email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Warga Randuboto Sidayu Luncurkan Gerakan Seribu Biopori Tangani Sampah

by Sudasir Al Ayyubi
8 September 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah Desa (Pemdes) Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, menggelar acara sosialisasi dan praktik pengelolaan sampah rumah tangga sekaligus meluncurkan Gerakan Seribu Biopori Organik. Kegiatan ini dipusatkan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Desa Randuboto, dengan partisipasi aktif warga setempat pada Minggu (08/09/2024).

(Foto: Istimewa)

Siti Fitriah, Ketua Pokja 3 PKK Kabupaten Gresik dan praktisi lingkungan, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tentang cara pengelolaan sampah di TPS 3R Randuboto.

“Ini juga bagian dari pembinaan dan manajemen Bank Sampah, dengan 17 calon unit bank sampah yang akan dibentuk di Desa Randuboto,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan TPS 3R diharapkan dapat lebih efektif dalam mengelola sampah, sementara Bank Sampah akan membantu mengurangi timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus memaksimalkan sirkulasi ekonomi di setiap warga.

Kepala Desa Randuboto Sidayu, Andy Sulandra, mengungkapkan bahwa program ‘Randuboto Seger Tur Resik’ dengan semangat seribu Biopori Organik ini bertujuan menginspirasi dan mengedukasi warga.

“Dengan adanya biopori organik di setiap rumah, tidak semua sampah rumah tangga akan masuk ke tong sampah yang kemudian dibuang ke TPS,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa biopori tidak hanya berfungsi sebagai resapan air untuk mengurangi banjir, tetapi juga membantu menyegarkan udara di lingkungan sekitar.

BacaJuga :

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Andy menekankan bahwa sampah yang telah dipilah akan mempermudah pemanfaatannya. Sampah anorganik memiliki nilai ekonomis, sementara sampah organik bisa diolah menjadi kompos.

“Untuk limbah kerang, misalnya, akan diolah menjadi tepung. Harapannya, Gerakan Seribu Biopori Organik ini bisa menjadikan Desa Randuboto lebih hijau dan layak huni dengan pasokan air tanah yang cukup dan udara yang bersih,” tutupnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemdes Randuboto, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tim penggerak PKK, serta tokoh masyarakat setempat, menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah sampah dan menjaga kelestarian lingkungan. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BioporiDesa RandubotoKecamatan Sidayusampah
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Gubernur Khofifah Borong Ikan Bandeng di Pasar Bandeng Gresik

Jelang Lebaran 2026, Polres Malang Bagikan Bingkisan ke Driver Ojol

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Pawai Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Gresik, 1.000 Peserta Tampilkan Harmoni Toleransi

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

Remisi Nyepi Lapas Malang, Tiga Warga Binaan Dapat Pengurangan Hukuman

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Hilal Tak Terlihat di Gresik, Penetapan Idulfitri 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat

Tradisi “Maleman 29” di Al Karimi Gresik, Warisan Pesantren yang Tetap Lestari

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

Daffa Syawlan Rilis Lagu “Sambut Kemenangan” Jelang Lebaran 2026

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Lacrimi si Sfinti Hadirkan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Nuansa Tak Terlupakan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

LAKSI Minta Hentikan Framing Negatif soal Simulator Berkuda Polri

GP Ansor Malaysia Gelar Sarasehan dan Buka Bersama, Bahas Perlindungan PMI

Analis Publik Apresiasi Atensi Kapolri Usut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Grup Kasidah Hilwa Awi Ponpes Al-Karimi Gresik Juara 1 Healing Ramadan Jatim

Prev Next

POPULER MINGGU INI

54 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Ini Sebagian Daftarnya

Kontes Bandeng Kawak Gresik 2026 Digelar 16 Maret, Ribuan Porsi Bandeng Gratis Disiapkan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Indonesia Timur Siap Ramaikan HUT ke-112 Kota Malang dengan Sepak Bola

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved