email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tesis Doktoral UMM: K-Pop Bentuk Identitas Sosial Baru, Picu Imperialisme Budaya di Kalangan Muda

by Javasatu
23 Juli 2025

JAVASATU.COM- Fenomena K-Pop bukan lagi sekadar tren hiburan, tapi telah berkembang menjadi kekuatan budaya yang memengaruhi cara pikir, bertindak, hingga identitas sosial generasi muda. Hal ini terungkap dalam sidang terbuka promosi doktoral Nurudin di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (23/7/2025).

Nurudin, M. Si, sedang mempertahankan disertasinya saat ujian S-3 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (Foto: Ist)

Dalam disertasinya yang berjudul “Pembentukan Identitas Sosial Generasi Muda Pada Komunitas K-Popers (Studi Netnografi pada Nctzenmalang.idn)”, Nurudin menegaskan bahwa K-Pop telah membentuk identitas sosial baru di kalangan penggemarnya, yang disebut K-Popers melalui proses identifikasi budaya Korea.

“Generasi muda secara halus terjajah oleh budaya Korea karena terlalu meniru ide, atribut, dan perilaku yang merepresentasikan K-Pop. Inilah bentuk imperialisme budaya modern,” kata Nurudin yang juga dosen Ilmu Komunikasi itu.

Menurutnya, keterikatan emosional K-Popers terhadap komunitas yang mereka ikuti memperkuat identitas sosial kolektif. Budaya populer Korea menjadi rujukan dalam berpakaian, berbahasa, hingga cara berinteraksi sosial.

Namun, ia juga menyoroti sisi positif dari kekuatan komunitas ini. Salah satunya keterlibatan K-Popers dalam aksi kemanusiaan. Komunitas penggemar boygroup NCT, misalnya, berhasil menggalang dana hingga Rp340 juta dalam waktu 24 jam untuk korban Tragedi Kanjuruhan melalui platform Kitabisa.com.

“Artinya, K-Popers bukan hanya konsumtif terhadap hiburan Korea. Mereka juga memiliki kepedulian sosial yang nyata,” tambahnya.

Sementara itu, promotor sekaligus Guru Besar UMM, Oman Sukmana, menyebut bahwa hasil penelitian ini penting dijadikan dasar kebijakan publik. Menurutnya, K-Pop sebagai fenomena global tidak bisa dihindari, tetapi harus dikelola secara bijak.

BacaJuga :

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

“Institusi pendidikan, media, dan pemerintah harus melihat K-Popers sebagai ruang ekspresi dan potensi sosial generasi muda. Tantangan imperialisme budaya harus dijawab dengan kebijakan yang mendidik, bukan membatasi,” ujarnya.

(Foto: Ist)

Penelitian yang berbasis netnografi ini mengungkap bahwa budaya populer seperti K-Pop memiliki daya ubah sosial yang signifikan. Identitas yang terbentuk dari pengaruh luar bisa menjadi kekuatan strategis, asalkan diarahkan untuk perubahan positif. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Doktoralumm

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

Mazaya Amania & Prince Poetiray Rilis “Bersinar Bersama”, Simbol Kebangkitan Lagu Anak Indonesia

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Halalbihalal FKPQ Cerme, Guru TPQ Didorong Tertib Data dan Tingkatkan Kualitas

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

Bedah Buku di Universitas Islam Al Azhar Gresik, BEM Dorong Integrasi Ilmu dan Nilai Keislaman

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Perputaran Ekonomi MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 Tembus Rp20 Miliar

BERITA LAINNYA

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

Mazaya Amania & Prince Poetiray Rilis “Bersinar Bersama”, Simbol Kebangkitan Lagu Anak Indonesia

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Taekwondo Indonesia Raih 4 Medali di British Open 2026 Manchester Inggris

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

IKG 2026-2031 Dilantik, 35 Ribu Diaspora Gunungkidul Jadi Kekuatan Pembangunan

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

Bupati Wonosobo: Budaya Asal Share Picu Ledakan Hoaks

Dari Serangan ke Pengungsian, Warga Sinak Diberi Bantuan

Wartawan Wali Sembilan Konsolidasi di Demak, Perkuat Soliditas Lintas Daerah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d