email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rekaman Suara Leluhur Nias Dipulangkan, Repatriasi Budaya Menggema di Jakarta

by Javasatu
27 Juli 2025

JAVASATU.COM- Rekaman suara leluhur suku Nias yang direkam hampir seabad lalu akhirnya kembali ke tanah asalnya. Bertempat di Double V Coffee & Eatery, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (26/7/2025), dialog interaktif bertajuk “Suara yang Pulang” menjadi momentum penting repatriasi arsip budaya Nias.

Narasumber Dr. Barbara Titus (tengah) dan Doni Kristian Dachi (kanan). (Foto: Ist)

Acara ini digelar oleh Suno Zo’aya Foundation bersama kaum muda BKPN Jemaat Jakarta, PT. Inko Dmentec Indonesia, Nafulu Bawömataluo Diaspora, dan Bravely Foundation. Puluhan diaspora Nias, akademisi, dan pemerhati budaya hadir dalam forum dua jam yang penuh makna.

Repatriasi Suara Hoho dari Belanda ke Nias

Rekaman yang dipulangkan merupakan dokumentasi suara hoho, seni nyanyian narasi bersahutan khas Nias yang direkam oleh etnomusikolog Belanda, Jaap Kunst, pada 1930. Setelah 94 tahun tersimpan di Belanda, arsip ini secara simbolis dikembalikan kepada masyarakat Nias, baik di kampung halaman maupun komunitas diaspora.

Proyek ini digagas oleh Doni Kristian Dachi, pegiat budaya asal Nias Selatan, dan didukung oleh Dr. Barbara Titus dari Universiteit van Amsterdam, yang juga kurator koleksi Jaap Kunst. Titus sebelumnya telah menyerahkan arsip ke tujuh desa di Nias, seperti Hilisimaetanö dan Bawömataluo, antara 25 Juni hingga 9 Juli 2025.

Tradisi Lisan yang Kembali Hidup

Acara dibuka dengan pemutaran rekaman hoho lengkap dengan dokumentasi visual perjalanan Kunst. Suara yang hampir hilang itu menggugah emosi peserta. Doni menyebut momen ini bukan sekadar nostalgia, melainkan pengakuan atas identitas dan hubungan batin yang sempat tercerai.

Titus menekankan bahwa repatriasi bukan sekadar mengembalikan arsip digital, tetapi juga soal hak komunitas untuk mengelola dan menghidupkan warisan budaya mereka.

Anak Muda Diaspora Bawakan Mazmur 23 dengan Nada Leluhur

Suasana dialog semakin hidup ketika grup vokal Hoho Nafulu Bawömataluo Diaspora tampil membawakan Mazmur 23 dalam nada hoho. Penampilan mereka menyatukan religiositas modern dengan tradisi leluhur.

Selain itu, mini-pameran dokumentasi repatriasi di Nias Selatan turut memperkaya pemahaman peserta mengenai proses pengembalian arsip budaya.

Diskusi, Kritik, dan Harapan Masa Depan

Sesi tanya jawab menyentuh isu teknis dan etik dalam repatriasi. Titus menekankan pentingnya transfer of agency, yaitu alih pengelolaan arsip kepada komunitas sumber. Doni menegaskan komitmen agar masyarakat Nias tidak lagi jadi objek studi, tapi subjek aktif dalam pelestarian budayanya.

Dr. Widya Fitria Ningsih dari UGM menyoroti dimensi dekolonisasi. Ia menyebut repatriasi sebagai langkah membongkar narasi sejarah yang selama ini sentralistik dan tidak memberi ruang bagi budaya lokal seperti Nias.

BacaJuga :

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Penyerahan Arsip dan Simbol Komitmen Budaya

Sebagai penutup, salinan digital arsip diserahkan kepada beberapa perwakilan komunitas, termasuk Forum Komunikasi Nihakeriso Ononiha dan Nafulu Bawömataluo Diaspora. Ukiran simbolis karya pengrajin dari Bawömataluo juga diberikan sebagai wujud pelestarian warisan.

Doa bersama dan penghormatan kepada leluhur menutup acara dengan penuh haru. Bagi para peserta, suara-suara leluhur bukan hanya peninggalan masa lalu, tetapi denyut hidup identitas hari ini dan inspirasi masa depan.

“Setiap suara itu hidup. Ini bukan akhir, tapi awal dari penghidupan kembali budaya Nias,” tegas Barbara Titus. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Budaya NiasNias

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved