email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 14 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Korban Investasi Modus Skema Ponzi di Indonesia Transfer ke Rekening Tiga Bersaudara

by Bagus Ary Wicaksono
4 Juli 2021

JAVASATU-JAKARTA- Kisah korban investasi modus skema Ponzi dari Indonesia hampir sama dengan RD korban dari Amerika Serikat. RO salah satu korban di Indonesia menjelaskan, awalnya ia mendapatkan brosur program tersebut.

Siklus perputaran investasi ala skema Ponzi.

Kemudian masuk dalam group Whatsapp chat dan berpindah ke Telegram pada tanggal 8 Januari 2021. Whatsapp chat sesuai dengan grup leader masing-masing yaitu grup Global Transfer yang dengan leader TJ.

“Grup Global Transfer ini jumlah member hampir 300 member. Lalu ada grup Easy Transfer dengan leader IJ total member 300 member. Itu tergabung semua member dari Amerika dan Indonesia,” jelasnya Sabtu (3/7/2021).

Korban Percaya Karena Adanya Testimoni Member, dengan Jaminan Ibunya IJ

Menurut RO, dalam grup chat tersebut banyak anggota memberikan testimoni. Bahwa mereka merasa terbantu dan sudah mendapatkan hasil dari investment tersebut. Bahkan orang yang memberikan testimoni ini adalah orang-orang yang mereka kenal.

“Kami tidak merasa mencurigai dengan investment yang mereka tawarkan dan bahkan membuat kami tertarik untuk bergabung dengan investment tersebut. Dalam percakapan tersebut IJ mengungkapkan bahwa Ibunya menjadi salah satu orang yang akan bertanggung jawab apabila akan terjadi sesuatu dengan investasi itu,” terangnya.

Transfer Uang ke Rekening Tiga Bersaudara

Dengan arahan TJ dan IJ pihaknya dan para korban mengirimkan uang investment tersebut ke rekening TJ di Bank Central Asia, Nomor rekening 3700041xxx. Lalu kepada JST yang merupakan Ibu dari TJ melalui Bank Central Asia dengan nomor rekening 6042628xxx. Bahkan transfer ke SJ merupakan adik dari IJ melalui Bank CIMB Niaga dengan nomor rekening 704617671XXX.

“Kami juga dapat instruksi mengirim ke individual investor lainnya. Semua kontrak agreement yang kami miliki ada yang berbahasa Indonesia dan berbahasa Inggris. Tandatangannya oleh IJ dan TJ yang berlokasi di New York. Sistem untuk mendapatkan kontrak agreement ini kami dapatkan melalui Whatsapp atau Telegram yang di kirimkan oleh IJ atau TJ,” paparnya.

Check Kosong hingga Janji Pembayaran Molor

Pada awal bulan Mei 2021, salah satu investor dari grup chat mengklaim bahwa belum mendapat bayaran. Baik uang principal dan bunganya dari bulan Febuari 2021. Bahkan IJ ketahuan mengirimkan check yang ternyata check tersebut bounce atau kosong. Ketika itu IJ berusaha menenangkan suasana dan mengatakan untuk tidak khawatir. Bahwa pembayaran ini akan terlambat untuk dua minggu, lalu berganti ke empat minggu, lalu berganti ke tiga bulan.

BacaJuga :

Tipu Sales Rp52 Juta di Gresik, Tiga Pelaku Diringkus di Malang

Penipuan Rekrutmen ASN Gresik Terbongkar, Tersangka Raup Rp1,5 Miliar

“Karena member khawatir, lalu meminta IJ dan TJ memberi kepastian pembayaran. Tanggal 20 Mei 2021, TJ dan IJ mengabarkan bahwa mereka tidak dapat lagi untuk membayar uang bunganya. Mereka berjanji untuk hanya dapat membayar uang principal dari apa yang telah kami keluarkan untuk investment ini,” urainya.

IJ & TJ Berdalih Memiliki Bos Berinisial FLM, Beneran?

RO menambahkan, pada tanggal 23 Mei 2021, IJ dan TJ mengungkapkan bahwa mereka hanyalah sebagai assistant dari pada bos mereka berinisial FLM. Kata mereka, uang tersebut berada atau tersimpan atas nama FLM. Keduanya meminta para member menghubungi FLM. Ketika mereka menanyai FLM, padahal selama ini semua member berkomunikasi dan menandatangani semua kontrak agreement hanya kepada IJ dan TJ.

“Total kehilangan yang terhitung yang sudah terkumpulkan dari leader members kami di Amerika $12 Million. Di Indonesia yang tercatat dan terbukti dengan melampirkan bukti transferan yang sudah dengan legalisir oleh Pihak Bank sebesar Rp. 869.998.409,” urainya.

Korban Berharap Penegak Hukum Bertindak Adil

Pihaknya mengharapkan pihak Kepolisian untuk memberikan perhatian. Mengambil tindak lanjut yang sesuai dengan keadilan tanpa memandang seberapa kecil total kerugian yang ada. Sehingga kasus skema Ponzi Scheme ini dapat segera naik ke proses hukum dengan seadil-adilnya.

Kliktimes.com partner Javasatu.com menghubungi nomor sang ibu yang tinggal di Kawasan Mangga Besar Jakarta, ternyata nomor wartawan media ini teralihkan. Sehingga awak media belum bisa mendapatkan konfirmasi dari yang bersangkutan.

Baca Juga:
  • Ini Modus Dua Bersaudara Tipu Korban, Kasusnya Sampai ke FBI – Kliktimes.com
  • Dugaan Penipuan Skema Ponzi, Dua Bersaudara Diduga Tipu Ratusan Miliar – Kliktimes.com

Hal serupa juga terjadi ketika mencoba menelepon dan chat kepada IJ. Tertera nomornya berada di Florida, namun ketika awak media (Kliktimes.com) meneleponnya mati, dan WA-nya centang satu. (Cak/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Berita HukumDiasporaHukumPenipuanSkema Ponzi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Gresik Kawal Mentan

Stok Beras RI Pecah Rekor, Tembus 5,3 Juta Ton

Intervyou: Solusi Praktis Mahasiswa UM untuk Hadapi Tantangan Rekrutmen Masa Kini

Kunker Wabup Malang Dipastikan Tak Berujung Hak Angket

DPRD Kabupaten Malang Usut Dugaan Pemalsuan Surat Kunker Wabup

Dua Pria Dampit Ditangkap dengan Sabu 11 Gram

Belasan Madrasah di Gresik Segera Miliki Gedung Baru melalui PHTC

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

Ponpes Chalimah Sakur Gresik Buka Pendaftaran Santri Baru 2026–2027

Dr. Edy Panjaitan Paparkan Musik Piano Indonesia di Konferensi AMS New York

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

Ponpes Chalimah Sakur Gresik Buka Pendaftaran Santri Baru 2026–2027

BERITA LAINNYA

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Gresik Kawal Mentan

Stok Beras RI Pecah Rekor, Tembus 5,3 Juta Ton

Intervyou: Solusi Praktis Mahasiswa UM untuk Hadapi Tantangan Rekrutmen Masa Kini

Kunker Wabup Malang Dipastikan Tak Berujung Hak Angket

DPRD Kabupaten Malang Usut Dugaan Pemalsuan Surat Kunker Wabup

Dua Pria Dampit Ditangkap dengan Sabu 11 Gram

Belasan Madrasah di Gresik Segera Miliki Gedung Baru melalui PHTC

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

Ponpes Chalimah Sakur Gresik Buka Pendaftaran Santri Baru 2026–2027

Dr. Edy Panjaitan Paparkan Musik Piano Indonesia di Konferensi AMS New York

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved