email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 17 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dibalik Kemeriahan Barongsai dan Lion Cap Go Meh di Gresik Menyimpan Makna Ini

by Sudasir Al Ayyubi
6 Februari 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Dibalik kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setia Budi Kabupaten Gresik menyimpan makna. Cap Go Meh yang menjadi penutup rangkaian peringatan tahun baru Imlek 2023 dimeriahkan pertunjukan seni barongsai dan liong atau naga yang diperankan para pemuda.

Ketua Klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, Tan Jun Hwat mengungkapkan, perayaan Cap Go Meh di Klenteng Kim Hin Kiong Gresik ini tidak hanya dihadiri warga keturunan Tionghoa, tetapi juga warga lokal Gresik, serta segenap tokoh lintas agama.

“Perayaan Cap Go Meh ini merupakan budaya penutup tahun baru Imlek 2574. Nah khusus di Klenteng Kim Hin Kiong ini dimeriahkan pertunjukan barongsai dan naga, yang mempunyai makna kebersamaan dan semangat kerukunan serta persatuan keberagaman khususnya di Gresik,” kata Ketua Klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, Tan Jun Hwat, Minggu (5/2/2023).

Tan menjelaskan, pertunjukan barongsai dan liong dalam perayaan Cap Go Meh ini dapat memberikan kesejukan tidak hanya untuk umat Tionghoa, tetapi juga masyarakat sekitar tempat ibadah Klenteng Kim Hin Kiong.

“Mudah-mudahan dengan perayaan Cap Go Meh ini dapat memberikan kesejukan dan kerukunan. Jadi meskipun kita hidup di Indonesia dalam keberagaman etnis dan budaya, tetapi kita tetap bergandeng tangan dan senantiasa rukun hidup bersama-sama,” jelasnya.

Tak hanya pertunjukan seni barongsai dan liong, ratusan masyarakat yang hadir juga disuguhi makanan khas di setiap perayaan Cap Go Meh, yakni menu hidangan lontong kari ayam, dengan lauk ayam, rebung, serta beragam sayur lainnya.

BacaJuga :

Pendekatan Religius Kapolres Gresik, Ziarah Wali Jadi Spirit Pelayanan Humanis

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

“Istilahnya ini dalam rangka perayaan Cap Go Meh kita sekaligus berbagi kebahagiaan kepada semua, tidak hanya umat Tionghoa tetapi juga seluruh masyarakat,” tandas dia.

Pihaknya juga akan terus berusaha melestarikan tradisi barongsai dan liong dalam setiap perayaan Cap Go Meh di Klenteng Kim Hin Kiong.

Menurutnya, tradisi ini tidak hanya bagian dari keyakinan ajaran Tri Darma yakni Buddha Konghucu. Tetapi juga jadi warisan budaya masyarakat keturunan Tionghoa.

Tambahan informasi, hadir dalam perayaan Cap Go Meh tersebut, sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Forgamam) meliputi umat Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu, serta tamu undangan lainnya. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Cap Go MehImlekKlenteng Kim Hin Kiong
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pendekatan Religius Kapolres Gresik, Ziarah Wali Jadi Spirit Pelayanan Humanis

Konflik Yayasan STM Turen Ganggu UKK, Dindik Jatim Siapkan Skema Titip Industri

Dukung Program MBG, Juru Masak di Blitar Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

Wagub Emil Dardak Dorong Desa Kreatif Hadapi Keterbatasan Fiskal

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

SPPG Gresik Mentari Mandiri Sejahtera Salurkan MBG untuk Siswa dan B3

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Forum Publik RKPD 2027 Gresik, Sampah dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Prev Next

POPULER HARI INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

BERITA LAINNYA

Dukung Program MBG, Juru Masak di Blitar Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved