email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

IIER dan PSPK Gelar Workshop Kawal Keamanan Anak di Ruang Digital

by Javasatu
22 September 2025

JAVASATU.COM- Indonesian Institute for Education Reform (IIER) bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) menggelar rangkaian kegiatan membahas keamanan anak di ruang digital.

(Foto: Javasatu.com)

Acara ini berlangsung dalam bentuk Reformer Talk #2 dan Reformer Workshop #2, digelar daring pada 14 Juni 2025 dan luring di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Kegiatan bertema “Di Balik Layar Gawai: Bagaimana Kita Menjaga Anak dari Risiko Dunia Digital?” menarik ratusan peserta, mulai dari akademisi, praktisi pendidikan, komunitas, hingga orang tua.

Tercatat 477 orang mengikuti sesi talkshow, sementara 60 peserta hadir langsung dalam workshop.

Dalam Reformer Talk #2, sejumlah pembicara kunci tampil, di antaranya Mediodecci Lustarini dari Kemkomdigi yang menjelaskan PP No. 17/2025 atau PP TUNAS sebagai regulasi perlindungan anak di ruang digital.

Pandu Ario Bismo dari PSPK menyoroti dampak kecanduan internet pada anak, sementara Aretha Ever Ulitua Samosir dari psikolog anak menekankan kerentanan anak akibat paparan gawai berlebih.

Perwakilan orang tua, Claudya Tio Elleossa, menambahkan pentingnya alternatif kegiatan positif bagi anak.

Sebagai kelanjutan, Reformer Workshop #2 menghadirkan 10 fasilitator dari Indonesia Mengajar. Diskusi menghasilkan identifikasi risiko, pemetaan pemangku kepentingan, serta rekomendasi untuk ekosistem pendidikan digital yang aman.

BacaJuga :

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

UNICEF melalui Asep Zulhijar menegaskan tingginya akses internet pada anak-anak Indonesia dan risiko yang menyertainya.

Workshop juga menghadirkan testimoni delapan pelajar dari berbagai sekolah dan yayasan, yang mengungkap pengalaman mereka terkait dampak positif sekaligus negatif dari teknologi digital.

Beberapa mengaku menyesal terlalu cepat terpapar gawai karena berisiko menimbulkan adiksi.

“Kami ingin membangun ekosistem pendidikan digital yang aman, inklusif, dan berpihak pada anak. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal masa depan generasi,” ujar Fathiyya Nur Rahmani, peneliti PSPK.

Acara ditutup dengan presentasi rekomendasi kebijakan yang dinilai pakar pendidikan, di antaranya Itje Chodidjah (PSPK) dan Santoso (Direktur Article 33 Indonesia).

IIER dan PSPK menegaskan komitmennya melanjutkan dialog dan kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang inovatif, aman, dan berdampak jangka panjang bagi anak-anak Indonesia. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: IIERPSPK

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved