Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Kepala Lapasila UM Tekankan Pentingnya Kapasitas Diplomasi Indonesia di Kancah Global

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
22 Mei 2026

JAVASATU.COM- Menanggapi memanasnya dinamika geopolitik dunia akibat konflik Amerika Serikat dan Iran, Indonesia didesak untuk terus mempertahankan posisi strategisnya. Konsistensi dalam memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga perdamaian dunia.

Kepala Lapasila UM Tekankan Pentingnya Kapasitas Diplomasi Indonesia di Kancah Global

Kepala Komite Laboratorium Pancasila (Lapasila) Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Akhirul Aminulloh, menekankan pentingnya posisi tersebut agar Indonesia tidak terjebak dalam kepentingan kelompok tertentu. Penegasan ini disampaikan dalam wawancara resmi, Jumat (22/05/26).

“Indonesia sejak awal memiliki tradisi untuk mendorong perdamaian dan menjaga posisi yang tidak terjebak pada kepentingan blok tertentu,” jelas Akhirul.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, jalur diplomasi tetap menjadi instrumen paling rasional untuk menekan eskalasi konflik di kancah internasional. Keterlibatan berbagai negara dalam mendorong mediasi dan ruang dialog terbuka diyakini mampu membuka peluang penyelesaian yang jauh lebih konstruktif dibandingkan pendekatan konfrontatif.

“Semakin banyak pihak yang mendorong ruang dialog, maka semakin besar peluang untuk mencapai penyelesaian damai,” ujarnya.

Tantangan terbesar bagi Indonesia ke depan bukan sekadar mempertahankan prinsip bebas aktif yang sudah lama dipegang teguh. Indonesia juga dituntut memperkuat kapasitas diplomasi agar mampu mengambil peran yang jauh lebih aktif dalam merespons berbagai isu global. (jup)

Tags: Bebas AktifDiplomasi IndonesiaHubungan InternasionalLapasila UMPolitik Luar NegeriUniversitas Negeri Malang
Previous Post

Kades Banjararum Minta PSU Segera Tuntas Demi Warga Perumahan

Next Post

Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

Related Posts

Wali Kota Malang Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
Berita

Wali Kota Malang Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

25 Oktober 2026
BRI Tegaskan Zero Tolerance Fraud dalam Kasus KUR Fiktif Kepanjen
Berita

BRI Tegaskan Zero Tolerance Fraud dalam Kasus KUR Fiktif Kepanjen

25 Oktober 2026
Haul Ponpes Bumi Aswaja Gresik, JRA Gelar Pengobatan Gratis
Berita

Haul Ponpes Bumi Aswaja Gresik, JRA Gelar Pengobatan Gratis

25 Oktober 2026
Gus Salam Kumpulkan Alumni Ponpes Denanyar di Gresik, Perkuat Silaturahmi
Berita

Gus Salam Kumpulkan Alumni Ponpes Denanyar di Gresik, Perkuat Silaturahmi

25 Oktober 2026
PKL Sumberbrantas Batu Bentuk Paguyuban Berbadan Hukum
Berita

PKL Sumberbrantas Batu Bentuk Paguyuban Berbadan Hukum

25 Oktober 2026
Safari Subuh, Kapolres Gresik Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol
Berita

Safari Subuh, Kapolres Gresik Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol

25 Oktober 2026
Next Post
Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

Program Ratoon Tebu 2026 Kabupaten Malang, Penyuluh Diawasi Ketat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com