email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 1 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

by Javasatu
10 Maret 2026

JAVASATU.COM- Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) mengkritik arah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang dinilai semakin menyimpang dari prinsip bebas aktif. Kritik tersebut disampaikan melalui Surat Pernyataan Sikap Nomor B.405/SPS/PPID-DITLITKA/III/2026 yang dirilis pada Sabtu (8/3/2026).

Koordinator PPI Dunia periode 2025/2026, Andika Ibrahim Nasution. (Credit: PPI Dunia)

Dalam pernyataan tersebut, PPI Dunia menilai pemerintah mulai mengambil sejumlah keputusan diplomatik yang berpotensi menyeret Indonesia ke dalam orbit kepentingan imperialisme global, khususnya Amerika Serikat.

PPI Dunia menyoroti pola pengambilan keputusan yang dianggap semakin minim deliberasi institusional dan cenderung didominasi oleh keputusan personal dalam menentukan arah kebijakan luar negeri.

Organisasi mahasiswa Indonesia di luar negeri itu juga menilai munculnya fenomena “personalisasi diplomasi” yang dinilai berbahaya karena kebijakan luar negeri tidak lagi melibatkan diskusi mendalam dengan para ahli, publik, maupun mekanisme kelembagaan melalui Kementerian Luar Negeri.

Koordinator PPI Dunia periode 2025/2026, Andika Ibrahim Nasution, mengatakan Indonesia sebagai negara yang lahir dari perjuangan melawan kolonialisme tidak boleh terjebak dalam agenda geopolitik yang berpotensi merugikan kedaulatan bangsa.

“Indonesia adalah negara yang lahir dari perjuangan melawan kolonialisme, sehingga kita tidak boleh diam terhadap agresi militer yang melanggar hukum internasional demi menjaga hubungan politik personal,” kata Andika dalam keterangan tertulis, diterima redaksi Javasatu.com pada Selasa (10/3/2026).

PPI Dunia juga menyoroti keputusan pemerintah yang dinilai kontroversial, termasuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) serta kesepakatan perdagangan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang dianggap tidak seimbang.

Menurut organisasi tersebut, kebijakan tersebut berpotensi menggadaikan kedaulatan ekonomi Indonesia sekaligus melemahkan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi Indonesia.

Selain itu, PPI Dunia menilai langkah tersebut dapat memicu reaksi negatif di dalam negeri, terutama karena masyarakat Indonesia selama ini dikenal memiliki dukungan kuat terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam pernyataannya, PPI Dunia juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam setiap pengambilan keputusan strategis terkait kebijakan luar negeri.

“Keputusan politik luar negeri harus mencerminkan kepentingan bangsa, bukan sekadar subordinasi terhadap kepentingan geopolitik negara lain,” ujar Andika.

BacaJuga :

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

8.389 Pekerja Kena PHK Awal 2026, Praktisi Soroti Pentingnya Perlindungan Finansial Keluarga

Melalui pernyataan sikap tersebut, PPI Dunia mendesak pemerintah untuk menunda status keanggotaan Indonesia dalam BoP serta membuka ruang diskusi publik yang lebih luas terkait arah kebijakan luar negeri.

Logo PPI Dunia

Selain itu, organisasi ini juga meminta pemerintah meninjau kembali perjanjian perdagangan ART yang dinilai bermasalah, bahkan disebut telah dianulir oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat.

PPI Dunia juga mendorong Menteri Luar Negeri Sugiono untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas diplomasi Indonesia agar kebijakan luar negeri kembali berjalan sesuai prinsip konstitusi dan kepentingan nasional. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: PemerintahPerhimpunan Pelajar Indonesia DuniaPPI Dunia

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkot Malang Siap Terapkan Manajemen Talenta, Tinggal Tunggu Restu BKN

Mutasi ASN di Kota Malang Tertunda, Menunggu Penerapan Manajemen Talenta

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

8.389 Pekerja Kena PHK Awal 2026, Praktisi Soroti Pentingnya Perlindungan Finansial Keluarga

Sam HC Jelajah Bumi Naik Motor, Dimulai dari Malang, Target 14 Negara

Aset Korupsi CPO Disisir, Rumah di Kota Malang Disegel Kejagung

Emaskot Yakin Menteri LH Jumhur Hidayat Tuntaskan Krisis Sampah Bantargebang

Amankan May Day 2026, Polres Gresik Matangkan Strategi Lewat TFG

Aksi Curanmor di Batu Gagal, Pelaku Kepergok Warga saat Beraksi

Mobil Listrik di Perlintasan Kereta, Pakar: Ini Kegagalan Sistem Transportasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Aksi Curanmor di Batu Gagal, Pelaku Kepergok Warga saat Beraksi

Sam HC Jelajah Bumi Naik Motor, Dimulai dari Malang, Target 14 Negara

Miris di Malang, Orang Tua Eksploitasi Anak untuk Mengamen

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Emaskot Yakin Menteri LH Jumhur Hidayat Tuntaskan Krisis Sampah Bantargebang

BERITA LAINNYA

Pemkot Malang Siap Terapkan Manajemen Talenta, Tinggal Tunggu Restu BKN

Mutasi ASN di Kota Malang Tertunda, Menunggu Penerapan Manajemen Talenta

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

8.389 Pekerja Kena PHK Awal 2026, Praktisi Soroti Pentingnya Perlindungan Finansial Keluarga

Sam HC Jelajah Bumi Naik Motor, Dimulai dari Malang, Target 14 Negara

Aset Korupsi CPO Disisir, Rumah di Kota Malang Disegel Kejagung

Emaskot Yakin Menteri LH Jumhur Hidayat Tuntaskan Krisis Sampah Bantargebang

Amankan May Day 2026, Polres Gresik Matangkan Strategi Lewat TFG

Aksi Curanmor di Batu Gagal, Pelaku Kepergok Warga saat Beraksi

Mobil Listrik di Perlintasan Kereta, Pakar: Ini Kegagalan Sistem Transportasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved