JAVASATU.COM- Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Dapil 6, Syaiful Rosyid memastikan siap mengawal proses penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Perumahan Banjararum Asri, Estate desa Banjararum dan Perumahan Banjararum View desa Watugede di wilayah Kecamatan Singosari hingga tuntas. Pengawalan tersebut dilakukan menyusul aspirasi warga yang meminta percepatan penyelesaian PSU di kawasan perumahan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Syaiful Rosyid saat meninjau kondisi lapangan bersama warga dan pemerintah desa pada Jumat (22/5/2026). Menurutnya, proses penyerahan PSU membutuhkan koordinasi lintas pihak agar hak-hak warga perumahan dapat segera terpenuhi.
“PSU Banjararum ini membutuhkan proses panjang dan harus dikawal bersama. Tapi yang penting harus ada timeline, evaluasi, dan komunikasi yang intens agar prosesnya tidak berhenti di tengah jalan,” ujar ustaz Rosyid, begitu Politisi PKS Kabupaten Malang ini kerap disapa.
Ia menjelaskan, penanganan PSU tidak hanya melibatkan Dinas Cipta Karya sebagai leading sector, tetapi juga sejumlah OPD lain seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PU SDA, Binamarga, pemerintah desa, kecamatan, hingga pihak pengembang.
Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki semangat yang sama agar fasilitas umum dan fasilitas sosial di kawasan perumahan dapat segera diserahkan dan dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
“Yang paling berkepentingan tentu warga perumahan. Karena itu semua pihak harus bergandengan tangan agar hak masyarakat terkait pembangunan dan fasilitas bisa segera dirasakan,” katanya.
Ustaz Rosyid juga menegaskan DPRD Kabupaten Malang akan menjalankan fungsi pengawasan dengan terus membangun koordinasi bersama dinas terkait. Ia memastikan pengawalan PSU Banjararum dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Insya Allah kami siap mengawal sampai tuntas. Nanti ada target dan tahapan supaya warga bisa mengetahui perkembangan prosesnya secara jelas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawalan tidak hanya dilakukan secara pribadi, tetapi juga akan melibatkan anggota DPRD lain, khususnya Komisi III yang membidangi pembangunan di Kabupaten Malang.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Cipta Karya dan pihak terkait lainnya. Kalau semakin banyak yang ikut mengawal, tentu prosesnya bisa lebih cepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banjararum, Za’fari mengatakan proses survei dan pendataan fasilitas umum (fasum) serta fasilitas sosial (fasos) masih berlangsung di bawah koordinasi Dinas Cipta Karya.
Ia berharap tahapan selanjutnya dapat segera dipercepat agar warga perumahan bisa menikmati pembangunan dan program desa secara maksimal.
“Harapan kami setelah proses survei selesai, tahapan berikutnya bisa segera berjalan. Supaya masyarakat di perumahan juga bisa menikmati pembangunan seperti warga lainnya,” kata Za’fari.
Pihak desa, lanjutnya, juga membantu proses pencarian dan komunikasi dengan pihak pengembang agar proses penyerahan PSU dapat berjalan lancar dan sesuai prosedur. (saf)