JAVASATU.COM- Libur sekolah dimanfaatkan para santri Pondok Pesantren Sahabat Karomah Al Qur’an, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, untuk belajar beternak ayam Elba. Kegiatan yang berlangsung selama masa liburan ini menjadi bagian dari program pembekalan keterampilan wirausaha guna menumbuhkan kemandirian para santri.

Dalam pelatihan yang digelar Rabu (10/6/2026), para santri tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung mulai dari menyiapkan kandang, memberikan pakan, mencegah penyakit, hingga mencatat produksi telur. Ayam Elba dipilih karena dikenal sebagai ayam petelur yang produktif, tahan terhadap iklim tropis, dan cocok dikembangkan dalam skala kecil maupun menengah.
“Alhamdulillah, selain mengaji Al-Qur’an, santri juga perlu dibekali keterampilan yang bisa digunakan untuk hidup mandiri. Beternak ayam Elba ini menjadi salah satu jalan untuk membangun kemandirian santri,” kata Pengasuh Ponpes Sahabat Karomah Al Qur’an, Gus Niam Karimi.
Menurut Gus Niam, pembekalan keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi para santri ketika telah menyelesaikan pendidikan di pondok. Dengan bekal ilmu kewirausahaan, mereka diharapkan berani memulai usaha mandiri di lingkungan masing-masing.
“Saya berharap setelah lulus atau boyong dari pondok, santri berani membuka usaha kecil-kecilan di rumah dan mempraktikkan materi yang sudah diberikan di pondok berkaitan dengan kewirausahaan. Semoga ilmu ini bermanfaat dan bisa diimplementasikan,” ujarnya.
Kegiatan praktik beternak ayam Elba mendapat sambutan antusias dari para santri. Selama liburan, mereka secara bergantian memberi pakan, menjaga kebersihan kandang, dan merawat ayam setiap hari. Dengan cara tersebut, para santri memperoleh pengalaman langsung mengenai tata cara budidaya unggas yang baik.
“Kami senang bisa belajar langsung. Selain mengisi liburan dengan kegiatan positif, kami juga mendapat pengalaman baru yang mungkin bisa menjadi bekal usaha di masa depan,” ujar salah seorang santri.
Pelatihan teknis perawatan ayam Elba dipandu oleh Ustaz Nafi’ dari Surabaya. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu ciri khas pesantren dalam mencetak santri yang tidak hanya memiliki pemahaman agama, tetapi juga keterampilan untuk membangun kemandirian ekonomi dan mendukung ketahanan pangan.
“Harapannya, program seperti ini bisa terus berlanjut sehingga pesantren mampu melahirkan santri yang berilmu sekaligus terampil dalam membangun kemandirian ekonomi serta mendukung ketahanan pangan,” kata Ustaz Nafi’.
Melalui kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Sahabat Karomah Al Qur’an berupaya menjadikan masa libur sekolah tetap produktif dengan membekali para santri keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai peluang usaha di masa mendatang. (hoo/arf)