email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Menghidupkan Spirit KAA 1955: Rektor UM Dorong Deklarasi Iptek untuk Negara Selatan

by Julian Sukrisna
6 Mei 2026

JAVASATU.COM- Bayang-bayang sejarah besar tahun 1955 seolah kembali hadir di lantai 9 Graha Rektorat Universitas Negeri Malang (UM), Rabu (6/5/2026).

Jika tujuh dekade silam para pemimpin bangsa berkumpul di Bandung untuk memutus rantai kolonialisme politik, kini semangat yang sama ditiupkan kembali melalui senjata baru: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek).

Agenda AFRASIA Programme Validation yang mempertemukan delegasi Indonesia, Malaysia, Afrika Selatan, dan Tanzania ini bukan sekadar pertemuan akademik biasa.

Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. membuka kegiatan AFRASIA. (Foto: Julian Sukrisna/Javasatu.com)

Di mata Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., forum ini adalah upaya konkret menerjemahkan cita-cita luhur Konferensi Asia Afrika (KAA) ke dalam konteks abad ke-21.

“Ini yang sebenarnya sedang kita lakukan, menerjemahkan bagaimana Konferensi Asia Afrika yang selama ini ditafsirkan sebagai deklarasi politik, menjadi sebuah deklarasi Iptek,” tutur Prof. Hariyono.

Ia teringat pidato ikonik Bung Karno di hadapan delegasi Asia-Afrika puluhan tahun silam. Sang Proklamator mengingatkan bahwa negara Selatan sulit setara dengan negara Utara jika terus tertinggal dalam teknologi.

Bung Karno bahkan menyoroti penguasaan nuklir yang saat itu hanya didominasi kekuatan Barat. Saat itu, hanya India dan Pakistan dari kelompok Selatan yang mulai bisa memanfaatkannya.

“Bung Karno menyatakan kita tidak akan mungkin bisa setara kalau tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambah Prof. Hariyono.

BacaJuga :

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

UB Kembangkan Batik Pesantren di Kota Batu, Dorong Ekonomi Kreatif Santri

Kesadaran itulah yang mendasari lahirnya AFRASIA. Menurut Prof. Hariyono, hubungan antar negara Selatan-Selatan selama ini masih relatif lemah dan cenderung bergantung pada negara maju.

Padahal, negara-negara pascakolonial memiliki akar permasalahan dan potensi yang serupa. Melalui kolaborasi bersama ISTIC-UNESCO, riset kini merambah dari sains murni hingga sosial humaniora.

Harapannya, kerja sama ini tidak hanya menghasilkan jurnal di rak perpustakaan, tetapi mampu memperbaiki posisi tawar Indonesia di peta geoekonomi dan geopolitik global.

“Kalau kerja sama Asia-Afrika ini di bidang Iptek berkembang, ekonomi juga ikut berkembang, maka dampaknya bagi geopolitik kita akan semakin baik lagi,” pungkasnya. (jup)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: pendidikanumUniversitas Negeri Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Komunitas Senior Se-Ide Bagikan Paket Buah dan Minuman untuk Pekerja Jalanan Jakarta

Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Pemprov Jatim, Bakorwil Beri Apresiasi

BAZNAS Majalengka Siapkan 120 Mustahik Jadi Tenaga Kerja

Analis: Respons Sigap Kapolri Tangani Bencana Perkuat Kepercayaan Publik

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Langkah Antisipasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Komunitas Senior Se-Ide Bagikan Paket Buah dan Minuman untuk Pekerja Jalanan Jakarta

Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Pemprov Jatim, Bakorwil Beri Apresiasi

BAZNAS Majalengka Siapkan 120 Mustahik Jadi Tenaga Kerja

Analis: Respons Sigap Kapolri Tangani Bencana Perkuat Kepercayaan Publik

Dispendukcapil Raih WBBM, Wali Kota Malang Wahyu Minta Pelayanan Terus Ditingkatkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BNPB Siapkan Langkah Antisipasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved