JAVASATU.COM- Perayaan Iduladha 1447 H di Universitas Negeri Malang (UM) tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan rutin. Aktivitas sosial ini diarahkan menjadi instrumen penguat karakter spiritual sekaligus kontribusi nyata terhadap target pembangunan berkelanjutan global atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Kepala UPT Laboratorium Pendidikan Agama (LPA) UM, Dr. Achmad Sultoni, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa budaya berbagi harus diinternalisasi agar kampus tidak sekadar menjadi menara gading pendidikan, tetapi juga pusat kepedulian sosial.

“Pelaksanaan kurban ini menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di lingkungan internal maupun eksternal UM,” ungkap Achmad Sultoni, Rabu (27/05/2026).
Selain mempererat harmonisasi hubungan antara kampus dan warga sekitar, aksi penyembelihan 6 ekor sapi dan 16 ekor kambing ini secara konkret mendukung tiga poin penting dalam SDGs. Kontribusi tersebut menyasar Poin 2 tentang Zero Hunger melalui distribusi daging untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat yang membutuhkan, serta Poin 3 mengenai Good Health and Well-being guna memastikan akses nutrisi yang baik bagi warga.

Aksi sosial ini juga memenuhi Poin 17 tentang Partnerships for the Goals. Melalui langkah distribusi tersebut, UM berhasil membangun kolaborasi sosial yang berkelanjutan antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat sipil.
Melalui integrasi nilai-nilai global ini, UM menargetkan output berupa penguatan solidaritas sosial yang dampaknya dapat dirasakan secara luas, nyata, dan berkelanjutan, baik di dalam maupun di luar ekosistem kampus. (jup)