email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 27 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Diduga Ortu Lalai Awasi Anak, Balita di Ngawi Tewas Tercebur Sungai

by Redaksi Javasatu
21 Februari 2021
ADVERTISEMENT

Javasatu,Ngawi- Diduga orang tua lalai dalam mengawasi anaknya saat bermain, seorang balita di Kabupaten Ngawi Jawa Timur tewas usai terjatuh dan terseret arus sungai sejauh satu kilometer pada Sabtu petang (20/2/2021).

Kondisi balita ditemukan meninggal dunia. (Foto: Nusadaily.com)

Korban diketahui bernama Rifai Abdul Rohman 2,5 tahun. Warga dusun Pucanganom Desa Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi harus kehilangan nyawa saat bermain dengan dua orang teman sebayanya di tepi sungai desa setempat.

”Sebelumnya korban diketahui sedang bermain di pinggir sungai dengan kedua temannya. Pada saat bermain di tepi sungai bocah tersebut terjatuh ke sungai kemudian terseret arus sungai,” kata Sunarto salah satu saksi kepada Nusadaily.com, group jaringan Javasatu.com.

Mengetahui temannya terjatuh ke sungai kedua temannya kemudian mencari orang tua korban. Dan memberi tahu kalau korban berenang di sungai, lanjutnya. Ibu korban yang bernama Kamini mencari keberadaan anaknya di aliran sungai tersebut. Dan didapati anaknya tersebut satu kilometer dari tempat semula dalam kondisi meninggal dunia.

”Jasad bocah tersebut ditemukan ibunya sendiri dalam posisi tersangkut pada batu. Kondisinya sudah meninggal dunia, ibu bocah sempat meminta tolong kepada kami. Untuk membantu mengevakuasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kendal” ungkap Wakidin warga setempat.

Sementara jajaran Polsek Kendal bersama petugas kesehatan puskesmas setempat mendatangi TKP. Dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad balita malang tersebut. Didapati pada tubuh terdapat beberapa luka lebam di bagian kepala. Diduga akibat terkena benturan batu pada saat hanyut di sungai.

”Dugaan kami, dari hasil visum pihak puskesmas dan inafis Polres Ngawi, korban meningal dunia akibat hanyut dan terbentur batu. Murni karena kecelakaan” jelas Kapolsek Kendal.

BacaJuga :

Satlantas Polres Gresik Edukasi Safety Riding Driver Online Se-Jatim, Tekan Angka Kecelakaan

DPRD Gresik Tetapkan Tiga Ranperda Jadi Perda, Atur Pemakaman hingga Pelayanan Publik

Berita lain di jaringan kami:
  • Banjir, Warga Kelurahan Rawa Buaya Mengungsi – Nusadaily com
  • Banjir, Jadwal Perjalanan KA Tujuan Surabaya-Jakarta Dibatalkan – Nusadaily.com

Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah. Dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah balita tersebut diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ND/JS)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Balita di Ngawi Tewas Usai Terjatuh ke Sungai Saat Bermain
Tags: Peristiwa

Comments 3

  1. Ping-balik: Sudah 42 Warga Kotawaringin Timur Jadi Korban Serangan Buaya, 6 Orang Meninggal - Imperium Daily
  2. Ping-balik: Sudah 42 Warga Kotawaringin Timur Jadi Korban Serangan Buaya, 6 Orang Meninggal - Nusa Daily
  3. Ping-balik: Sudah 42 Warga Kotawaringin Timur Jadi Korban Serangan Buaya, 6 Orang Meninggal - Beritaloka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Satlantas Polres Gresik Edukasi Safety Riding Driver Online Se-Jatim, Tekan Angka Kecelakaan

DPRD Gresik Tetapkan Tiga Ranperda Jadi Perda, Atur Pemakaman hingga Pelayanan Publik

Wabup Gresik Serahkan Bantuan ODHIV, Dorong Kemandirian dan Zero Stigma

Piala INTIM Damai 2026 Meriahkan HUT ke-112 Kota Malang

MUI dan BNN Gresik Sepakat Perkuat Dakwah Anti Narkoba

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Kapolres Gresik Rangkul Mahasiswa, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Siap Bereskan Status Musala

Prev Next

POPULER HARI INI

Piala INTIM Damai 2026 Meriahkan HUT ke-112 Kota Malang

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

DPRD Gresik Tetapkan Tiga Ranperda Jadi Perda, Atur Pemakaman hingga Pelayanan Publik

Safari Ramadan MUI Kecamatan Gresik Siap Bereskan Status Musala

BERITA LAINNYA

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Analis Apresiasi Gerakan ASRI Polri, Langkah Nyata Kapolri Wujudkan Indonesia Sehat

Setahun Kepemimpinan, Mbak Wali-Gus Qowim Genjot Penurunan Kemiskinan

Polda Jateng Ringkus Kurir Narkoba, 332 Gram Sabu dan 803 Butir Ekstasi Disita

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polisi Dalami Motif Pembunuhan Remaja Tewas di Sungai Jabung Malang

Mayat di Sungai Jabung Malang Teridentifikasi, Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved