Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kasus Perkelahian di SMPN 28 Kota Malang, Ketua Fraksi PKS Minta Pemkot Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah

Yondi Ari by Yondi Ari
13 Oktober 2025
0

JAVASATU.COM- Kasus perkelahian antara dua siswa SMP Negeri 28 Kota Malang mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, H. Asmualik, S.T. Ia meminta Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk mengevaluasi sistem pengawasan di sekolah-sekolah agar kejadian serupa tidak terulang.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, H. Asmualik, S.T. (Foto: Dok. Javasatu.com)

Asmualik menilai, peristiwa tersebut menunjukkan masih lemahnya sistem pembinaan karakter dan pengawasan di lingkungan pendidikan, padahal Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan.

“Sebagai anggota dewan, saya sangat prihatin. Pemerintah harus serius menangani hal ini agar tidak ada lagi perkelahian antarsiswa di sekolah,” kata Asmualik, Senin (13/10/2025).

Politisi PKS yang juga anggota Komisi D DPRD Kota Malang itu menegaskan, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik.

“Seperti halnya perusahaan yang wajib menerapkan sistem keselamatan kerja, sekolah juga harus memiliki standar keamanan bagi siswa, termasuk mencegah potensi konflik atau perkelahian,” ujarnya.

Asmualik menambahkan, setiap insiden di lingkungan pendidikan harus menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak sekolah dan Disdikbud. Jika ditemukan kelalaian dalam pengawasan, maka perlu ada tindakan tegas dan pembinaan khusus.

“Kejadian seperti ini bisa dijadikan indikator untuk menilai efektivitas sistem pendidikan dan pengawasan di sekolah. Harapannya, Kota Malang bisa menuju lingkungan belajar yang aman dan zero kekerasan,” tegasnya.

Berita Sebelumnya: 
  • Penganiayaan Siswa SMPN 28 Kota Malang, Disdikbud Diminta Bertindak
  • Dua Siswa SMPN 28 Kota Malang Sempat Berkelahi, Kini Sudah Berdamai

Sebelumnya, dua siswa SMPN 28 Kota Malang terlibat perkelahian pada Kamis (9/10/2025) saat jam istirahat. Salah satu siswa berinisial AAP (14) mengalami cedera ringan di bagian hidung.

Pihak sekolah langsung melakukan mediasi dengan menghadirkan kedua orang tua siswa, guru, dan perangkat kelurahan. Kedua pihak kemudian sepakat berdamai secara kekeluargaan, dan pelaku bersedia menanggung biaya pengobatan korban.

Kepala SMPN 28 Kota Malang, Siti Kholifah, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan kondisi sekolah kini telah kondusif.

“Kami sudah lakukan mediasi dan kedua pihak sepakat berdamai. Ke depan, kami akan memperkuat pengawasan terutama saat jam istirahat,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

Ia menambahkan, sekolah juga lebih mengaktifkan kegiatan pembiasaan keagamaan dan karakter agar siswa terbiasa menjaga sikap dan saling menghormati.

“Kami ingin sekolah menjadi tempat belajar yang nyaman dan penuh nilai kebersamaan,” tandasnya. (dop/saf)

Tags: Disdikbud Kota MalangDPRD Kota MalangPerkelahian SiswaPKSPKS Kota MalangSMPN 28 Kota Malang
Previous Post

Maulid Nabi DPAC FKPQ Kebomas Khidmat, Guru Ngaji Dapat Hadiah Umrah

Next Post

PC GP Ansor Gresik Gelar Musykercab, Rumuskan Program Strategis 2024-2028

Related Posts

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying
Pendidikan

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026
UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI
Pendidikan

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

17 Oktober 2026
Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar
Pendidikan

Revitalisasi 179 Sekolah di Majalengka, Pemkab Dorong Kualitas Belajar

17 Oktober 2026
CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik
Pendidikan

CEO Family Bakery Bagikan Kiat Sukses Usaha ke Siswa SMPN 1 Gresik

17 Oktober 2026
Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban
Pendidikan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

13 Oktober 2026
Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas
Pendidikan

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

13 Oktober 2026
Next Post
PC GP Ansor Gresik Gelar Musykercab, Rumuskan Program Strategis 2024-2028

PC GP Ansor Gresik Gelar Musykercab, Rumuskan Program Strategis 2024-2028

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • KORMI Kota Malang Kukuhkan Pengurus 2026-2031, Siapkan Roadshow ke Jember
  • Kapolres Malang Ajak HMI Jadi Jembatan Aspirasi Warga
  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com