email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dai Malang Soroti Dugaan Pelecehan Pati: “Agama Harus Jadi Pelindung, Bukan Tameng Kejahatan”

by Syaiful Arif
6 Mei 2026

JAVASATU.COM- Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pendiri pesantren di Pati terhadap puluhan santri menuai perhatian luas dari berbagai kalangan. Menyikapi hal ini, Dai asal Malang, Ery Santika, S.ST., M.Ag., angkat bicara dengan memberikan pandangan dan pencerahan bagi masyarakat.

Dai asal Malang, Ery Santika, S.ST., M.Ag. (Foto: Javasatu.com)

Dalam keterangannya, Ery menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum refleksi bersama, terutama dalam memahami posisi agama dan figur keagamaan di tengah masyarakat.

“Kita perlu membedakan antara kesalehan yang tampak secara simbolik dengan integritas moral yang sesungguhnya. Simbol keagamaan tentu patut dihormati, namun tidak serta-merta menjadikan seseorang terbebas dari kemungkinan melakukan penyimpangan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, fenomena ini mencerminkan adanya kecenderungan sebagian masyarakat yang memberikan kepercayaan sangat besar terhadap ketokohan, namun belum diimbangi dengan mekanisme kontrol yang proporsional. Kondisi tersebut, jika tidak dikelola dengan bijak, berpotensi membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kewenangan.

Ery menambahkan bahwa dalam ajaran Islam tidak dikenal konsep manusia yang sepenuhnya terbebas dari kesalahan. Setiap individu memiliki kemungkinan untuk keliru, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap kritis yang santun serta melakukan tabayyun (klarifikasi) sebelum mengambil kesimpulan. Sikap ini bukan untuk merendahkan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai kebaikan dan keadilan.

Menambahkan pandangannya, Ery juga mengingatkan “Pesantren adalah tempat mulia untuk menuntut ilmu. Jangan sampai ternoda oleh ulah segelintir oknum. Justru kita harus menjaga marwahnya”

Kasus di Pati ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus dijaga dengan tanggung jawab besar. Ery berharap masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap dunia pendidikan Islam, namun tetap bersikap rasional dan tidak menutup mata terhadap realitas.

BacaJuga :

Pemkot Malang Luncurkan 66 Angkutan Pelajar Gratis, Layani 15 Rute

Pikap Bawa 439 Botol Arak Bali Melintas di Gresik, Polisi Bertindak

Ia berharap kasus ini dapat menjadi momentum refleksi bagi semua pihak untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi sistem, budaya, maupun cara pandang terhadap otoritas keagamaan.

“Kita tentu ingin agama tetap menjadi sumber nilai dan penerang kehidupan. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga agar kepercayaan yang ada tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu,” pungkas Da’i lulusan magister UIN Malang ini. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Da'iKota MalangPelecehan Seksual

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkot Malang Luncurkan 66 Angkutan Pelajar Gratis, Layani 15 Rute

Irigasi Diperbaiki, Petani Ujungjaya Sumedang Targetkan Tiga Kali Panen, Berharap Air Lancar

Pikap Bawa 439 Botol Arak Bali Melintas di Gresik, Polisi Bertindak

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Pesan Damai Gus Thoriq dari Tongkat Zaitun

Mulai 1 September, Penerbangan TransNusa Singapura Beroperasi di Changi Terminal 4

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Penutupan KKN UMM, 4.780 Mahasiswa Pamerkan 120 Produk Inovasi

Pengamat: Penghargaan KSBSI Tegaskan Komitmen Kapolri pada Kesejahteraan Buruh

Dosen Polinema Kenalkan Alat Pembelah Durian Karya Mahasiswa, 4 Buah per Menit

TBI Aice Naik Jadi 27,27%, Raih Top Brand 8 Tahun Beruntun

Prev Next

POPULER HARI INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Isu Skandal Wakil Bupati Sumedang Viral, KDM Bentuk Tim Investigasi

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Tambang Galian C dan Tambak Udang Modern Gresik Utara, Izin hingga Reklamasi Jadi Perhatian

BERITA LAINNYA

Pemkot Malang Luncurkan 66 Angkutan Pelajar Gratis, Layani 15 Rute

Irigasi Diperbaiki, Petani Ujungjaya Sumedang Targetkan Tiga Kali Panen, Berharap Air Lancar

Pikap Bawa 439 Botol Arak Bali Melintas di Gresik, Polisi Bertindak

Gus Kikin Jadi Ketum PBNU, Pesan Damai Gus Thoriq dari Tongkat Zaitun

Mulai 1 September, Penerbangan TransNusa Singapura Beroperasi di Changi Terminal 4

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Penutupan KKN UMM, 4.780 Mahasiswa Pamerkan 120 Produk Inovasi

Pengamat: Penghargaan KSBSI Tegaskan Komitmen Kapolri pada Kesejahteraan Buruh

Dosen Polinema Kenalkan Alat Pembelah Durian Karya Mahasiswa, 4 Buah per Menit

TBI Aice Naik Jadi 27,27%, Raih Top Brand 8 Tahun Beruntun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Massa Mahasiswa Apresiasi Hakim PN Jaksel

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved