email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 11 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Dai Malang Soroti Dugaan Pelecehan Pati: “Agama Harus Jadi Pelindung, Bukan Tameng Kejahatan”

by Syaiful Arif
6 Mei 2026

JAVASATU.COM- Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pendiri pesantren di Pati terhadap puluhan santri menuai perhatian luas dari berbagai kalangan. Menyikapi hal ini, Dai asal Malang, Ery Santika, S.ST., M.Ag., angkat bicara dengan memberikan pandangan dan pencerahan bagi masyarakat.

Dai asal Malang, Ery Santika, S.ST., M.Ag. (Foto: Javasatu.com)

Dalam keterangannya, Ery menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum refleksi bersama, terutama dalam memahami posisi agama dan figur keagamaan di tengah masyarakat.

“Kita perlu membedakan antara kesalehan yang tampak secara simbolik dengan integritas moral yang sesungguhnya. Simbol keagamaan tentu patut dihormati, namun tidak serta-merta menjadikan seseorang terbebas dari kemungkinan melakukan penyimpangan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, fenomena ini mencerminkan adanya kecenderungan sebagian masyarakat yang memberikan kepercayaan sangat besar terhadap ketokohan, namun belum diimbangi dengan mekanisme kontrol yang proporsional. Kondisi tersebut, jika tidak dikelola dengan bijak, berpotensi membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kewenangan.

Ery menambahkan bahwa dalam ajaran Islam tidak dikenal konsep manusia yang sepenuhnya terbebas dari kesalahan. Setiap individu memiliki kemungkinan untuk keliru, sehingga penting bagi masyarakat untuk tetap mengedepankan sikap kritis yang santun serta melakukan tabayyun (klarifikasi) sebelum mengambil kesimpulan. Sikap ini bukan untuk merendahkan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai kebaikan dan keadilan.

Menambahkan pandangannya, Ery juga mengingatkan “Pesantren adalah tempat mulia untuk menuntut ilmu. Jangan sampai ternoda oleh ulah segelintir oknum. Justru kita harus menjaga marwahnya”

Kasus di Pati ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus dijaga dengan tanggung jawab besar. Ery berharap masyarakat tidak kehilangan kepercayaan terhadap dunia pendidikan Islam, namun tetap bersikap rasional dan tidak menutup mata terhadap realitas.

BacaJuga :

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Ia berharap kasus ini dapat menjadi momentum refleksi bagi semua pihak untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi sistem, budaya, maupun cara pandang terhadap otoritas keagamaan.

“Kita tentu ingin agama tetap menjadi sumber nilai dan penerang kehidupan. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga agar kepercayaan yang ada tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu,” pungkas Da’i lulusan magister UIN Malang ini. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Da'iKota MalangPelecehan Seksual

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Relokasi Pasar Gadang Malang Berjalan Lancar, Pedagang Kompak Pindah

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Wapres Gibran Minta Dukungan Kiai untuk Program Presiden Prabowo di Jombang

Ahli Hukum Soroti PSU Banjararum Belum Diserahkan, Warga Dinilai Bisa Dirugikan

Warga Banjararum Asri, Estate dan View Malang Tagih PSU Fisik Tak Kunjung Rampung

MUI Gresik Ingatkan Daging Kurban Harus ASUH dan Higienis Jelang Iduladha

Kurangi Gadget, Wali Kota Malang Ajak Anak Main Permainan Tradisional

OPINI: Fiscal Space, Peluang dan Tantangan bagi Stabilitas Ekonomi

Dosen UM Tembus Forum Pendidikan Dunia, Soroti Ketangguhan Mental Siswa

OPINI: Evaluasi Transformasi Birokrasi Digital: Efektifkah Pelayanan Publik di Indonesia?

Polisi Gadungan Pemalak Warung di Gresik Ditangkap, Ngaku Anggota Polsek

OPINI: Faktor yang Memengaruhi Pengembangan Smart Office di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved