email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Cara Kapolres Malang Tangkal Radikalisme

by Agung Baskoro
7 Januari 2021
ADVERTISEMENT

Javasatu,Malang- Agar terhindar dari paham radikalisme dan intoleransi di lingkup masyarakat, terdapat beberapa poin perbedaan yang harus ditekankan. Utamanya dengan terus mempertahankan ciri khas Bangsa Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Forum Intelektual, Radikalisme dan Intoleransi dalam Perspektif Bhinneka Tunggal Ika. (Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Dihadapan forum intelektual yang mengambil tema ‘Radikalisme dan Intoleransi dalam Perspektif Bhinneka Tunggal Ika’ Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, harus bangga dengan memiliki ke-ber-aneka ragaman yang ada di negara kita.

“Kita harus berbangga hati. Bhinneka Tunggal Ika itu bukan suatu kelemahan, itu kekuatan dari berbagai potensi dan kekayaan yang kita miliki” ujar Hendri, di Gedung Sanika Satyawada Mapolres Malang. Kamis (7/1/2021).

Di Indonesia terdapat beberapa hal yang harus ditekankan kepada seluruh masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Malang agar terhindar dari paparan paham radikalisme dan intoleransi dalam bermasyarakat.

“Berdasarkan fakta masyarakat di Indonesia, kita memiliki kondisi keberagaman perbedaan suku, ras, agama, bahasa dan hal lainnya.Keberagaman ini harus mampu kita bina sebagai modal Bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi” sambung Hendri.

Luasnya wilayah Indonesia membuat keberagaman itu. Maka dengan memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dapatnya menjadi pengayom dalam keberagaman di Indonesia.

“Banyak contoh negara yang tidak mampu menjaga keberagaman, yang pada akhirnya pecah antar suku, ras dan agama” jelasnya.

BacaJuga :

300 Anak Yatim di Gresik Belanja Baju Lebaran Bareng Bupati dan BAZNAS

Korban Membaik, Situasi Panceng Kondusif Usai Penusukan

Berita Lainnya: Ahmad Sahroni: Bermimpilah Jangan Ambisi, Motivasi untuk Mahasiswa NasDem Banyuwangi – Nusadaily.com

Untuk itu Polres Malang akan terus berupaya mencegah adanya paham radikalisme dan intoleransi di masyarakat luas Kabupaten Malang.

“Kita melihat potensi Bhinneka Tunggal Ika untuk meredam radikalisme dan intoleransi di Indonesia. Kita harapkan pandangan dan pola pikirnya untuk indonesia yg lebih baik” terangnya.

(Foto: Agung Baskoro/Javasatu.com)

Sementara itu, dirinya juga menegaskan bahwa keberadaan Indonesia dengan keberagamannya prosesnya sudah final bagi seluruh masyarakat Indonesia dan harus berdiri tegak sampai kapanpun.

“Kita tidak boleh tergoyahkan. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, red) berlandaskan Pancasila, sudah selayaknya ada beberapa pihak yang berusaha mengganggu kamtimbas (keamanan dan ketertiban masyarakat, red) di Indonesia harus kita awasi,” tutup Hendri. (Agb/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

300 Anak Yatim di Gresik Belanja Baju Lebaran Bareng Bupati dan BAZNAS

Korban Membaik, Situasi Panceng Kondusif Usai Penusukan

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Nurul Hayat Gresik Berbagi untuk Tukang Becak di Ramadan

Kapolres Gresik Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah, Sepakat Damai

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Curi Scoopy di Kos Karangploso, Pelaku Tertangkap Saat Transaksi COD

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

SIM Santri Trendi Hadir di Gresik Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER HARI INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

GAMA FA Malang Juara Turnamen Ramadan MCFA 2026 U-12

Olahraga dan Budaya Bersatu, INTIM DAMAI Gaungkan Cinta Tanah Air di Malang

Alumni MTs Ihyaul Ulum Gresik Bagi Takjil Gratis dan Santuni Anak Yatim

BERITA LAINNYA

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Chanté Karya Citra Kirana Hadirkan Koleksi Eksklusif di Shopee Big Ramadan Sale

Analis Apresiasi Polri Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi, Selamatkan Generasi Muda Indonesia

Manzone Gandeng Adipati Dolken Luncurkan Koleksi Festive 2026 Sambut Idulfitri

GIBM Tolak Impor 105 Ribu Kendaraan Desa dari India Rp24,6 Triliun

Semen Merah Putih Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Madas Nusantara–LIRA Bentuk Satgas, Siap Pidanakan Penyedia MBG Tak Layak

Kasdim Dampingi Wabup, Stok LPG 3 Kg Blora Aman saat Ramadan

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Pemkot Kediri Awasi Keamanan Takjil Selama Ramadan 1447 Hijriah

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang soal Isu Menu SPPG Tak Layak: “Jangan Nilai Sepihak”

Rumah Ambruk di Junrejo Kota Batu, Anak Nyaris Tertimpa

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved