email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Beeswax Rilis Album Self-Titled 2026, Rayakan 12 Tahun Perjalanan Musik

by Javasatu
10 April 2026

JAVASATU.COM- Trio emo asal Malang, Beeswax, merilis album penuh bertajuk Beeswax pada 10 April 2026 sebagai penanda 12 tahun perjalanan mereka di industri musik. Album ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus evolusi musikal dan personal para personelnya.

Credit: Ahyas Budi

“Album Beeswax ini kami hadirkan untuk mengingatkan kembali pada kami terutama kenapa dan bagaimana Beeswax lahir, di mana nggak terasa kami sudah berjalan 12 tahun,” ujar Bagas Yudhiswa, Jumat (10/4/2026).

Album self-titled ini memuat 16 lagu yang merupakan aransemen ulang dari karya-karya awal mereka, seperti EP First Step dan LP Growing Up Late. Lagu-lagu tersebut ditulis ulang dengan pendekatan yang lebih matang, mencerminkan perkembangan emosi dan pengalaman para personel.

“Pendekatan di album ini lebih ke bagaimana kami memahami kembali karya lama dengan perspektif yang lebih dewasa,” imbuh Bagas.

Rangkaian perilisan album diawali dengan single “THE BRIDGE OF THE EMPTYNESS” pada Februari 2026, disusul “TAKE ME HOME” pada Maret 2026. Puncaknya, lagu “THE MOST PATHETIC ONE ON PLANET” dirilis bersamaan dengan peluncuran album.

“Lagu ini mencoba menggambarkan dilema saat melihat orang terdekat mengalami kesulitan, tanpa bisa berbuat banyak,” jelas Bagas.

Dalam lagu tersebut, Beeswax menggandeng Alditsa Decca Nugraha atau Dochi Sadega dari Pee Wee Gaskins. Kolaborasi ini disebut lahir dari kedekatan emosional serta kesamaan selera musik emo.

“Dochi punya kedekatan emosional dengan genre ini, jadi kolaborasinya terasa sangat natural,” kata Bagas.

Proses produksi album berlangsung selama tiga bulan dan dikerjakan secara mandiri oleh seluruh personel. Rekaman dilakukan di beberapa studio di Surabaya dan Malang, dengan seluruh aspek produksi ditangani internal band.

“Kami menghabiskan total waktu selama 3 bulan untuk produksi album ini. Ada kendala jarak dan waktu, tapi kami jalani dengan prinsip alon-alon asal kelakon,” tutur R. Yanuar Ade Laksono.

BacaJuga :

Cukup Beli Kopi, Penonton Bisa Nikmati Konser Rock Gratis di Coffee Syncope Malang

Syahravi Cerita Pengalaman Pribadi di Lagu “Salah Paham (Lagi)” Bareng Rinni

Ke depan, Beeswax mengaku belum memiliki rencana besar pasca perilisan album. Mereka hanya berharap dapat terus berkarya dengan dukungan penggemar.

“Untuk rencana setelah album ini, kami mohon kepada teman-teman fans, doain aja. Tour boleh, single boleh, pokok doa-nya aja,” tutup Yanuar.

Sebagai informasi, Beeswax merupakan salah satu pionir skena midwest emo di Jawa Timur yang telah aktif sejak 2014. Album ini menjadi jembatan antara karya lama dan fase baru mereka, sekaligus mempertegas eksistensi di kancah musik independen Indonesia. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BandBeeswaxmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pramuka Garuda Gresik Dilantik, Wabup Minta Jadi Agen Perubahan

Dispendik Gresik Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Seleksi Prestasi Dinilai Tim Independen

SPMB 2026/2027 Kota Batu Membludak, DPKB Minta Pelayanan Lebih Nyaman

Kejar Target Stunting 14,2 Persen, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi Lintas Sektor

DPRD Kota Batu Setujui APBD 2025, Soroti PAD dan SiLPA Rp126 Miliar

Polisi-Ojol Ngopi Bareng, Bangun Sinergi Kamtibmas di Gresik

Pancasila Masuk Pesantren, Gus Thoriq Minta Dukungan Pemda

Wabup Malang Puji Panitia Bersih Desa Glanggang, Laporan Keuangan Dibuka ke Warga

Gerindra Kota Malang Dukung Evaluasi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

Let’s Grow Montessori School Gelar Family Gathering 2026 Bertema ‘Kembali Pulang’

Prev Next

POPULER HARI INI

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Pramuka Garuda Gresik Dilantik, Wabup Minta Jadi Agen Perubahan

Dispendik Gresik Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Seleksi Prestasi Dinilai Tim Independen

SPMB 2026/2027 Kota Batu Membludak, DPKB Minta Pelayanan Lebih Nyaman

Kejar Target Stunting 14,2 Persen, Pemkab Gresik Perkuat Sinergi Lintas Sektor

DPRD Kota Batu Setujui APBD 2025, Soroti PAD dan SiLPA Rp126 Miliar

Polisi-Ojol Ngopi Bareng, Bangun Sinergi Kamtibmas di Gresik

Pancasila Masuk Pesantren, Gus Thoriq Minta Dukungan Pemda

Wabup Malang Puji Panitia Bersih Desa Glanggang, Laporan Keuangan Dibuka ke Warga

Gerindra Kota Malang Dukung Evaluasi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran

Let’s Grow Montessori School Gelar Family Gathering 2026 Bertema ‘Kembali Pulang’

Prev Next

POPULER MINGGU INI

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Besalen Sanakridha Brajangga Karanganyar Diresmikan, Jaga Peradaban Tosan Aji Nusantara

Saat Efisiensi, Perjalanan Dinas DPKCPK Kabupaten Malang Membengkak

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved