Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik masuk nominasi 10 besar lomba desa dan kelurahan serta pelaksana terbaik 10 program pokok PKK tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2022.

“Merupakan suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi kami, karena desa Banjarsari Kecamatan Cerme berhasil masuk nominasi 10 besar juara lomba desa serta pelaksana terbaik 10 program pokok PKK tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2022” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menerima kedatangan rombongan Tim Juri Penilaian Lapang Jatim yang dipimpin Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Provinsi Jatim Moh. Wahyudi, Senin (6/6/2022) bertempat di ruang Putri Cempo kantor Bupati Gresik.
Penyebutan rombongan juri tersebut, Bupati Gresik didampingi Sekda Gresik, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Para Asisten dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gresik.
“Semoga kehadiran tim dari Provinsi pada saat ini membawa berkah tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Gresik pada umumnya dan desa Banjarsari Kecamatan Cerme pada khususnya. Sehingga kelak desa Banjarsari menjadi desa yang lebih baik utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan semoga mendapatkan nilai terbaik pada penilaian lapang ke desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik” jelas Gus Yani begitu Bupati Gresik kerap disapa.
Menurut Gus Yani, dilihat dari dua tahun terakhir profil desa Banjarsari termasuk desa Swasembada dan dari evaluasi perkembangan desa termasuk desa cepat berkembang. Selain itu desa Banjarsari memiliki keunggulan antara lain; pertama Bidang Pemerintahan, pada tahun 2020 Kepala Desa Banjarsari melakukan MoU dengan Dispendukcapil untuk mengurus, KK, Akta Kelahiran dan Kematian dan Surat Pindah, Dokumen dicetak mandiri oleh desa, Petugas register desa dapat memfasilitasi warga untuk mengakses ke Aplikasi pelayanan kependudukan Kabupaten Gresik (Poedak).
“Kemudian keunggulan kedua, Bidang Kemasyarakatan, Pengelolaan Bank Sampah di lingkungan RT/RW (Tas, Sandal dan Lukisan dari Pelepah Pisang) Pemasaran produk unggulan MoU dengan Hotel Horison dan Aston Inn Gresik, Banjarsari Sport Center, Sentra Kuliner, dan Gedung Serbaguna” sambungnya.
Dan yang ketiga, lanjut Gus Yani, Program Pokok PKK diantaranya program pendataan secara Online jumlah dasa wisma 112, Permen Ting Ting (Perilaku Remaja Menuju Bebas Stunting), Da Penting (Dana Penanggulangan Stunting), Menor Bestie (Menanam Kelor Bebas Stunting), Program Kampung Pudak Ayu, Program Ketuk Pintu Besan serta Lansia Peduli Asi.
Menurut Gus Yani, lomba merupakan motivasi dan evaluasi bagaimana pembangunan sebuah daerah dimulai dari desa. Banyak komponen dan variabel dari desa harus disinergikan.
“Mudah-mudahan desa Banjarsari menjadi pelopor di Kabupaten Gresik maupun Provinsi” ujarnya.
“Dengan Kolaborasi kita yakin dapat membenahi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya Kabupaten Gresik” imbuh Gus Yani mengakhiri pidato sambutannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Desa Dinas PMD Provinsi Jatim, Moh. Wahyudi selaku ketua rombongan, dalam sambutannya menyampaikan perlombaan desa/kelurahan dimaknai sebagai evaluasi dan penilaian perkembangan penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan yang cepat berkembang yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang dituangkan dalam Permendagri nomor 81 tahun 2015.
“Evaluasi diri di seluruh desa/kelurahan dimaksudkan untuk menentukan status tertentu dari capaian hasil perkembangan sebuah desa/kelurahan serta untuk mengetahui efektifitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat serta daya saing desa/kelurahan” terangnya.
Pada tahun 2022 ini, lanjutnya, lomba desa dan kelurahan Provinsi Jawa Timur mengusung semangat bangkit dari Pandemi Covid-19. Diungkapkan, Desa dan Kelurahan di Jawa Timur didorong untuk mampu melakukan inovasi-inovasi di bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan pada masa Pandemi sehingga tagline dari Gubernur takni ‘Optimis Jawa Timur Bangkit’ dapat terwujud.
“Selain itu, Tahun 2022 ini penilaian lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jawa Timur dirangkaikan dengan lomba pelaksana terbaik 10 program pokok PKK, “ujarnya.
Untuk itu, pihaknya beserta anggota tim penilai mohon izin untuk melaksanakan penilaian lapang, dan akan bertemu secara langsung dengan masyarakat sesuai indikator-indikator yang telah ditetapkan.
“Semoga penilaian lapang ‘Lomba Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur Tahun 2022’ dapat berjalan lancar dan bisa membangkitkan motivasi Kepala Desa dan Lurah untuk berinovasi merajut prestasi” pungkasnya.
Selanjutnya, melakukan penilaian lapang ke desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. (Bas/Arf)