JAVASATU.COM- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, yang akrab disapa Mbak Wali menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada 276 Aparatur Sipil Negara (ASN) periode 1 April 2026 dalam Apel Pagi di Halaman Balai Kota, Senin (13/4/2026). Kenaikan pangkat tersebut terdiri dari 29 ASN golongan II, 208 golongan III, dan 39 golongan IV.

Dalam arahannya, Mbak Wali menegaskan kenaikan pangkat harus menjadi pemicu peningkatan kinerja dan semangat belajar ASN.
“Saya sampaikan selamat kepada Bapak Ibu yang menerima kenaikan pangkat. Tetap harus punya kemauan belajar dan jangan pernah merasa puas,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan publik sebagai kunci kemajuan daerah. Menurutnya, tanpa inovasi, kinerja birokrasi akan stagnan dan tidak mampu menjawab tantangan yang terus berkembang.
“Tanpa inovasi kita akan stagnan. Setiap hari kita dituntut menyelesaikan masalah, jadi harus terus berpikir dan menghadirkan pembaruan. Saya harap kenaikan pangkat ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Mbak Wali juga menyinggung penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemkot Kediri yang mulai diberlakukan pekan tersebut, menyesuaikan arahan pemerintah pusat dan provinsi di tengah dinamika global.
“Kebijakan WFH mulai berlaku minggu ini dengan skema 60 persen Work From Office dan 40 persen WFH. Namun untuk pejabat eselon II, camat, lurah, tenaga kesehatan, guru, dan pelayanan publik tetap WFO,” jelasnya.
Ia mengingatkan ASN yang menjalankan WFH agar tetap disiplin dan profesional dalam bekerja, termasuk memenuhi target kinerja dan absensi harian.
“WFH bukan untuk berlibur. Tetap ada absensi pagi, siang, dan sore, serta target kerja dari atasan yang harus dipenuhi,” ujarnya.
Selain itu, Vinanda juga mendorong ASN untuk menerapkan pola hidup hemat energi, termasuk menggunakan transportasi ramah lingkungan serta efisiensi penggunaan listrik di kantor.
“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal. Jangan sampai kebijakan WFH menjadi alasan untuk tidak bekerja secara profesional,” pungkasnya. (kur/nuh)