JAVASATU.COM- Suasana sejuk kawasan Pacet, Mojokerto, dimanfaatkan MTs Refah Islami untuk menggelar karantina hafalan Al-Qur’an bagi santri kelas IX. Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Ibadurrahman sebagai upaya intensif menjelang ujian tahfidh akhir.

Program yang berlangsung selama satu pekan tersebut menjadi ruang khusus bagi para santri untuk fokus memperkuat hafalan tanpa distraksi lingkungan luar. Udara dingin khas pegunungan Pacet disebut mendukung ketenangan dan konsentrasi para penghafal Al-Qur’an.
Para santri menjalani agenda terstruktur mulai dari murajaah (pengulangan hafalan) hingga ziyadah (penambahan hafalan). Seluruh proses dilakukan secara disiplin dengan target penguatan kualitas hafalan sebelum menghadapi ujian akhir tahfidh di tingkat MTs.
Tidak hanya soal hafalan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter santri agar lebih sabar, tekun, dan istiqamah dalam menjaga Al-Qur’an. Lingkungan masjid yang jauh dari hiruk pikuk dinilai efektif menciptakan suasana “karantina” yang kondusif.
Kegiatan ini turut didampingi tiga muhafidh yang setiap hari menyimak hafalan santri, memberikan koreksi bacaan, serta melakukan evaluasi perkembangan secara berkala untuk memastikan standar bacaan tetap terjaga.
“Semoga setiap ayat yang dihafal menjadi cahaya bagi para santri, keberkahan bagi keluarga, dan kemuliaan bagi umat,” ujar Mudir Pondok Pesantren Refah Islami KH Farid Dhofir, Lc, M.Si, Jumat (8/5/2026). (bas/nuh)