email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

by Javasatu
15 Mei 2026
ilustrasi ai

OPINI

Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

Oleh: Wiyono – Pengamat Sosial Kota Batu

Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh isu yang menyebut Kota Batu rawan aksi pembegalan. Narasi tersebut berkembang cepat dan memunculkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol).

Sebagai pengamat sosial yang mengikuti dinamika Kota Batu, saya merasa prihatin terhadap informasi yang sumber dan kebenarannya belum jelas. Narasi liar semacam ini berpotensi merusak citra Kota Batu sebagai kota wisata yang aman, nyaman, dan kondusif.

Menelusuri Fakta di Lapangan

Jika ditelusuri, ada dua klaster informasi yang ramai beredar di media sosial.

Pertama, isu dugaan pembegalan di kawasan Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo, tepatnya di jalan masuk sisi utara Balitjestro. Dalam kabar yang beredar disebutkan seorang pengemudi ojol dihadang tiga pelaku dan sepeda motornya dirampas.

Kedua, informasi yang beredar di grup Facebook Gojek Malang Raya. Disebutkan seorang driver ojol dihadang tiga pelaku bersenjata tajam usai mengantar pesanan. Lokasi kejadian disebut berada di belakang Jatim Park 3 (JTP 3), Gang Punden Beji tembusan Puri Indah.

Namun perlu diluruskan secara geografis, area belakang JTP 3 masuk wilayah Dusun Rejoso, Kecamatan Junrejo, bukan Puri Indah.

Setelah melakukan penelusuran langsung di dua lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara (TKP), fakta di lapangan justru berbeda. Tidak ditemukan saksi mata maupun korban riil dari dugaan aksi pembegalan tersebut. Warga sekitar rata-rata hanya mengaku mengetahui informasi itu dari media sosial.

Pihak Polres Batu saat dikonfirmasi juga menegaskan tidak ada laporan resmi terkait dugaan pembegalan tersebut. Secara logika hukum, apabila tindak kriminal benar-benar terjadi, korban semestinya melapor dan aparat kepolisian akan segera melakukan tindakan.

Faktanya, hingga saat ini tidak ada laporan yang dapat dijadikan dasar penanganan hukum. Dengan demikian, informasi yang beredar belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Wiyono, Pengamat Sosial Kota Batu. (Foto: Dok Pribadi/Ist)

Belajar dari Kasus Rekayasa Sebelumnya

Fenomena isu begal di Kota Batu sebenarnya bukan hal baru. Masyarakat perlu mengingat kembali kasus yang pernah terjadi di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, beberapa tahun lalu.

Saat itu, seorang warga melapor ke Polsek Junrejo dengan mengaku menjadi korban pembegalan. Ia menyebut kehilangan laptop, tas, dan sepeda motor.

Namun setelah dilakukan penyelidikan mendalam, polisi menemukan bahwa laporan tersebut hanyalah rekayasa. Pelapor sengaja membuat skenario pembegalan untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, pelapor justru ditangkap dan diproses hukum karena memberikan laporan palsu.

Melihat rekam jejak kasus tersebut, isu pembegalan yang kini ramai di media sosial patut dicermati secara hati-hati. Bukan tidak mungkin ada pihak tertentu yang sengaja membangun opini bahwa Kota Batu tidak aman.

BacaJuga :

OPINI REDAKSI: Ketegasan Umar bin Khattab dan Pembebasan Martabat Manusia (Sesi 4 – Selesai)

OPINI REDAKSI: Hifdzul ‘Aql dan Dekonstruksi ‘Manfaat Palsu’ Alkohol (Seri 3)

Kota Batu Tetap Aman dan Kondusif

Sebagai pengamat sosial, saya meyakini Kota Batu hingga saat ini tetap aman dan kondusif, baik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Karena itu, masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, diimbau untuk tidak mudah panik dan terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Di era digital saat ini, masyarakat dituntut lebih kritis dalam menerima informasi.

Prinsip “saring sebelum sharing” harus benar-benar diterapkan. Jangan langsung mempercayai dan menyebarkan kabar yang belum jelas sumber maupun faktanya tanpa pendalaman yang matang.

Kota Batu selama ini dikenal sebagai kota wisata yang aman dan nyaman. Citra tersebut harus dijaga bersama dengan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks yang belum tentu benar. (*)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Opini

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Costive feat Amanda Putri Drizzly Rilis “Soft Luck”, Bernuansa Emosional

Wabup Malang Sebut Pesantren Benteng Moral dan Karakter

Outlier Asal Samarinda Rilis EP This Love Hurts, Dari Luka Jadi Karya

Rekam Jejak Teruji, Analis: Kapolda Metro Jaya Asep Edi Layak Naik Pangkat Komjen

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Gresik, 23 Paket Disita Polisi

Jescara Terlibat Total di Single ‘Berbalik Arah’, dari Lirik hingga Aransemen

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

Dugaan Penyelewengan Program Bongkar Ratoon Tebu di Malang Disorot DPRD

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

BERITA LAINNYA

Leo A Permana Dilantik Jadi Ketua IKADIN Jatim, Fokus Bela Kaum Marginal

OPINI: Kota Batu Aman dari Begal: “Jangan Mudah Terprovokasi Hoaks Media Sosial”

“Coba Lagi” Kidunghara Lahir dari Ide Saat Naik Motor

PWI Malang Raya soal Film Pesta Babi: Demokrasi Butuh Kedewasaan Berpikir

Costive feat Amanda Putri Drizzly Rilis “Soft Luck”, Bernuansa Emosional

Wabup Malang Sebut Pesantren Benteng Moral dan Karakter

Outlier Asal Samarinda Rilis EP This Love Hurts, Dari Luka Jadi Karya

Rekam Jejak Teruji, Analis: Kapolda Metro Jaya Asep Edi Layak Naik Pangkat Komjen

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Gresik, 23 Paket Disita Polisi

Jescara Terlibat Total di Single ‘Berbalik Arah’, dari Lirik hingga Aransemen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

DPRD Soroti Izin Toko Minol di Malang, Pemkot Diminta Tak Berlindung di Balik OSS

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Relokasi Pasar Gadang Malang, Pedagang Akui Omzet Sempat Turun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved