JAVASATU.COM- Puskesmas Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, turun langsung ke MI Al-Karimi Tebuwung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan murid. Layanan jemput bola ini dilakukan agar pemeriksaan kesehatan anak dapat menjangkau langsung lingkungan pendidikan.

Kegiatan berlangsung di Musala Umar, Pondok Pesantren Al-Karimi, Rabu (5/8/2026). Tim kesehatan Puskesmas Mentaras melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sekaligus pelayanan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi murid.
“BIAS anak sekolah adalah program pemberian imunisasi lanjutan dari pemerintah bagi anak usia sekolah tingkat dasar untuk meningkatkan kesehatan terhadap penyakit campak, rubela, difteri, tetanus, dan kanker leher rahim,” kata Kepala Puskesmas Mentaras, dr Achmad Syafi’ MM.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan menyesuaikan usia dan jenjang pendidikan murid. Sejumlah aspek kesehatan diperiksa, mulai dari status gizi, tekanan darah, gula darah, mata, telinga, hingga gigi dan mulut.
Untuk pemeriksaan anak usia sekolah tingkat SD/MI atau sekitar 7-12 tahun, petugas melakukan pemeriksaan fisik dan sejumlah indikator kesehatan dasar. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi untuk tindak lanjut apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian.
Menurut dr Syafi’, pelayanan kesehatan melalui satuan pendidikan merupakan salah satu upaya mendekatkan akses layanan kesehatan kepada anak sekolah.
“Lokasi dan ketentuan pelaksanaan satuan pendidikan digelar langsung di sekolah, madrasah atau pesantren bekerja sama dengan Puskesmas setempat. Anak yang tidak hadir di sekolah bisa mendatangi puskesmas, posyandu, atau pos pelayanan kesehatan lain,” terangnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim Puskesmas Mentaras juga memberikan imunisasi melalui program BIAS. Program tersebut dilaksanakan secara rutin dalam dua periode setiap tahun, yakni Agustus dan November, dengan jenis imunisasi disesuaikan berdasarkan kelas dan usia anak.
Pada Agustus, murid kelas 1 SD/MI mendapatkan imunisasi campak dan rubela atau MR. Sementara murid kelas 5 perempuan mendapatkan imunisasi HPV untuk membantu mencegah kanker leher rahim.
Sedangkan pada periode November, imunisasi diberikan sesuai ketentuan program, antara lain DT untuk kelas 1 serta Td untuk kelompok kelas yang telah ditentukan.
Divisi UKS MI Al-Karimi, Siti Mukholifah, S.Pd., menyambut positif pelayanan kesehatan yang dilakukan Puskesmas Mentaras. Ia menilai kehadiran petugas kesehatan langsung di madrasah membuat kegiatan pemeriksaan lebih mudah diikuti murid.
“Alhamdulillah kegiatan PKG-BIAS murid MI Al-Karimi berjalan lancar. Ada juga hal-hal lucu saat pemeriksaan, seperti anak yang menangis, mbujeng, dan ada yang terus bertanya dengan kalimat-kalimat lucu,” kata Siti.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara Puskesmas Mentaras dan pihak MI Al-Karimi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai harapan.
“Terima kasih atas kerja samanya, baik dari tim kesehatan Puskesmas Mentaras maupun Bapak Ibu Guru MI Al-Karimi, sehingga kegiatan BIAS-PKG berjalan lancar sesuai harapan bersama. Semoga murid MI Al-Karimi tetap sehat walafiat, penuh rahmat dan kebahagiaan,” imbuhnya. (hoo/arf)