email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 11 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Di RS Wava Husada Ada Alat Tercanggih Deteksi Covid-19, Cepat, Akurat. Murah Lagi

by Agung Baskoro
4 Juni 2021

Javasatu,Malang- Hingga saat ini pemerintah masih sangat serius menangani pandemi Covid-19. Segala alat-alat canggih ataupun pemberian vaksin telah dilakukan untuk membasmi virus yang mematikan itu.

Di RS Wava Husada Ada Alat Tercanggih Deteksi Covid-19, Cepat, Akurat. Murah Lagi. (Foto: Dok. RS Wava Husada)

Selain itu himbauan protokol kesehatan selalu digulirkan. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi (5M).

Namun itu semua tidak cukup, harus pula didukung alat canggih untuk mendeteksi seseorang terjangkit virus Covid-19. Guna mendukung syarat bepergian keluar kota, syarat masuk kerja, sekolah, kuliah dan beberapa kebutuhan lainnya.

Menjawab kebutuhan masyarakat itulah, Rumah Sakit (RS) Wava Husada yang berada di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur melakukan berbagai upaya memenuhi kebutuhan tersebut. Seperti dengan melengkapi fasilitas dan alat penunjang deteksi Covid-19.

Kepala Bagian (Kabag) Marketing RS Wava Husada, Rini Minarsih S. Kep Ners, mengatakan, pihaknya sudah menyediakan alat test antibodi Covid-19 kuantitatif Reseptor Binding Domain (RBD). Alat tersebut secara spesifik mengukur tingkat antibodi seseorang terhadap Covid-19. Artinya, mengukur kekebalan seseorang terhadap virus Covid-19.

“Ibaratnya, antibodi pada tubuh seseorang ini adalah tentara yang menjadi pertahanan tubuh. Sementara dengan tes tersebut, kita bisa mengetahui seberapa kuat antibodi pada tubuh seseorang terhadap Covid-19,” ujar Rini. Kamis (3/6/2021).

Secara spesifik, alat tersebut untuk mendeteksi seseorang apakah pernah terpapar Covid-19 atau tidak, serta mengukur tingkat antibodinya. Termasuk, orang yang belum pernah test Swab PCR sekalipun.

“Jadi yang diukur itu tingkat antibodi Covid-19 itu sendiri. Sehingga, juga bisa mendeteksi, seseorang ini pernah terpapar Covid-19 atau belum. Juga mengukur antibodi seseorang setelah vaksin. Sementara kalau PCR Test itu kan untuk penegakan diagnosa. Apakah seseorang masih terpapar Covid-19 atau tidak,” terangnya.

Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk tes ini sebesar Rp 190 ribu untuk satu kali tesnya. Sementara hasilnya dapat diketahui maksimal 1 hingga 2 jam. Selain itu, alat ini juga dapat mendeteksi pendonor konvalesen, yang dimiliki mantan penyintas Covid-19.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

Kepala Bagian (Kabag) Marketing RS Wava Husada, Rini Minarsih S. Kep Ners. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Sementara itu, selain Tes Kuantitatif RBD, RS Wava Husada juga memiliki Saliva PCR Test. Yang juga dapat mendeteksi Covid-19. Hanya saja dapat dibilang lebih nyaman, aman dan ramah terhadap pasien. Pasalnya, sampel yang digunakan tes ini, hanya mengunakan air liur pasien. Dan jika PCR dengan swab test, pasien harus diambil cairan mukosa yang ada di tenggorokan dan di hidung.

“Ini kami berupaya penuhi kebutuhan pasien. Kalau PCR dengan swab, itu banyak pasien yang mengeluh. Terutama anak-anak yang cenderung tidak bisa kooperatif. Namun dengan Saliva PCR, dirasa akan lebih mudah. Akurasinya juga sama dengan PCR dengan swab test,” jelas Rini.

Terakhir Rini berharap agar masyarakat tidak takut untuk melakukan deteksi dini terhadap Covid-19. Apalagi jika kondisi saat ini, Covid-19 masih dapat dibilang menjadi momok bagi masyarakat.

“Sayangi keluarga, jangan takut ke rumah sakit dan jangan pertaruhkan keselamatan keluarga karena terlambat mencari pertolongan. Dan terutama, untuk Covid-19, jangan lupakan 5M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi),” pungkasnya .

Sebagai informasi, tarif yang dipatok dalam sekali test PCR, baik swab maupun saliva adalah sebesar Rp 950 ribu. Sedangkan untuk homecare, sebesar Rp 1.100.000. Sementara dari pantauan, di Kabupaten Malang, alat Saliva PCR Test, sementara masih hanya ada di Wava Husada saja. (Agb/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Alat Deteksi Covid-19kesehatanPCRrapid testRS Wava HusadaTes Swab

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkab Majalengka Sabet Lima Penghargaan BKN, Tata Kelola ASN Diguyur Apresiasi

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Komunitas Tambora hingga Jamtrok Bakal Ramaikan Mahesa Bird Contest di Malang

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Profesor Polinema Ika Noer Syamsiana Kembangkan AI untuk Prediksi COVID-19

FISIP UNIRA Malang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kondangmerak

Perubahan APBD Kota Batu 2026, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp47 Miliar

Sanitasi Aman Gresik Baru 2,69 Persen, Pemkab Dorong Satu Data

Kapolresta Malang Kota Raih 9.9 Awarding, Dinilai Humanis dan Kolaboratif

HP Korban Terlacak, Pencuri Masjid Surabaya Ditangkap di Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

BERITA LAINNYA

Pemkab Majalengka Sabet Lima Penghargaan BKN, Tata Kelola ASN Diguyur Apresiasi

Pemkot Kediri Siap Bayar Alun-alun, Asal Ada Dasar Hukum

Komunitas Tambora hingga Jamtrok Bakal Ramaikan Mahesa Bird Contest di Malang

Pria Pamer Kelamin ke Pengendara Perempuan di Gresik Ditangkap, Diduga 30 Kali Beraksi

Profesor Polinema Ika Noer Syamsiana Kembangkan AI untuk Prediksi COVID-19

FISIP UNIRA Malang Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Kondangmerak

Perubahan APBD Kota Batu 2026, Pendapatan Diproyeksi Turun Rp47 Miliar

Sanitasi Aman Gresik Baru 2,69 Persen, Pemkab Dorong Satu Data

Kapolresta Malang Kota Raih 9.9 Awarding, Dinilai Humanis dan Kolaboratif

HP Korban Terlacak, Pencuri Masjid Surabaya Ditangkap di Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved