email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 8 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Konstruksi Jembatan Ngaglik Lamongan Yang Baru Bakal Mampu Menahan Beban 50 Ton

by Bambang Kuswantoro
8 April 2022

JAVASATU.COM-LAMONGAN- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut, pengerjaan perbaikan jembatan Ngaglik Lamongan saat ini didasarkan pada Standar Nasional Indonesia (SNI) yang baru yakni dengan standar beban 50 ton.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau jembatan patah di Ngaglik Lamongan. (Foto: Lamongankab.go.id)

“Sedangkan sebelumnya, pembuatan jembatan Ngaglik masih menggunakan SNI yang lama yakni tahun 1979, dengan kapasitas 35-40 ton” jelas Basuki saat meninjau langsung di lokasi jembatan patah didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, seperti dilansir dari laman resmi Lamongankab.go.id pada Jumat (8/4/2022).

Basuki menegaskan, dengan pembaruan pembuatan jembatan berdasarkan SNI yang baru, tidak untuk diartikan kendaraan odol boleh melintas.

Dia menjelaskan, perbaikan jembatan Ngaglik telah melewati proses utama yaitu pemasangan 5 girder. Selanjutnya memasuki tahap pemasangan plasma dan pengerjaan atas.

“Nanti ini akan ada beda tinggi antara yang ditengah dan di pinggir. Tapi, ini nanti akan kita tutup dulu supaya rata, nanti habis lebaran akan diganti semua,” kata Basuki.

Kata Basuki, pengerjaan perbaikan jembatan akan melalui dua tahap. Selain itu, sebelum dapat dilintasi kembali, jembatan Ngaglik akan di lakukan uji beban sebanyak dua kali, secara teknis dan dinamis.

“Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui frekuensi getaran jembatan” tukasnya. 

BacaJuga :

Halalbihalal IKAPETE Jatim, Dorong Ekonomi Santri untuk Negeri

Halalbihalal Bani Syakur-Salamah di Lamongan, Perkuat Silaturahmi Keluarga Besar

Menteri Basuki menegaskan, insiden pada jembatan Ngaglik bukan ambles melainkan patah, yang diakibatkan kelebihan muatan.

“Patahnya jembatan bukan karena tidak dirawat, karena kita juga sudah cek semua dalam kondisi baik. Cuma beban kendaraan yang lewat melebihi standart jembatan yang di bangun” urai Basuki Hadimuljono.

Meskipun demikian Basuki tidak melarang untuk ditutup total, sehingga pengendara bermotor dan mobil kecil masih diperbolehkan lewat.

Sedangkan, terkait pengalihan jalur kendaran menuju jalur kabupaten yang berimbas pada kerusakan di beberapa ruas jalan, Basuki menegaskan bahwa hal tersebut risiko yang harus ditanggung bersama akibat kondisi darurat.

“Ini kan keadaan darurat, terus lewat mana kalau tidak lewat jalur situ,” pungkas Basuki.

Informasi tambahan, insiden patahnya jembatan Ngaglik Lamongan di ruas jalan nasional terjadi pada 29 Maret 2022 lalu. (Bam/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Basuki HadimuljonoJembatanJembatan NgaglikKementerian PUPR

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Polres Gresik Kawal Ketahanan Pangan, Pantau Tanaman Cabai di Panceng

Presiden Prabowo Minta Sekolah Rakyat di Bali Ditambah, Peminat Membludak

Bocah 14 Tahun Terjatuh ke Sumur 28 Meter di Ponorogo, Dievakuasi Selamat

Ledakan di Bekas Markas OPM Lanny Jaya Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Prev Next

POPULER HARI INI

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Ledakan di Bekas Markas OPM Lanny Jaya Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Atasi Krisis Karbon Tanah, Syngenta dan TerraBaru Olah Limbah Jagung Jadi Biochar

BERITA LAINNYA

EMBA Group Tegaskan Nama EMBA Bukan Singkatan Embong Bandulan

Swasembada Gula, PG Kebon Agung Malang Target Produksi 165 Ribu Ton

Pramuka dan Relawan Suket Teki Bedah Tiga Rumah Warga Kota Kediri

OPINI: Tak Ada Literasi di Kedai Kopi

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Polres Gresik Kawal Ketahanan Pangan, Pantau Tanaman Cabai di Panceng

Presiden Prabowo Minta Sekolah Rakyat di Bali Ditambah, Peminat Membludak

Bocah 14 Tahun Terjatuh ke Sumur 28 Meter di Ponorogo, Dievakuasi Selamat

Ledakan di Bekas Markas OPM Lanny Jaya Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kasus Eks Kepala BGN Menjalar, DPRD Kabupaten Malang Soroti Potensi Jual Beli Titik SPPG

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved