email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Akademisi Indonesia, Malaysia, dan Afrika Berkumpul di UM Bahas Agenda AFRASIA

by Julian Sukrisna
6 Mei 2026

JAVASATU.COM- Universitas Negeri Malang (UM) resmi menjadi tuan rumah agenda internasional AFRASIA (Programme Validation and Stakeholder Strategic Engagement Workshop). Acara ini digelar di Aula Lantai 9 Graha Rektorat UM pada Rabu (6/5/2026).

Forum strategis ini mempertemukan para akademisi, peneliti, dan pengambil kebijakan dari empat negara kunci, yakni Indonesia, Malaysia, Afrika Selatan, dan Tanzania. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang dicetuskan tahun lalu di Pretoria, Afrika Selatan.

Prosesi pembukaan AFRASIA di Universitas Negeri Malang melibatkan Indonesia, Malaysia, Afrika Selatan, dan Tanzania. (Foto: Julian Sukrisna/Javasatu.com)

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menekankan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk tanggung jawab moral kaum intelektual. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Kita sebagai sebuah bangsa dan sebagai intelektual punya tanggung jawab bagaimana perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu bisa berdampak langsung,” ujar Prof. Hariyono saat ditemui di sela-sela acara.

Ia menambahkan, kerja sama negara-negara kawasan Selatan-Selatan selama ini masih relatif tertinggal dibandingkan negara-negara Barat. Melalui forum AFRASIA, UM berupaya memperkuat posisi tawar negara-negara berkembang.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., menjelaskan bahwa workshop di Malang ini menjadi sangat krusial. Hal ini dikarenakan adanya validasi program sebelum diluncurkan secara global.

“Pertemuan ini bertujuan menjembatani kolaborasi karena kita sudah bermitra dengan ISTIC-UNESCO. Meeting-nya sudah beberapa kali dilakukan, namun di Indonesia baru pertama kali ini diadakan di UM,” jelas Prof. Markus.

Agenda hari pertama ini dihadiri oleh sekitar 20 delegasi lintas negara. Selain pakar dari Afrika dan Malaysia, sejumlah pejabat dari kementerian dan Direktorat Hilirisasi Riset dijadwalkan hadir untuk mematangkan konsep kolaborasi industri.

BacaJuga :

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Workshop ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari. Hasil dari pertemuan di Malang ini nantinya akan dibawa ke Cape Town, Afrika Selatan, untuk soft launching program secara internasional.

Melalui kemitraan ini, UM berharap riset-riset yang dihasilkan di masa depan tidak hanya berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi menjadi solusi atas permasalahan energi, air, dan kesehatan di negara-negara anggota. (jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kota MalangpendidikanPerguruan TinggiumUniversitas Negeri Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved