email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kenapa Harus Podcast SAKLEG?

by Wahyu Eko Setiawan
11 Januari 2024
Ilustrasi

Kenapa Harus Podcast SAKLEG?

Oleh: Wahyu Eko Setiawan (Sam WES) – Kepala Divisi Riset & Inovasi Komunikasi Publik Javasatu (DIRIMU SATU)

Proses Demokrasi sedang berjalan dengan berbagai euforia dan gegap gempita. Saling silang perebutan “Kursi Kekuasaan” menghadirkan beraneka dinamika dan drama. Ada yang cuek, acuh tak acuh, hingga ada yang mati-matian terlibat di dalam prosesnya. Dengan niat, latar belakang, keyakinan dan tujuannya masing-masing. Bebas. Bahkan cenderung menuju liberal. Apa dampaknya bagi rakyat? Khususnya bagi rakyat akar rumput yang hidupnya kian hari semakin sulit dan terhimpit? Akankah rakyat tetap hanya jadi komoditas suara lima tahunan belaka?

Berapa banyak saat ini yang masih mengutamakan Etika, Norma dan Nilai-nilai Keluhuran yang beradab? Berapa banyak saat ini yang peduli dengan Pemikiran, Ide dan Gagasan untuk membangun masa depan bersama yang lebih baik bagi semuanya? Bunyi nyaring jargon dan slogan-slogan kampanye, apakah mempunyai isi bobot yang patut diperjuangkan? Atau hanya sekedar politik bunyi-bunyian tong kosong di siang bolong? Tentu semuanya harus diuji secara terbuka. Rakyat yang akan menjadi pengujinya. Dengan satu syarat mutlak, yaitu: Suara Rakyat Tidak Dijual.

Jika melihat realitas saat ini, pesimisme terhadap proses Demokrasi Indonesia semakin menguat. Akankah pesimisme ini semakin meluas menjadi ketidak percayaan seluruh rakyat Indonesia kepada lembaga penyelenggara negara? Yang pada akhirnya bisa melahirkan berbagai konflik dan konstelasi sosial yang menghancurkan bagi seluruh rakyat Bangsa Indonesia? Semoga tidak!

Jika kita semuanya sepakat untuk membangun proses Demokrasi Indonesia yang baik, sehat, berkualitas, cerdas dan mencerahkan, maka semuanya harus bergerak dan berpartisipasi nyata. Sekecil apapun gerak dan partisipasinya, pasti sangat berpengaruh terhadap kualitas proses Demokrasi Indonesia yang hendak dibangun bersama. Meskipun nantinya belum membuahkan hasil yang sempurna sesuai harapan bersama, setidaknya bisa mencegah hasilnya yang terburuk menimpa kepada semuanya.

Dengan niat dan landasan pemikiran di atas, maka Tim Kerja Javasatu bergerak dan berpartisipasi nyata melalui bidang yang paling dikuasainya. Yaitu: Media Massa. Platformnya adalah Media Massa Online. Yaitu melalui portal media massa online dan kanal YouTube. Lebih khususnya, pada kanal YouTube Podcast SAKLEG (Saluran Komunikasi Caleg).

Harapannya, melalui Podcast SAKLEG, bisa diketahui dan disebarkan seluas-luasnya profil para Caleg dari berbagai partai politik yang ada. Selain profilnya, masyarakat juga bisa mengetahui dengan sejelas-jelasnya perihal niat, gagasan, pemikiran dan idealisme yang sedang diperjuangkan oleh seorang Caleg. Bisa diketahui visi, misi dan prosesnya dalam berjuang menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg). Sehingga, masyarakat tidak salah pilih. Sekaligus, masyarakat bisa mencatat apa saja janji politik, pemikiran dan tujuannya. Kelak, jika Caleg tersebut berhasil menjadi Anggota Legislatif, masyarakat bisa mengawal dan menagihnya dengan penuh pertanggung jawaban.

Tim Kerja Javasatu dalam Podcast SAKLEG, telah memberikan penawaran terbuka kepada seluruh Caleg yang berkompetisi dalam Pileg 2024 ini. Beberapa juga sudah dihubungi secara pribadi untuk berkenan hadir di Podcast SAKLEG. Namun demikian, tidak semuanya berkenan hadir. Entah karena alasan apapun. Lebih baik, berbaik sangka saja. Yang penting, Ruang Komunikasi Caleg kepada masyarakat seluas-luasnya, sudah dibuka melalui kanal YouTube Javasatu dalam Podcast SAKLEG.

Tawaran terbuka ini, ada banyak yang merespon. Beragam respon diterima. Dari mulai yang paling negatif, sampai dengan yang paling positif. Semuanya diterima. Semuanya dipertimbangkan. Tapi tidak semuanya ditindak lanjuti. Itu semuanya dinamika dan dialektika yang baik. Tapi satu hal yang semakin terang benderang, bahwa orang-orang yang maju menjadi Caleg, tidak semuanya memiliki niat tulus dan ikhlas untuk mengabdi, melayani serta mau berkorban untuk kesejahteraan hidup masyarakat. Merekalah yang maju menjadi Caleg hanya karena berhasrat untuk mendapatkan pekerjaan, status sosial dan memuaskan (nafsu) kepentingan dirinya sendiri. Caleg dari golongan seperti ini, sudah pasti tidak mau hadir di dalam Podcast SAKLEG.

BacaJuga :

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Memang, tidak semuanya Caleg yang berkenan hadir di dalam Podcast SAKLEG adalah orang-orang yang hebat, cerdas dan luar biasa. Namun bisa dipastikan, bahwa Caleg yang berkenan hadir di dalam Podcast SAKLEG adalah orang-orang yang tulus, ikhlas dan berniat baik untuk menjadi pengabdi, pelayan dan berjuang untuk memenuhi kesejahteraan hidup masyarakat. Mereka sadar betul, bahwa menjadi Anggota Legislatif nantinya bukanlah sekedar mencari pekerjaan atau memuaskan (nafsu) kepentingan dirinya sendiri.

Silahkan kenali, ketahui dan pertimbangkan siapa saja Caleg yang sudah berkenan hadir di dalam Podcast SAKLEG. Meskipun belum pernah bertemu dan bertatap muka secara langsung, setidak melalui Podcast SAKLEG bisa dijadikan bahan referensi untuk menimbang dan menentukan Caleg yang layak untuk dicoblos/ diberikan suara masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak salah memilih, siapa yang layak menjadi wakil masyarakat, sebagai Anggota Legislatif. Baik mulai tingkat daerah Kota/ Kabupaten, Propinsi hingga DPR RI.

Link Podcast SAKLEG:
https://youtube.com/playlist?list=PLTMP1oRg6a9SzB10X8ZS6eeAwttpHatM5&si=l9N0x41EO1_BR4Ul

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: CalegPodcastPodcast Sakleg

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemohon SIM Perempuan di Gresik Dapat Mawar dan Helm di Hari Kartini

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Yayasan Kemala Bhayangkari Hijaukan Gresik dengan Tanam Pohon

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

BERITA LAINNYA

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved