email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Beeswax Rilis Album Self-Titled 2026, Rayakan 12 Tahun Perjalanan Musik

by Redaksi Javasatu
10 April 2026

JAVASATU.COM- Trio emo asal Malang, Beeswax, merilis album penuh bertajuk Beeswax pada 10 April 2026 sebagai penanda 12 tahun perjalanan mereka di industri musik. Album ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus evolusi musikal dan personal para personelnya.

Credit: Ahyas Budi

“Album Beeswax ini kami hadirkan untuk mengingatkan kembali pada kami terutama kenapa dan bagaimana Beeswax lahir, di mana nggak terasa kami sudah berjalan 12 tahun,” ujar Bagas Yudhiswa, Jumat (10/4/2026).

Album self-titled ini memuat 16 lagu yang merupakan aransemen ulang dari karya-karya awal mereka, seperti EP First Step dan LP Growing Up Late. Lagu-lagu tersebut ditulis ulang dengan pendekatan yang lebih matang, mencerminkan perkembangan emosi dan pengalaman para personel.

“Pendekatan di album ini lebih ke bagaimana kami memahami kembali karya lama dengan perspektif yang lebih dewasa,” imbuh Bagas.

Rangkaian perilisan album diawali dengan single “THE BRIDGE OF THE EMPTYNESS” pada Februari 2026, disusul “TAKE ME HOME” pada Maret 2026. Puncaknya, lagu “THE MOST PATHETIC ONE ON PLANET” dirilis bersamaan dengan peluncuran album.

“Lagu ini mencoba menggambarkan dilema saat melihat orang terdekat mengalami kesulitan, tanpa bisa berbuat banyak,” jelas Bagas.

Dalam lagu tersebut, Beeswax menggandeng Alditsa Decca Nugraha atau Dochi Sadega dari Pee Wee Gaskins. Kolaborasi ini disebut lahir dari kedekatan emosional serta kesamaan selera musik emo.

“Dochi punya kedekatan emosional dengan genre ini, jadi kolaborasinya terasa sangat natural,” kata Bagas.

Proses produksi album berlangsung selama tiga bulan dan dikerjakan secara mandiri oleh seluruh personel. Rekaman dilakukan di beberapa studio di Surabaya dan Malang, dengan seluruh aspek produksi ditangani internal band.

“Kami menghabiskan total waktu selama 3 bulan untuk produksi album ini. Ada kendala jarak dan waktu, tapi kami jalani dengan prinsip alon-alon asal kelakon,” tutur R. Yanuar Ade Laksono.

Ke depan, Beeswax mengaku belum memiliki rencana besar pasca perilisan album. Mereka hanya berharap dapat terus berkarya dengan dukungan penggemar.

BacaJuga :

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Band Emo Asal Sidoarjo Decemberism Rilis “A Summer Bluer”, tentang Perpisahan

“Untuk rencana setelah album ini, kami mohon kepada teman-teman fans, doain aja. Tour boleh, single boleh, pokok doa-nya aja,” tutup Yanuar.

Sebagai informasi, Beeswax merupakan salah satu pionir skena midwest emo di Jawa Timur yang telah aktif sejak 2014. Album ini menjadi jembatan antara karya lama dan fase baru mereka, sekaligus mempertegas eksistensi di kancah musik independen Indonesia. (nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: BandBeeswaxmusikMusisiPenyanyi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Eksekusi Swalayan Dinoyo Malang, PN Kosongkan Aset Lelang, Putusan Inkrah

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

BERITA LAINNYA

450 Atlet Muda Ramaikan Kejurnas Taekwondo 2026 di Samarinda

Nasky: Menteri Imipas Lindungi Jemaah Haji dari Praktik Ilegal sesuai Asta Cita Presiden

Polda Jateng Tangkap Bandar Narkoba di Demak

Polresta Banyumas Tangkap Pengedar Sabu “Tempel”, 36,64 Gram Diamankan

NasDem Jatim Tutup Bimtek DPRD 2026, 147 Anggota Digembleng Politik Anggaran

Ketum PBTI Lantik Pengurus Taekwondo Kaltim, Targetkan Prestasi Dunia

Band Asal Malang One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Kisah Kehilangan di Masa Tersulit

TMMD 128 di Mimika, Kampung Keakwa Jadi Prioritas Pembangunan

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d