email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Amuk Banteng Punuk 17 November 2024 di Gedung Dewan Kesenian Kota Malang

by Wahyu Eko Setiawan
11 November 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Paguyuban Bantengan Joyo Aji akan menggelar pertunjukan seni bertajuk “Amuk Banteng Punuk” di Gedung Dewan Kesenian Kota Malang pada 17 November 2024 mendatang. Acara ini diadakan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional dan akan menampilkan berbagai atraksi tradisional, seperti Gumbingan, Pencak Dor, dan tari kreatif.

Johan Irawan (songkok merah) pendiri Paguyuban Bantengan Joyo Aji. (Foto: Istimewa)

Paguyuban Bantengan Joyo Aji, yang didirikan pada awal 2015 oleh Johan Irawan, telah dikenal luas di Malang Raya dan Jawa Timur. Johan Irawan menyatakan bahwa pelestarian seni Bantengan dan atraksi budaya tradisional merupakan bagian dari kecintaannya terhadap warisan leluhur.

“Kesenian Bantengan adalah karya budaya yang bisa menjadi tontonan sekaligus tuntunan. Namun, sayangnya saat ini lebih sering hanya dianggap sebagai hiburan semata, mengabaikan nilai luhur dan makna tuntunan di dalamnya. Kreativitas dan kegeniusan lokal pun semakin terpinggirkan,” kata Johan, Senin (11/11/2024).

Seni Atraksi Banteng Punuk Khas Kota Malang. (Foto: Istimewa)

Menurut Johan, seni Bantengan masih memiliki banyak elemen yang bisa dikembangkan, seperti pencak dor, yang berpotensi menjadi olahraga tradisional yang membangun jiwa ksatria. Selain itu, ragam kostum, atribut, dan musik juga masih terbuka untuk inovasi.

Seni Atraksi Gumbingan. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Arik Angklung, seniman tradisional Kota Malang, menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap seni pertunjukan tradisional di kota ini. Menurutnya, meskipun kaya ragam seni tradisional, Kota Malang belum sepenuhnya mengintegrasikan seni-seni tersebut dalam ekosistem ekonomi kreatif.

“Selain Dewan Kesenian, Kota Malang seharusnya memiliki Dewan Kebudayaan untuk memperkuat pelestarian budaya dan mendukung sektor pariwisata serta ekonomi kreatif,” ungkap Arik, yang juga dikenal sebagai inovator alat musik tradisional di Malang.

Paguyuban Bantengan Joyo Aji Kota Malang. (Foto: Istimewa)

Pementasan “Amuk Banteng Punuk” ini diharapkan dapat menjadi pemantik untuk mendorong apresiasi terhadap seni tradisional. Arik juga berharap acara tersebut menjadi langkah awal kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif di Malang dalam mendukung seni dan budaya lokal. (Wes/Saf)

BacaJuga :

Tusuk Wanita Open BO di Malang, Tersangka Dijerat Pembunuhan Berencana

Pesantren Ramadan SMAN 8 Malang Satukan Tiga Angkatan dalam Satu Spirit

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bantengan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mudik Lebaran, Warga Bisa Titip Kendaraan Gratis di Polres Malang

Polisi Tangkap Pengedar Serbuk Petasan di Warkop Menganti

Tusuk Wanita Open BO di Malang, Tersangka Dijerat Pembunuhan Berencana

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Polantas Gresik Santuni Anak Yatim, Tebar Kebaikan di Ramadan

Raih 44 Emas di Porprov Jatim 2025, Atlet Gresik Diguyur Bonus Rp9,3 Miliar

Penumpang KM Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik Ditemukan Tewas

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

OSS Tak Bertaji? PBG-SLF Kabupaten Malang Disebut Masih Dipersulit Oknum

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

BERITA LAINNYA

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

DPMPTSP Kota Kediri Jadi Rujukan WBK, Tulungagung Studi Tiru Zona Integritas

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Publik Apresiasi Kapolda NTB Usai Bongkar 157 Kasus Narkoba

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved