email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Musik Lesung Ketan Mapan Hubbul Wathon Dalegan Penyemangat Bertani

by Syafik Hoo
21 September 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Hari Tani Nasional ke-63 tahun 2023 diperingati setiap tanggal 24 September. Untuk memeriahkannya, Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Gresik bakal menghadirkan penampilan musik Lesung ‘Kelompok Tani Nahdliyin Maju Produktif Andalan’ (Ketan Mapan) Hubbul Wathon dari desa Dalegan kecamatan Panceng yng merupakan binaan LPPNU Gresik.

Musik Lesung Ketan Mapan Hubbul Wathon Dalegan. (Foto: Istimewa/Muhammad Syafik)

Ketua Cabang Lembaga Perkemangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Gresik, Muzarodin mengungkapkan, kehadiran permainan musik lesung Ketan Mapan Hubbul Wathon dari desa Dalegan di peringatan Hari Tani Nasional ke-63 tahun 2023 yang akan digelar di kecamatan Panceng bukan hanya sekedar permainan musik, tetapi musik lesung itu memiliki makna.

“Leluhur kita membuat Lesung dengan bentuk seperti perahu kecil tidak sekedar menjadi alat tumbuk padi semata, namun ada nilai filosofinya antara lubang lesung dengan alu penumbuk berkolabarasi mengahsilkan sesuatu yang bernilai, punya nilai ekonomi, punya nilai interaksi sosial, punya nilai kegotong royongan, punya nilai kesenian dengan bunyi yang di timbulkan,: ungkap Bang Jarod sapaan akrabnya menerangkan, Rabu (20/9/2023).

Menurut dia, kehadiran musik lesung Ketan Mapan nantinya menjadi cara untuk mengembangkan kerifan lokal.

“Bisa kita lihat kalau lesung dan alu dimainkan oleh beberapa orang dalam menumbuk padi, di tengah menumbuk terjadi komunikasi berbincang antar penumbuk (sesama tetangga) bersenda gurau dan berbagi cerita, tradisi menumbuk padi secara berjemaah dengan teknologi lesung disebut kothekan. Kearifan lokal masyarakat desa semacam ini lah menjadi harmoni hubbul wathon minal iman,” urainya.

Menurut dia, kehadiran Lesung tersebut tidak sekedar sebagai simbul pertanian semata, namun juga sebagai bukti kecintaan Petani Nahdlatul Ulama terhadap Tanah Air,

“Karna petani tidak bisa dipisahkan denga Tanah sebagai Lahan dan Air sebagi sumber kehidupan dalam menjaga NKRI dari krisis ketahanan pangan,” tandas Bang Jarod.

BacaJuga :

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Sementara itu, Koordinator Musik Lesung Ketan Mapan Hubbul Wathon, Mahmudah memaknai keberadaan musik tradisional lesung. Melalui musik lesung, dirinya mengajak masyarakat untuk sikap gotong-royong.

“Selagi wong urip isik butuh mangan berarti wong tani isik dibutuhno (kalau semua orang masih butuh makan, berati semua orang masih butuh petani). Ayo tunjukkan semangat gotong-royong dan saling mengisi. Ayo semangat kothekan (tabuhan) lesung untuk menginspirasi kita dalam menjaga kesburuan tanah melalui bertani dengan sungguh-sungguh. Semoga pemerintah memahami keluh kesah kita sebagai petani dan kebijakanya berpihak pada petani”, tegas Mahmudah. (Hoo/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Hari Tani NasionalMusik Lesung

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved