email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 14 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Beeswax Rilis Album Self-Titled 2026, Rayakan 12 Tahun Perjalanan Musik

by Javasatu
10 April 2026

JAVASATU.COM- Trio emo asal Malang, Beeswax, merilis album penuh bertajuk Beeswax pada 10 April 2026 sebagai penanda 12 tahun perjalanan mereka di industri musik. Album ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus evolusi musikal dan personal para personelnya.

Credit: Ahyas Budi

“Album Beeswax ini kami hadirkan untuk mengingatkan kembali pada kami terutama kenapa dan bagaimana Beeswax lahir, di mana nggak terasa kami sudah berjalan 12 tahun,” ujar Bagas Yudhiswa, Jumat (10/4/2026).

Album self-titled ini memuat 16 lagu yang merupakan aransemen ulang dari karya-karya awal mereka, seperti EP First Step dan LP Growing Up Late. Lagu-lagu tersebut ditulis ulang dengan pendekatan yang lebih matang, mencerminkan perkembangan emosi dan pengalaman para personel.

“Pendekatan di album ini lebih ke bagaimana kami memahami kembali karya lama dengan perspektif yang lebih dewasa,” imbuh Bagas.

Rangkaian perilisan album diawali dengan single “THE BRIDGE OF THE EMPTYNESS” pada Februari 2026, disusul “TAKE ME HOME” pada Maret 2026. Puncaknya, lagu “THE MOST PATHETIC ONE ON PLANET” dirilis bersamaan dengan peluncuran album.

“Lagu ini mencoba menggambarkan dilema saat melihat orang terdekat mengalami kesulitan, tanpa bisa berbuat banyak,” jelas Bagas.

Dalam lagu tersebut, Beeswax menggandeng Alditsa Decca Nugraha atau Dochi Sadega dari Pee Wee Gaskins. Kolaborasi ini disebut lahir dari kedekatan emosional serta kesamaan selera musik emo.

“Dochi punya kedekatan emosional dengan genre ini, jadi kolaborasinya terasa sangat natural,” kata Bagas.

Proses produksi album berlangsung selama tiga bulan dan dikerjakan secara mandiri oleh seluruh personel. Rekaman dilakukan di beberapa studio di Surabaya dan Malang, dengan seluruh aspek produksi ditangani internal band.

BacaJuga :

Sylvia Saartje akan Rayakan 70 Tahun Lewat Intimate Concert di Malang

Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal

“Kami menghabiskan total waktu selama 3 bulan untuk produksi album ini. Ada kendala jarak dan waktu, tapi kami jalani dengan prinsip alon-alon asal kelakon,” tutur R. Yanuar Ade Laksono.

Ke depan, Beeswax mengaku belum memiliki rencana besar pasca perilisan album. Mereka hanya berharap dapat terus berkarya dengan dukungan penggemar.

“Untuk rencana setelah album ini, kami mohon kepada teman-teman fans, doain aja. Tour boleh, single boleh, pokok doa-nya aja,” tutup Yanuar.

Sebagai informasi, Beeswax merupakan salah satu pionir skena midwest emo di Jawa Timur yang telah aktif sejak 2014. Album ini menjadi jembatan antara karya lama dan fase baru mereka, sekaligus mempertegas eksistensi di kancah musik independen Indonesia. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandBeeswaxmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Klinik Annahdlah Dukun Jalani Penilaian BPJS Kesehatan

Gempa Guncang Selatan Malang, Situasi Terkini Masih Aman

Kader Penggerak MUI Desa se-Bungah Dikukuhkan, Diminta Jadi Penyambung Lidah

300 Becak Listrik Dibagikan di Majalengka, Pengayuh Lansia Tak Lagi Bayar Sewa

Biaya Khitan Tembus Rp1 Juta, 6 Anak Jalanan Gresik Dapat Gratis

Sambangi Celaket, Kapolresta Malang Kota Ingatkan Keselamatan di Jalan Raya

MUI Dukun Kukuhkan Kader Penggerak hingga Desa, Siapkan Dai dan Khotib

Panglima TNI Tekankan Peran Olahraga Bentuk Karakter

CapCut Bawa Karya Kreator Indonesia ke Layar Lebar

DPRD Gresik Sosialisasikan Aturan Ketertiban dan Pemakaman di Dukun

Prev Next

POPULER HARI INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

Artis SCTV Kepincut Wisata dan Kuliner Majalengka Saat Karnaval

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

Klinik Annahdlah Dukun Jalani Penilaian BPJS Kesehatan

Gempa Guncang Selatan Malang, Situasi Terkini Masih Aman

Kader Penggerak MUI Desa se-Bungah Dikukuhkan, Diminta Jadi Penyambung Lidah

300 Becak Listrik Dibagikan di Majalengka, Pengayuh Lansia Tak Lagi Bayar Sewa

Biaya Khitan Tembus Rp1 Juta, 6 Anak Jalanan Gresik Dapat Gratis

Sambangi Celaket, Kapolresta Malang Kota Ingatkan Keselamatan di Jalan Raya

MUI Dukun Kukuhkan Kader Penggerak hingga Desa, Siapkan Dai dan Khotib

Panglima TNI Tekankan Peran Olahraga Bentuk Karakter

CapCut Bawa Karya Kreator Indonesia ke Layar Lebar

DPRD Gresik Sosialisasikan Aturan Ketertiban dan Pemakaman di Dukun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Nazali Lempo Siap Jika Dipercaya Pimpin Kejaksaan Agung

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved