Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Majalah Suluk Edisi 19 Terbit, Ini Daftar Isinya

Program Departemen Penerbitan dan Publikasi Dewan Kesenian Jawa Timur

Bagus Ary Wicaksono by Bagus Ary Wicaksono
7 Agustus 2021

JAVASATU-SURABAYA- Majalah Suluk adalah majalah sastra yang penerbitannya oleh Departemen Penerbitan dan Publikasi Dewan Kesenian  Jawa Timur. Terbit secara rutin setiap semester. S. Jai mengatakan, melalui penerbitan Majalah Suluk ini, departemen-nya berharap dapat  mengumpulkan karya-karya. Berupa Esai, Cerpen,  Puisi, Kritik Buku, dan karya sastra lainnya dari penulis-penulis berbakat yang ada di Jawa Timur.

majalah suluk
Majalah Suluk edisi 19 telah terbit untuk diedarkan kepada stake holder Dewan Kesenian Jawa Timur.
  • Dewan Kesenian Jawa Timur Sinkronisasi Program Bersama DK Kabupaten dan Kota – Kliktimes.com
  • Masukan Wakil Gubernur untuk Dewan Kesenian Jawa Timur – Javasatu.com

Hal itu ia jelaskan kepada javasatu.com, Sabtu (7/8/2021). Tak hanya mengumpulkan, tapi kemudian mengarsipkannya dalam bentuk majalah. Tidak hanya berhenti di situ saja, majalah ini nantinya akan terdistribusikan kepada komunitas-komunitas kesenian. Instansi pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, serta lembaga dan pihak-pihak lain yang punya perhatian terhadap kesenian.

“SULUK edisi kali ini akan mencoba menelisik kaitan bahasa, sastra, masyarakat  kita dengan watak budaya populer dalam pelbagai era sejarah sastra;  Estetika dalam sastra ; Menimbang sastra dan yang bukan sastra. Pemberontakan di dalam sastra. Mencari visi literasi ; batasan-batasan Gerakan Literasi kita. Literasi atau Literalisme, sebuah koreksi?,” urai Pimpinan Umum Majalah Sastra Suluk ini.

ADVERTISEMENT

Soal Sastra dan Estetika

Soal sastra dan estetika, S. Jai menjelaskan, sastra secara sederhana kerapkali dimudahkan ‘cara baca’nya dengan ungkapan ‘susastra’ atau ‘kesusastraan’ alias tulisan yang indah. Dalam tradisi kita kesusastraan mendapat energi dari suntikan muasal kosa kata Sansekerta. Yang meneguhkan pemaknaannya sebagai suatu ajaran, pedoman.

“Dengan kata lain, perhatian utama kesusastraan tak lain ada pada bahasa, gaya bahasa, yang kemudian dalam bahasa Indonesia mendapatkan titik beratnya pada arti dan keindahan,” imbuhnya.

Maka ada persyaratan agar tulisan bisa masuk dalam edisi 19 kali ini. Redaksi menerima naskah Esai. Naskah diutamakan yang menampakkan gagasan, pemikiran dan kajian yang mendalam dan subtil  terkait dengan sastra, dikemas dengan bahasa populer.  Panjang tulisan esai minimal 9 halaman, kertas A4, spasi 1,5.

Redaksi juga menerima Puisi, Cerpen, Naskah lakon, Kritik Buku. Puisi tak dibatasi, namun untuk prosa minimal 9 halaman, A4, spasi 1,5.  Naskah terjemahan juga diperkanankan, dengan menyebut dan mengirimkan copy sumbernya. Naskah yang dimuat mendapatkan honor yang pantas.

“Sampai pada deadline yang sudah di tentukan yakni tanggal 30 Juni 2021. Setidaknya ada 47 karya yang masuk ke redaksi, karya- kaya ini dikurasi oleh team yang terdiri dari Departemen Penerbitan dan Publikasi serta perwakilan Badan Pengurus Harian,” urainya.

Isi Majalah Suluk Edisi 19

ESAI

  • Membaca Sastra pada Teks Bukan Sastra oleh Royyan Julian dari Kabupaten Pamekasan
  • Sastra Biru: Meneroka Estetika Sastra Maritim Kita oleh Rosyid H.W, dari Kabupaten Sidoarjo
  • Desa Kala Patra oleh Wahyu Kris dari Kota Malang.

CERPEN:

  • Perigi oleh Yusril Ihza F.A, dari Surabaya
  • Purnaman dan Belimbing Kesepuluh oleh A H J Khuzaini dari Kabupaten Lamongan
  • Kalajengking Bandaran oleh Ardi Wina Saputra dari Kota Malang

PUISI

  • Peron Temuguruh oleh Bening Siti Aisyah dari Kabupaten Gresik
  • Masalah Rumah Tangga oleh Ebi Langkung, Sumenep
  • Banjir Doa oleh Samsudin Adlawi, dari Kabupaten Banyuwangi

Naskah Lakon (DRAMA):

  • Para Penyintas oleh Dadang Ari Murtono dari Kabupaten Mojokerto

KRITIK BUKU:

  • Melawan Lupa Eksistensial : Naturalisme Mistis Novel Fatah Anshori oleh Jai, Kabupaten Lamongan

Abdul Malik menambahkan, secara khusus Departemen Penerbitan dan Publikasi Dewan Kesenian Jawa Timur punya tanggung jawab. Yakni untuk melakukan pencatatan, pengarsipan, dan pendokumentasian serta pendistribusian karya-karya seniman Jawa Timur baik berupa esai, cerpen, puisi, naskah lakon, kritik, resensi  dalam bentuk Buku dan Majalah.

“Dalam rangka mencapai tujuan besar ini Departemen Penelitian dan Penerbitan bekerja sama lintas departemen di Dewan Kesenian Jawa Timur. Serta  Dewan Kesenian Kabupaten/Kota untuk mempertajam proses pencatatan, pengarsipan, dan pendokumentasian. Serta memperkaya wacana dan gagasan yang nantinya akan terpublikasikan dan terdistribusikan,” urainya.(ary)

Tags: Dewan Kesenian Jawa Timurkumpulan berita dewan kesenian jawa timur
Previous Post

1.000 Paket Sembako Disparbud Gresik Diberikan di Kecamatan Area Kota

Next Post

100 Relawan di Gresik Diterjunkan Tracing COVID-19 dengan Silacak

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
100 Relawan di Gresik Diterjunkan Tracing COVID-19 dengan Silacak

100 Relawan di Gresik Diterjunkan Tracing COVID-19 dengan Silacak

Comments 1

  1. Ping-balik: ISI Yogyakarta Gelar Tiga Kursus, Sukseskan Program KMMI 2021 - KlikTimes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com