email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 10 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Natuna, Mengontrak Bagi Hasilkan Potensi Kelautan Indonesia, Ikuti Arahan Jokowi dan Amalkan Konsep Bung Karno

Penulis: Didik S Setyadi

by Redaksi Javasatu
9 Januari 2020
ADVERTISEMENT

JAVASATU- Sir Walter Raleigh seorang bangsawan Inggris pada abad XV sudah mengatakan “Supremasi di lautan adalah dasar dan kekuasaan.

Barang siapa menguasai lautan akan menguasai perdagangan, akan menguasai kekayaan dunia, dan akhirnya menguasai dunia itu sendiri.”

Maka dari itu Inggris punya “life line of the British Empire” sehingga kekuatan Inggris di lautan pada masa lalu hingga sekarang tak ada yang boleh meremehkan.

Selain Raleigh, ada tokoh yang lain yang tak boleh dilupakan. Dia adalah Alfred Tayer Manahan (yang hidup di tahun 1860 – 1914).

Dia adalah Laksamana Laut dari Amerika Serikat, Dia guru besar dalam bidang kemaritiman dan geostrategi pada Naval War College di New Port, dia mengatakan bahwa sejarah utama bagi kekuasaan dunia adalah kemampuan pengawasan di laut (control of the sea);

Dia pun “merumuskan” langkah-langkah untuk “mengalahkan” Inggris di laut, kongkritnya dengan penguasaan Hawaii (untuk menguasi Pasifik) dan Karibia serta membuat terusan Panama untuk menghubungkannya ke Atlantik.

BacaJuga :

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

OPINI: Nisfu Sya’ban dan Isu “Blackout”, Cahaya Doa di Tengah Gelapnya Kepanikan Publik

Lain zaman dulu, lain pula paradigma soal penguasaan maritim (kelautan) di zaman sekarang.

Berdasar data media Portonews di Volume – II Juli 2018 pernah mengungkap berita bertema “Menatap Potensi Ikan Laut” dengan menurunkan laporan tentang Delapan Negara Eksportir Produk Perikanan Terbesar di dunia pada tahun 2017 sebagai berikut :

No Nama Negara Hasil Devisa
1 China USD 22,8 Milyar
2 Norwegia USD 11, 7 Milyar
3 Vietnam USD 7,7 Milyar
4 India USD 7,6 Milyar
5 Chile USD 6,3 Miyar
6 Thailand USD 6 Milyar
7 Amerika Serikat USD 5,9 Milyar
8 Canada USD 5,4 Milyar

Tetapi sayangnya Indonesia sebagai negara kepulauan (Archipelago State) yang memiliki 17.508 pulau dengan panjang garis pantai 99.000 kilometer (nomor dua di dunia).

Wilayah lautan Indonesia terdiri atas 300.000 kilometer persegi (5, 17 %) laut territorial, 2.800.000 kilometer persegi (48,28%) wilayah perairan kepulauan, serta 2.700.000 kilometer persegi (46, 55 %) adalah Zona Ekonomi Ekslusif.

Wilayah perairan laut Indonesia merupakan salah satu wilayah yang paling kaya biota lautnya di seluruh dunia, terutama berupa ikan, ironisnya belum masuk ke dalam daftar tersebut, dan Indoneia belum sampai pada keadaan yang dikatakan Raleigh atau Manahan, mengapa ya?

Betul kata Jokowi: “Kita selama ini memunggungi laut” Kita selama ini asyik masyuk dengan mengeksploitasi daratan habis-habisan.

Tambang, Kebun, Pertanian, Industri Kehutanan, Manufaktur, Perdagangan, Infastruktur, Properti “tumplek blek” (berjubel dan tumpang tindih) di daratan konon hanya sepertiga (1/3) dari luasan wilayah territorial negara Indonesia, sementara 2/3 wilayah Indonesia masih ditelantarkan.

Menurut Ahli Kelautan, potensi kekayaan kelautan dan perikanan ini sangat besar (konon bisa mencapai Rp. 2.800 Triliyun / tahun), tetapi saat ini dari data Kementerian Keuangan di tahun 2017 ternyata baru bisa memberikan sumbangan penerimaan negara sebesar Rp. 1,08 Triliyun, sementara penerimaan negara dari kekayaan alam migas (yang sebenarnya sedang cenderung mengalami “declining”), pada tahun 2018 masih mencapai Rp 228 Triliun, terdiri atas Rp 163,4 Triliun (72%) adalah PNBP sedangkan Rp 64,7 Triliun (28%) adalah PPh.

Berangkat dari fakta itulah tidak ada salahnya bila potensi kelautan kita dikelola dengan skema “Production Sharing Contract” (Kontrak Kerja Sama / Bagi Hasil) seperti yang diterapkan dalam Tata Kelola Kekayaan Alam Minyak dan Gas Bumi.

Production Sharing Contract adalah sebuah skema asli Indonesia dengan kearifan lokal Nusantara yang digagas oleh Bapak Pendiri Republik Indonesia: Bung Karno dan diterjemahkan dalam praktek oleh Ibnu Sutowo, sehingga banyak diikuti oleh negara-negara lain di seluruh di dunia.

Hal yang Prinsip dalam Production Sharing Contract (PSC) ini adalah: sumber kekayaan alam tetap dalam kepemilikan (penguasan) negara, dengan melibatkan insitusi bisnis sebagai kontraktor negara, dengan demikian amanat Pasal 33 UUD 1945 tetap terjaga.

Selanjutnya agar pengelolaan dengan konsep PSC ini tidak merugikan Nelayan Tradisional, maka PSC ini hanya diberlakukan di Zona-zona tangkapan ikan di Zona-zona Ekonomi Ekslusif yang tidak mampu dijangkau oleh Kapal-kapal Nelayan Tradisional yang rata-rata ukurannya dibawah 30 Gross Ton.

Rasanya kita berdosa kepada Ir. Djuanda, kepada Prof. Mochtar Kusuma Atmadja yang telah bersusah payah memperjuangkan klaim teritori sebagai negara kepulauan, klaim landas batas kontinen hingga zona ekslusif laut kita bila kita tidak mampu memanfaatkannya.

Andai saja konsep ini dijalankan niscaya kehebohan di Natuna Utara bisa dihindarkan.

Jaga Kedaulatan Laut Indonesia dengan Cara yang lebih beradab.

*) Penulis, Penulis buku, Pemerhati dan Praktisi Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Kandidat Doktor Ilmu Pemerintahan di IPDN Jatinangor, Magister Hukum Pemerintahan dengan predikat “Cum Laude” dari Universitas Airlangga Surabaya, serta Sarjana Hukum Bisnis Internasional dari Universitas yang sama.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Opini

BERITA TERBARU

HUT ke-539 Gresik, Pemkab Beri Diskon PBB 25 Persen dan Pemutihan Denda Pajak

Ainur Roziqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PRIMA DMI Jawa Timur

JMSI Malang Raya Pererat Solidaritas Lewat Buka Bersama

25 Tahun Jawa Timur Park Group, Siapkan Museum Science hingga Aquarium Raksasa

Rampas Motor Pelajar dengan Celurit di Malang, Seorang Wanita Diringkus Polisi

Curanmor di Lawang Malang Digagalkan, Remaja 17 Tahun Ditangkap

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senjata Api Personel

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

Pinjam Motor Alasan Antar Istri, Pria di Malang Malah Menggadaikan

DMI Gresik Beri Pembinaan dan Bansos untuk 91 Marbot Masjid dan Musala

Prev Next

POPULER HARI INI

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rampas Motor Pelajar dengan Celurit di Malang, Seorang Wanita Diringkus Polisi

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Ainur Roziqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PRIMA DMI Jawa Timur

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Relawan Suketeki Kediri Bagikan 1.500 Takjil ke Pengguna Jalan

65 Tahun Kostrad, Panglima TNI Tegaskan Peran Garda Terdepan Jaga NKRI

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Hadirkan Greenhouse Cocopeat di Desa Bangun

Tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” dan Lagu “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, Nasky: Cara Humanis Polri Jaga Pemudik

Mantra Angin Rilis Single Perdana “Sampai Gelap Mengepung”, Angkat Nuansa Folk Sadcore

PG Meritjan Kediri Gelar Pasar Murah Gula Rp15 Ribu/Kg Selama Ramadan

Kasum TNI Tekankan Peran Binter dalam Keberhasilan Operasi Militer

Empat ABK WNI Korban Penculikan Perompak di Perairan Gabon Dibebaskan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved