email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

by Redaksi Javasatu
6 Januari 2026

JAVASATU.COM- Musisi asal Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Matoha Mino, merilis lagu berjudul “Gunung Kawi” sebagai upaya meluruskan stigma mistis yang selama ini melekat pada kawasan tersebut. Lagu itu resmi dirilis secara digital pada 31 Desember 2025 di berbagai platform streaming.

Matoha Mino. (Foto: ist)

Matoha menyebut, persepsi Gunung Kawi identik dengan pesugihan, tuyul, hingga praktik mistik kerap disematkan masyarakat akibat narasi film horor dan sinetron. Padahal, Gunung Kawi memiliki nilai sejarah dan spiritual sebagai kawasan wisata ziarah.

“Gunung Kawi bukan tempat pesugihan. Ini tempat ziarah dan berdoa, makam Eyang Djoego dan Eyang Soejono, laskar Pangeran Diponegoro,” kata Matoha, Senin (6/1/2026).

Pria berusia 57 tahun yang lahir dan besar di Desa Wonosari, Gunung Kawi, itu mengungkapkan ide lagu telah muncul sejak 2005–2008. Lagu tersebut menjadi sarana edukasi agar masyarakat kembali memahami esensi doa dan usaha yang benar.

Melalui lirik berbahasa Indonesia, Matoha mengajak publik melihat Gunung Kawi sebagai ruang spiritual, sejarah, dan budaya yang juga dikunjungi peziarah hingga wisatawan mancanegara.

Secara musikal, lagu “Gunung Kawi” menggabungkan unsur gamelan Jawa dengan nuansa musik Islami melalui iringan terbangan atau sholawatan. Proses penulisan lirik memakan waktu sekitar dua pekan dan dibantu almarhum Irwan Sumadi.

Produksi lagu melibatkan grup musik Islami Tajidor Kyai Zakaria, serta instrumen gamelan, drum, viola, keyboard, dan perkusi. Lagu ini dimainkan langsung oleh Matoha bersama putranya, Hanafi Madu W. Sementara paduan suara anak-anak dikoordinasi oleh istrinya, Dwi Siswa, dan arahan vokal dibantu putrinya, Madukina.

Matoha mengaku sengaja menggunakan bahasa Indonesia agar pesan lagu mudah dipahami dan dinyanyikan banyak orang.

BacaJuga :

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Emo Revival Indonesia Kembali Lewat Revolution Autumn #3 Usai Vakum 10 Tahun

“Tujuan utama saya meluruskan stigma. Liriknya harus lugas, sederhana, dan tidak menimbulkan tafsir ganda,” ujarnya.

Lewat lagu ini, Matoha berharap nilai sejarah, spiritualitas, dan budaya Gunung Kawi dapat dikenal lebih luas melalui medium seni, sekaligus menghapus stereotip mistis yang selama ini melekat. (arf)

Share this:

  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook

Like this:

Like Loading...
Tags: Kabupaten MalangmusikMusisiPenyanyi

Leave a ReplyCancel reply

BERITA TERBARU

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Ambulans Gratis Polres Gresik Antar Pasien ke RSUP Kemenkes Surabaya

DPRD Gresik Usut SK ASN Palsu, 18 Korban Terdata

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Lapas Malang Perangi HP Ilegal, Pungli dan Narkoba: Tanpa Kompromi

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Jaga Sumber Air DAS Brantas, 100 Pohon Ditanam di Hulu Kota Batu

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

BERITA LAINNYA

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Panglima TNI Ajak DPRD Libatkan TNI Percepat Pembangunan Daerah

Emaskot Apresiasi Langkah Gubernur DKI Bangun PLTSa di Bantargebang

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan di Hadapan Ketua DPRD se-Indonesia

Pelatihan Juru Masak MBG Batch 3 di Blitar, Peserta Uji Kompetensi Masakan Indonesia

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

Munas IKAPETE, Prof Masykuri Terpilih Lagi, Targetkan Penguatan Program Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d