email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 6 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Diduga Ortu Lalai Awasi Anak, Balita di Ngawi Tewas Tercebur Sungai

by Javasatu
21 Februari 2021

Javasatu,Ngawi- Diduga orang tua lalai dalam mengawasi anaknya saat bermain, seorang balita di Kabupaten Ngawi Jawa Timur tewas usai terjatuh dan terseret arus sungai sejauh satu kilometer pada Sabtu petang (20/2/2021).

Kondisi balita ditemukan meninggal dunia. (Foto: Nusadaily.com)

Korban diketahui bernama Rifai Abdul Rohman 2,5 tahun. Warga dusun Pucanganom Desa Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi harus kehilangan nyawa saat bermain dengan dua orang teman sebayanya di tepi sungai desa setempat.

”Sebelumnya korban diketahui sedang bermain di pinggir sungai dengan kedua temannya. Pada saat bermain di tepi sungai bocah tersebut terjatuh ke sungai kemudian terseret arus sungai,” kata Sunarto salah satu saksi kepada Nusadaily.com, group jaringan Javasatu.com.

Mengetahui temannya terjatuh ke sungai kedua temannya kemudian mencari orang tua korban. Dan memberi tahu kalau korban berenang di sungai, lanjutnya. Ibu korban yang bernama Kamini mencari keberadaan anaknya di aliran sungai tersebut. Dan didapati anaknya tersebut satu kilometer dari tempat semula dalam kondisi meninggal dunia.

”Jasad bocah tersebut ditemukan ibunya sendiri dalam posisi tersangkut pada batu. Kondisinya sudah meninggal dunia, ibu bocah sempat meminta tolong kepada kami. Untuk membantu mengevakuasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kendal” ungkap Wakidin warga setempat.

Sementara jajaran Polsek Kendal bersama petugas kesehatan puskesmas setempat mendatangi TKP. Dan melakukan pemeriksaan terhadap jasad balita malang tersebut. Didapati pada tubuh terdapat beberapa luka lebam di bagian kepala. Diduga akibat terkena benturan batu pada saat hanyut di sungai.

BacaJuga :

Pohon Mahoni 25 Meter Tumbang di Malang, 8 Orang Terluka

Polisi Telusuri Rekaman CCTV Kecelakaan Maut di KM 76 Tol Malang-Pandaan

”Dugaan kami, dari hasil visum pihak puskesmas dan inafis Polres Ngawi, korban meningal dunia akibat hanyut dan terbentur batu. Murni karena kecelakaan” jelas Kapolsek Kendal.

Berita lain di jaringan kami:
  • Banjir, Warga Kelurahan Rawa Buaya Mengungsi – Nusadaily com
  • Banjir, Jadwal Perjalanan KA Tujuan Surabaya-Jakarta Dibatalkan – Nusadaily.com

Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah. Dan menolak untuk dilakukan otopsi. Jenazah balita tersebut diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ND/JS)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Balita di Ngawi Tewas Usai Terjatuh ke Sungai Saat Bermain
Tags: Peristiwa

Comments 3

  1. Ping-balik: Sudah 42 Warga Kotawaringin Timur Jadi Korban Serangan Buaya, 6 Orang Meninggal - Imperium Daily
  2. Ping-balik: Sudah 42 Warga Kotawaringin Timur Jadi Korban Serangan Buaya, 6 Orang Meninggal - Nusa Daily
  3. Ping-balik: Sudah 42 Warga Kotawaringin Timur Jadi Korban Serangan Buaya, 6 Orang Meninggal - Beritaloka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dewan Soroti Pengawasan Proyek Irigasi Sumberpucung Malang

Oknum Outsourcing Dishub Gresik Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu

Warga Binaan Lapas Malang Adu Kuat di Tarik Tambang HUT ke-81 RI

Polisi Bongkar Home Industri Tembakau Sintetis di Majalengka, 16 Tersangka Ditangkap

MUI Gresik Kukuhkan Kader Penggerak Desa di Manyar, Siapkan Khotib dan Dai Milenial

Rintik Rindu Cafe di Spencer Green Hotel Kota Batu, Tempat Nongkrong Nyaman dan Terjangkau

Puskesmas Mentaras Jemput Bola Periksa Kesehatan Murid MI Al-Karimi Gresik

Lulusan SMAN 3 Malang Raih Medali Perunggu Olimpiade Biologi Internasional 2026

Kontrak Diputus, Kontraktor Klaim Rugi Rp1,143 Miliar dari Developer Wangsakarta

Satpol PP Gresik Sidak Jam Kerja, 11 Pegawai dan 2 Pelajar Terjaring

Prev Next

POPULER HARI INI

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

TransNusa Buka Rute Manado-Ternate, Terbang Dua Kali Sehari

Rintik Rindu Cafe di Spencer Green Hotel Kota Batu, Tempat Nongkrong Nyaman dan Terjangkau

Analis: Kapolri The Right Man on The Right Place, Publik Harus Rasional

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

BERITA LAINNYA

Dewan Soroti Pengawasan Proyek Irigasi Sumberpucung Malang

Oknum Outsourcing Dishub Gresik Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu

Warga Binaan Lapas Malang Adu Kuat di Tarik Tambang HUT ke-81 RI

Polisi Bongkar Home Industri Tembakau Sintetis di Majalengka, 16 Tersangka Ditangkap

MUI Gresik Kukuhkan Kader Penggerak Desa di Manyar, Siapkan Khotib dan Dai Milenial

Rintik Rindu Cafe di Spencer Green Hotel Kota Batu, Tempat Nongkrong Nyaman dan Terjangkau

Puskesmas Mentaras Jemput Bola Periksa Kesehatan Murid MI Al-Karimi Gresik

Lulusan SMAN 3 Malang Raih Medali Perunggu Olimpiade Biologi Internasional 2026

Kontrak Diputus, Kontraktor Klaim Rugi Rp1,143 Miliar dari Developer Wangsakarta

Satpol PP Gresik Sidak Jam Kerja, 11 Pegawai dan 2 Pelajar Terjaring

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Orang Tua di Malang Dilaporkan Anak, Otje: Berharap Konflik Berakhir Damai

Bupati Malang Lantik 166 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kerja 5K

OPINI: Malang Raya Megapolitan, Dari Fragmentasi Menuju Integrasi Kawasan

Tiga Jalan Protokol Kota Batu Ditutup Minggu 2 Agustus 2026, Ini Rinciannya

Tong Tong Night Market Malang Masuk KEN 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved