email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 6 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dibalik Kemeriahan Barongsai dan Lion Cap Go Meh di Gresik Menyimpan Makna Ini

by Sudasir Al Ayyubi
6 Februari 2023
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-GRESIK- Dibalik kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setia Budi Kabupaten Gresik menyimpan makna. Cap Go Meh yang menjadi penutup rangkaian peringatan tahun baru Imlek 2023 dimeriahkan pertunjukan seni barongsai dan liong atau naga yang diperankan para pemuda.

Ketua Klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, Tan Jun Hwat mengungkapkan, perayaan Cap Go Meh di Klenteng Kim Hin Kiong Gresik ini tidak hanya dihadiri warga keturunan Tionghoa, tetapi juga warga lokal Gresik, serta segenap tokoh lintas agama.

“Perayaan Cap Go Meh ini merupakan budaya penutup tahun baru Imlek 2574. Nah khusus di Klenteng Kim Hin Kiong ini dimeriahkan pertunjukan barongsai dan naga, yang mempunyai makna kebersamaan dan semangat kerukunan serta persatuan keberagaman khususnya di Gresik,” kata Ketua Klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, Tan Jun Hwat, Minggu (5/2/2023).

Tan menjelaskan, pertunjukan barongsai dan liong dalam perayaan Cap Go Meh ini dapat memberikan kesejukan tidak hanya untuk umat Tionghoa, tetapi juga masyarakat sekitar tempat ibadah Klenteng Kim Hin Kiong.

“Mudah-mudahan dengan perayaan Cap Go Meh ini dapat memberikan kesejukan dan kerukunan. Jadi meskipun kita hidup di Indonesia dalam keberagaman etnis dan budaya, tetapi kita tetap bergandeng tangan dan senantiasa rukun hidup bersama-sama,” jelasnya.

Tak hanya pertunjukan seni barongsai dan liong, ratusan masyarakat yang hadir juga disuguhi makanan khas di setiap perayaan Cap Go Meh, yakni menu hidangan lontong kari ayam, dengan lauk ayam, rebung, serta beragam sayur lainnya.

BacaJuga :

Polisi Tangkap Pengedar Serbuk Petasan di Warkop Menganti

Polantas Gresik Santuni Anak Yatim, Tebar Kebaikan di Ramadan

“Istilahnya ini dalam rangka perayaan Cap Go Meh kita sekaligus berbagi kebahagiaan kepada semua, tidak hanya umat Tionghoa tetapi juga seluruh masyarakat,” tandas dia.

Pihaknya juga akan terus berusaha melestarikan tradisi barongsai dan liong dalam setiap perayaan Cap Go Meh di Klenteng Kim Hin Kiong.

Menurutnya, tradisi ini tidak hanya bagian dari keyakinan ajaran Tri Darma yakni Buddha Konghucu. Tetapi juga jadi warisan budaya masyarakat keturunan Tionghoa.

Tambahan informasi, hadir dalam perayaan Cap Go Meh tersebut, sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Forgamam) meliputi umat Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu, serta tamu undangan lainnya. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Cap Go MehImlekKlenteng Kim Hin Kiong

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mudik Lebaran, Warga Bisa Titip Kendaraan Gratis di Polres Malang

Polisi Tangkap Pengedar Serbuk Petasan di Warkop Menganti

Tusuk Wanita Open BO di Malang, Tersangka Dijerat Pembunuhan Berencana

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Polantas Gresik Santuni Anak Yatim, Tebar Kebaikan di Ramadan

Raih 44 Emas di Porprov Jatim 2025, Atlet Gresik Diguyur Bonus Rp9,3 Miliar

Penumpang KM Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik Ditemukan Tewas

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

OSS Tak Bertaji? PBG-SLF Kabupaten Malang Disebut Masih Dipersulit Oknum

Tusuk Wanita Open BO di Malang, Tersangka Dijerat Pembunuhan Berencana

BERITA LAINNYA

6 Warga Mimika Dipulangkan Usai Operasi TNI, Kodim Tegaskan Proses Sesuai Hukum

Mahasiswa Universitas Uluwiyah Mojokerto Asah Kreativitas Siswa Lewat Lomba Kolase

Pemkot Kediri Siapkan SK Wali Kota Bantuan Beras 2026, 4.285 Warga Jadi Penerima

Nasky Luncurkan Buku “Polri Presisi”, Kupas Kepemimpinan Jenderal Sigit

DPMPTSP Kota Kediri Jadi Rujukan WBK, Tulungagung Studi Tiru Zona Integritas

TNI Gagalkan Serangan KKB di Tembagapura Mimika, 1 Tewas, 6 Diamankan

Publik Apresiasi Kapolda NTB Usai Bongkar 157 Kasus Narkoba

Debut Angele Lapp di “Downtown Girl”, Bidik Pasar Pop Filipina Modern

Rekso Rilis Lagu Religi “Idul Fitri”, Angkat Makna Syukur dan Kemenangan Ramadan

Jelang Mudik Lebaran 2026, DPUPR Kota Kediri Percepat Perbaikan Jalan Hasanudin-Imam Bonjol

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sampah Jadi Energi, Kabupaten Gresik Rayakan Penghargaan Adipura

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Guru Besar Tasawuf UIN Malang Prof Barizi: Puasa Jadi “Healing Jiwa” di Era Digital

Turnamen Ramadan MCFA 2026 Sesi II Malang Sukses Digelar, Satria Muda Juara

Warga Disabilitas di Banjararum Singosari Diserahkan ke RSBL Pasuruan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved