email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 22 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Normatif Rilis Album ‘Kejar Dunia 9-5’, Kritik Rutinitas Kerja dan Krisis Makna Anak Muda

by Redaksi Javasatu
30 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Duo alternatif rock “Normatif” siap kembali mengguncang skena musik independen Indonesia dengan album penuh kedua bertajuk “Normatif II: Kejar Dunia 9-5”. Album ini resmi dirilis pada 30 Oktober 2025, menampilkan 10 lagu yang menggambarkan perjalanan hidup dari masa mahasiswa hingga menjadi pekerja kantoran.

Duo alternatif rock “Normatif”. (Foto: ist)

Dibentuk oleh dua saudara Adri (gitar) dan Ical (vokal), Normatif melanjutkan kisah dari EP sebelumnya, Kejar Dunia (2024).

Jika rilisan awal mereka menyoroti pergulatan mahasiswa akhir yang mulai meninggalkan idealisme demi stabilitas hidup, maka album kedua ini menghadirkan sudut pandang seorang fresh graduate yang mulai menyadari konsekuensi dari pilihannya.

“Album ini adalah refleksi perjalanan kami dan banyak orang di usia dua puluhan, ketika realita pekerjaan ternyata tidak seindah yang dijanjikan,” ujar Adri, gitaris Normatif.

“Kami ingin mengarsipkan suara-suara lelah, kecewa, dan jujur dari mereka yang sedang berusaha berdamai dengan hidup 9-to-5,” imbuhnya.

Proses kreatif album berlangsung selama dua tahun, dimulai saat keduanya masih menjadi mahasiswa tingkat akhir hingga akhirnya bekerja penuh waktu.

Lima lagu lama dari EP sebelumnya, yakni, Menyembah Dunia, Ijazah di Lemari Berdebu, Alarm Berbunyi, Kelas Pekerja, dan Diantara Reruntuh, menggambarkan masa idealisme yang mulai pudar.

Sementara lima lagu baru, yakni, Formatif, Balap Tikus, 9 Pagi, 3 Tahun Lalu, dan 5 Sore, menyoroti kejenuhan, rutinitas, dan penyesalan dalam dunia kerja modern.

BacaJuga :

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Lagu Balap Tikus dipilih sebagai focus track utama album ini. Terinspirasi dari istilah rat race, lagu tersebut menyindir keras budaya kerja kompetitif yang membuat karyawan berlomba tanpa akhir demi promosi dan pengakuan.

“Kami ingin mengkritik sistem yang bikin orang kehilangan arah dan makna hidup hanya karena kejar target dan validasi,” tambah Ical.

Normatif juga menyiapkan rilisan fisik CD dan merchandise eksklusif berupa t-shirt yang akan diluncurkan akhir 2025, serta tur album nasional pada awal 2026 untuk menyapa para pendengar di berbagai kota di Indonesia.

Melalui Normatif II: Kejar Dunia 9-5, duo asal Indonesia ini menegaskan posisinya sebagai suara generasi muda urban yang terjebak antara idealisme dan realita.

Album ini menjadi refleksi tajam tentang ambisi, kelelahan, dan pencarian makna di tengah rutinitas kerja modern. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: musikMusisiNormatif

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

IMB di Kota Malang Dihapus, Diganti PBG-SLF, Limbah SPPG Disorot

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Ansor Lowokwaru Buka PKD 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

DPRD Kabupaten Malang Tegaskan Isu “Mahar” BPJS Kesehatan Tak Terbukti

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

Jujitsu Kota Batu Borong 10 Medali di Piala Wali Kota Surabaya 2026

GRIB JAYA Ancam Blokade TPA Supit Urang, Desak Pemkot Malang Bayar Kompensasi Warga

BERITA LAINNYA

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d