JAVASATU.COM- Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, memberikan catatan tegas terkait rencana pembangunan Jalan Pasar Gadang yang akan dimulai awal Juni mendatang.
Usai melakukan sidak bersama Dinas PUPR-PKP Kota Malang, Arief menilai persiapan lahan di lapangan belum sepenuhnya siap untuk disentuh alat berat.
“Justru menurut saya persiapan di pasar ini belum sempurna, masih banyak orang kerja, masih banyak tambal sulam di sana-sini,” ujar Arief, Kamis (07/05/2026).

Politisi senior ini menyoroti masih adanya lapak pedagang yang berdiri di jalur utama pembangunan. Padahal, proses lelang saat ini tengah berjalan.
Ia mendesak agar koordinasi lintas dinas segera diperkuat untuk menuntaskan pembersihan lahan sebelum jadwal pengerjaan fisik dimulai.
“Kalo dari Dinas PU memang nunggu ini selesai semua baru kerja. Kalo masih ada beberapa kendala, saya yakin itu tidak bisa dikerjakan,” tegasnya.
Arief juga mengingatkan adanya risiko besar jika pembongkaran lapak terus tertunda, terutama terkait sumber pendanaan proyek tersebut.
“Kasihan di PUPR kalau itu enggak segera terbongkar, maka pelaksanaannya molor dan itu berisiko dengan pemberi dana, yaitu pusat dengan DAK (Dana Alokasi Khusus) jalan,” imbuh Arief.
Berdasarkan informasi di lapangan, pembongkaran sisi barat baru dijanjikan akan dilakukan pada Senin pekan depan.
Arief menekankan agar target tersebut ditepati agar proyek jalan yang melintasi kawasan Jembatan Gadang hingga Flyover ini berjalan sesuai rencana.
“Ini yang seharusnya segera diselesaikan. Sehingga ketika pedagang masuk (relokasi), kondisinya sudah betul-betul siap,” pungkasnya. (jup)