email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Gaya Elit, APBN Sulit

by Javasatu
6 Mei 2026
Ilustrasi by ai

OPINI

Gaya Elit, APBN Sulit, Mempertanyakan Logika Belanja Negara yang Terus Terbuang

Oleh: Kafka Willian Rachmanda – Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Untag Banyuwangi
(Artikel ini untuk tugas perkuliahan)

Belanja negara pada dasarnya adalah instrumen penting dalam menjaga roda pemerintahan tetap berjalan. Ia menopang operasional, meningkatkan efisiensi kerja, serta memastikan layanan publik tetap tersedia. Namun, ketika belanja dilakukan tanpa arah yang jelas, ia justru berubah menjadi beban, bahkan ancaman, bagi keuangan negara.

Belakangan, publik dibuat gelisah oleh sorotan terhadap belanja operasional Badan Gizi Nasional (BGN) yang mencapai Rp6,31 triliun. Angka ini bukan sekadar besar, tetapi memunculkan pertanyaan mendasar: apakah pengeluaran tersebut benar-benar tepat sasaran, atau justru menjadi simbol pemborosan anggaran negara?

Belanja Fantastis, Dampak Minim

Sorotan publik bukan tanpa alasan. Sejumlah pengadaan barang dan jasa di BGN dinilai janggal karena harganya jauh di atas standar pasar. Daftar belanja mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari gadget elektronik hingga perlengkapan sandang seperti pakaian dinas, sepatu, topi, hingga ransel, dengan nilai yang fantastis.

Lebih mencolok lagi, alokasi anggaran menunjukkan prioritas yang dipertanyakan. Belanja sandang saja mencapai Rp622 miliar, sementara pengadaan sepeda menembus Rp1,2 triliun dengan harga satuan mencapai Rp49 juta. Bahkan, item sederhana seperti semir sepatu dan handuk turut menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah.

Postur belanja semacam ini mencerminkan pola konsumtif yang berjarak dari mandat utama lembaga, yakni pemenuhan gizi nasional. Alih-alih fokus pada substansi, anggaran justru terserap pada aspek-aspek yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

Menguji Kualitas Belanja Negara

Dalam perspektif Public Financial Management, kualitas belanja (quality of spending) tidak diukur dari seberapa besar anggaran yang dikeluarkan, melainkan seberapa besar dampak yang dihasilkan.

Ada beberapa prinsip mendasar yang seharusnya menjadi pijakan:

Berorientasi pada kinerja.
Belanja harus selaras dengan tujuan utama lembaga. Pengeluaran untuk operasional memang penting, tetapi tidak boleh menggeser fokus dari mandat inti institusi.

Indikator kinerja yang jelas.
Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memiliki keterkaitan langsung dengan target kinerja. Tanpa indikator yang terukur, anggaran rawan menjadi alat pemborosan terselubung.

Penetapan prioritas strategis.
Dalam kondisi fiskal yang terbatas, pemerintah dituntut berani memangkas belanja non-esensial. Namun, pengadaan sepeda bernilai triliunan justru menunjukkan kegagalan dalam menentukan prioritas.

Pengendalian dan evaluasi.
Fungsi audit seharusnya mampu mencegah inefisiensi sejak awal. Lolosnya belanja item kecil bernilai miliaran menjadi sinyal lemahnya pengawasan internal.

Efisiensi dan efektivitas (value for money).
Setiap anggaran harus menghasilkan manfaat nyata. Ketika ratusan miliar rupiah dialokasikan untuk sandang tanpa dampak langsung terhadap penurunan stunting, maka prinsip ini jelas dilanggar.

BacaJuga :

OPINI: Smart Kampung Banyuwangi dan Transformasi Pelayanan Publik

OPINI: Pelayanan Publik Unggul Berawal dari Integrasi Tata Kelola dan Digitalisasi

Antara Kepentingan Publik dan Gaya Birokrasi

Kasus ini memperlihatkan paradoks yang ironis. Lembaga yang seharusnya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat justru terjebak dalam belanja fasilitas birokrasi yang berlebihan.

Padahal, di tengah tekanan fiskal dan keterbatasan APBN, setiap rupiah seharusnya difokuskan pada kebutuhan mendesak, seperti pemenuhan gizi anak, penanganan stunting, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Ketika “keinginan” birokrasi lebih diutamakan daripada “kebutuhan” masyarakat, maka yang terjadi adalah distorsi kebijakan. Anggaran negara tidak lagi menjadi alat kesejahteraan, melainkan sekadar penopang gaya hidup institusional.

Ancaman Nyata bagi Stabilitas Fiskal

Pemborosan anggaran bukan hanya soal etika pengelolaan keuangan, tetapi juga menyangkut masa depan ekonomi negara. Jika praktik belanja yang tidak terarah terus dibiarkan, maka dampaknya akan sistemik: cadangan fiskal menipis, ketergantungan pada utang meningkat, dan ruang kebijakan semakin sempit.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah berisiko kehilangan kemampuan untuk merespons krisis ekonomi secara cepat dan efektif. Beban akhirnya akan kembali kepada masyarakat—baik melalui pajak yang meningkat maupun berkurangnya kualitas layanan publik.

Penutup: Saatnya Kembali ke Akal Sehat Anggaran

Kasus belanja BGN menjadi pengingat bahwa reformasi keuangan negara belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Birokrasi seharusnya menjadi lebih lincah, efisien, dan berorientasi pada hasil, bukan justru semakin gemuk dengan belanja yang tidak relevan.

Pengawasan yang ketat, transparansi anggaran, dan keberanian menetapkan prioritas harus menjadi fondasi utama. Setiap rupiah yang berasal dari pajak rakyat harus kembali dalam bentuk manfaat yang nyata.

Sudah saatnya belanja negara kembali pada akal sehatnya: bukan untuk gaya, melainkan untuk kesejahteraan. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: OpiniUntag Banyuwangi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Bakorwil Malang Gandeng PWI Jatim Perkuat Narasi Malang Raya Megapolitan

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

HMD Gemas Wonosobo Siapkan Aksi Damai Dukung Program MBG, Soroti Kebijakan Baru BGN

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Artmeru Gallery Buka Pameran Perdana di Kota Malang, Tampilkan 22 Perupa Nasional

BERITA LAINNYA

Bakorwil Malang Gandeng PWI Jatim Perkuat Narasi Malang Raya Megapolitan

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved