Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Aurelia Fediana Rilis “Selalu Ada”, Lagu tentang Iman di Tengah Masa Sulit

Dicky Hendrawan by Dicky Hendrawan
2 September 2026
0

JAVASATU.COM- Aurelia Fediana merilis single kelimanya, “Selalu Ada”, Selasa (1/9/2026). Dirilis oleh Irma June Music melalui Ladofadoredo, lagu tersebut tersedia di berbagai platform musik digital dan mengangkat pengalaman personal Aurelia dalam menghadapi masa sulit sekaligus perjalanan spiritualnya.

Aurelia Fediana rilis lagu Selalu Ada, temukan iman di tengah luka. (Dok. Istimewa)

“Selalu Ada” lahir dari pengalaman Aurelia setelah mengalami musibah pada Januari 2021. Ia mengalami cedera akibat terpeleset di kamar mandi dan harus menghadapi rasa sakit berkepanjangan selama lebih dari tiga tahun.

Aurelia mengatakan kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti beraktivitas, tetapi sejumlah kegiatan sehari-hari harus dijalani dengan rasa sakit. Duduk, berdiri, berjalan hingga tidur menjadi bagian dari keseharian yang penuh perjuangan.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya kembali ke dunia songwriting. Setelah sempat berhenti menulis lagu sejak sekitar 2016, Aurelia mulai mendapatkan inspirasi untuk menciptakan lagu-lagu rohani pada pertengahan 2023.

“Selalu Ada” menjadi salah satu lagu yang lahir dari proses tersebut. Bagi Aurelia, inspirasi dalam menulis lagu terasa seperti mengalir dan sekaligus menjadi peneguhan bagi dirinya sendiri.

Ia kemudian ingin pesan dalam lagu tersebut dapat diterima orang lain yang sedang menghadapi persoalan hidup atau berada dalam kondisi putus asa.

Pesan utama lagu tercermin dalam bagian chorus yang menggambarkan keyakinan bahwa Tuhan tetap hadir ketika seseorang menghadapi rasa sakit dan kesedihan.

Bagi Aurelia, “Selalu Ada” merupakan refleksi bahwa Tuhan tetap bekerja meski manusia terkadang terlalu larut dalam penderitaan hingga tidak menyadari kehadiran-Nya.

Aurelia menyebut setiap lagu yang ditulisnya sebagai “a piece of me, frozen in time”, atau potongan dirinya yang diabadikan dalam sebuah karya. Ia mengibaratkan songwriting seperti menulis buku harian dalam bentuk lagu.

“Honestly, it’s less about me and more about the songs,” katanya.

Bagi Aurelia, musik bukan semata ruang untuk memperkenalkan dirinya kepada publik. Ia berharap lagu-lagu yang ditulisnya dapat memberikan dampak positif kepada pendengar, meski hanya menguatkan satu atau dua orang yang sedang menghadapi persoalan.

Keinginannya bercerita melalui musik juga berangkat dari pengalaman pribadi. Sebagai seseorang yang cenderung sulit membuka diri secara langsung, Aurelia menemukan bahwa lagu memberinya ruang untuk menyampaikan cerita dengan caranya sendiri.

Menurutnya, kejujuran dalam berkarya tidak berarti seluruh kehidupan pribadi harus dibuka kepada publik. Permainan kata memungkinkan pengalaman personal disampaikan secara eksplisit maupun implisit tanpa menghilangkan ruang privasi.

Dalam pengembangan kemampuan vokalnya, Aurelia mendapat bimbingan Irma June melalui Irma June Vocal Academy. Ia menyebut kesempatan tersebut sebagai bagian penting dalam proses mengembangkan kemampuan bernyanyinya secara profesional.

Aurelia mempelajari berbagai aspek vokal, mulai dari memperbaiki kebiasaan bernyanyi, teknik improvisasi, runs, hingga kemampuan mencapai nada tinggi. Untuk “Selalu Ada”, proses latihan dilakukan selama berbulan-bulan agar ia tidak hanya mampu menyanyikan lagu secara teknis, tetapi juga menyampaikan emosi yang sesuai.

Irma June juga mengajarkan pentingnya menemukan “DNA” suara masing-masing penyanyi. Bagi Aurelia, bernyanyi bukan hanya persoalan teknik, tetapi juga kemampuan membawa pendengar masuk ke dalam emosi sebuah lagu.

“Selalu Ada” digarap bersama sejumlah musisi berpengalaman. Irma June memimpin proyek secara keseluruhan, Agus Hendrajaya mengerjakan aransemen berdasarkan diskusi bersama Irma June, sementara backing vocal diisi Irma June dan Stephen Tamadji. Bagian gitar dimainkan Morgan Sigarlaki.

Keterlibatan para musisi tersebut menjadi pengalaman penting bagi Aurelia. Ia mengaku bersyukur karya yang berangkat dari pengalaman personalnya mendapat sentuhan para musisi yang membantu mengubah ide dan inspirasi menjadi produksi musik yang utuh.

Hingga kini, Aurelia telah menulis 25 lagu, meski belum seluruhnya diproduksi secara profesional. Berbagai pengalaman yang dilaluinya menjadi sumber inspirasi untuk terus menulis dan melihat kehidupan dari perspektif berbeda.

Melalui “Selalu Ada”, Aurelia tidak ingin menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang telah selesai melewati semua persoalan. Ia memilih menunjukkan perjalanan sebagai seseorang yang masih belajar, terus berkarya, dan berusaha menghasilkan musik yang lebih baik.

Pesan yang ingin disampaikan melalui single tersebut sederhana: Tuhan tetap ada, bahkan ketika manusia tidak menyadari kehadiran-Nya. Bagi Aurelia, “Selalu Ada” menjadi jembatan dari pengalaman personal menuju pendengar yang mungkin membutuhkan penguatan untuk kembali percaya bahwa setiap hal memiliki waktunya. (dic)

Tags: Aurelia FedianaBandLagumusikMusisiPenyanyi
Previous Post

HUT ke-78 Polwan, Kapolres Gresik Ingatkan Anggota Bijak Bermedia Sosial

Next Post

Bakorwil Malang Dorong Pencegahan Stunting dari Hulu, 9 Daerah Diminta Bergerak

Related Posts

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT
Musik

Tujuh Anggota PSYCHIC FEVER Punya Karakter Berbeda, Ini Pesan Album DIFFERENT

17 Oktober 2026
Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru
Musik

Fabian Putra Angkat Pergulatan Batin Lewat Single Terbaru

17 Oktober 2026
Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”
Musik

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

13 Oktober 2026
Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”
Musik

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

13 Oktober 2026
South Queen Debut, Usung Hipdut sebagai Identitas Girl Group Indonesia
Musik

South Queen Debut, Usung Hipdut sebagai Identitas Girl Group Indonesia

10 Oktober 2026
Annisa Dalimunthe Luncurkan “Hari Istimewa”, Lagu Ulang Tahun Anak Indonesia
Musik

Annisa Dalimunthe Luncurkan “Hari Istimewa”, Lagu Ulang Tahun Anak Indonesia

5 Oktober 2026
Next Post
Bakorwil Malang Dorong Pencegahan Stunting dari Hulu, 9 Daerah Diminta Bergerak

Bakorwil Malang Dorong Pencegahan Stunting dari Hulu, 9 Daerah Diminta Bergerak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Bank Jatim dan Bakorwil III Malang akan Gelar Kolaborasi Kolosal 17–19 November
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com