email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 7 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Eksekusi Rumah di Malang Diwarnai Dugaan Perbedaan Putusan Pengadilan

by Yondi Ari
3 Juni 2026

JAVASATU.COM- Pelaksanaan eksekusi pengosongan rumah dan lahan seluas 270 meter persegi di kawasan Jalan Akordion, Kota Malang, Rabu (3/6/2026), diwarnai polemik. Pihak termohon eksekusi mempertanyakan putusan yang dijadikan dasar pelaksanaan eksekusi karena dinilai berbeda dengan dokumen yang tercantum dalam Direktori Putusan Mahkamah Agung.

Proses eksekusi pengosongan rumah dan lahan seluas 270 meter persegi di kawasan Jalan Akordion, Kota Malang, Rabu (3/6/2026). (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Eksekusi dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Malang terhadap objek sengketa antara Daniel Waluyo selaku pemohon eksekusi dan Triandi Nur Chandra sebagai termohon. Meski proses berjalan sesuai penetapan pengadilan, keberatan disampaikan pihak termohon sesaat setelah putusan dibacakan juru sita.

“Pada saat juru sita membacakan putusan, yang dibacakan menurut kami berbeda dengan putusan yang terdapat di Direktori Mahkamah Agung. Itu yang kami pertanyakan dan kami minta untuk ditelusuri,” ujar Kuasa Hukum Triandi Nur Chandra, Lydia Retnani, SH.

Menurut Lydia, pihaknya telah menunjukkan dokumen putusan yang diperoleh dari Direktori Putusan Mahkamah Agung kepada petugas pengadilan. Namun, proses eksekusi tetap dilanjutkan.

Ia mengaku menghormati proses hukum yang berjalan, tetapi tetap akan menempuh langkah hukum lanjutan untuk memperoleh kejelasan terkait perbedaan dokumen yang dipersoalkan.

“Kami tetap legowo terhadap proses hukum, tetapi kami juga memiliki hak untuk mencari kepastian hukum. Karena itu kami akan menempuh langkah hukum lain terkait perbedaan dokumen yang kami temukan,” katanya.

Lydia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan persoalan tersebut kepada kepolisian beberapa hari sebelum pelaksanaan eksekusi berlangsung.

“Laporan sudah kami sampaikan kepada pihak kepolisian. Kami meminta agar dugaan penggunaan dokumen yang kami persoalkan itu dapat ditelusuri secara objektif dan transparan,” tegasnya.

Kuasa Hukum Triandi Nur Chandra, Lydia Retnani, SH. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Sementara itu, Kuasa Hukum pemohon eksekusi Daniel Waluyo, Leo Permana, SH, menegaskan bahwa seluruh proses yang dilakukan kliennya telah sesuai dengan penetapan pengadilan dan tidak terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan eksekusi.

“Kami melaksanakan penetapan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Semua proses yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Leo.

Leo menjelaskan sengketa tersebut berawal dari transaksi jual beli rumah yang dilakukan pada 2019. Menurutnya, pembayaran telah dilakukan dan perkara tersebut telah diperiksa hingga memperoleh putusan yang berkekuatan hukum tetap.

“Klien kami membeli rumah tersebut pada tahun 2019 dan proses hukumnya sudah berjalan sampai inkrah. Karena itu kami hanya menjalankan hak hukum berdasarkan putusan pengadilan,” jelasnya.

BacaJuga :

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Terkait tudingan adanya dokumen yang dipersoalkan pihak termohon, Leo menilai hal tersebut merupakan hak pihak lawan untuk menyampaikan pendapat. Namun ia menegaskan bahwa dasar hukum yang digunakan dalam perkara tersebut adalah dokumen resmi yang berada dalam sistem peradilan.

“Itu hak mereka untuk berpendapat. Tetapi yang menjadi dasar kami adalah dokumen resmi dalam sistem peradilan dan sudah menjadi dasar penetapan pengadilan,” tegasnya.

Kuasa Hukum pemohon eksekusi Daniel Waluyo, Leo Permana, SH. (Foto: Yondi Ari/Javasatu.com)

Menanggapi persoalan tersebut, Panitera Muda Perdata PN Malang, Slamet Ridwan, SE, SH, M.Hum, memastikan bahwa pelaksanaan eksekusi dilakukan berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

“Pelaksanaan eksekusi ini sudah berdasarkan putusan yang sah dan berkekuatan hukum tetap. Tidak ada lagi upaya hukum yang sedang berjalan sehingga eksekusi dapat dilaksanakan,” ujar Slamet.

Menurut Slamet, sengketa tersebut bermula dari transaksi jual beli yang telah disepakati kedua belah pihak. Proses hukum yang berjalan hingga tahap eksekusi juga telah melalui mekanisme aanmaning atau peringatan dari pengadilan.

“Para pihak sudah mengetahui proses hukum yang berlangsung. Sebelum eksekusi dilaksanakan, pengadilan juga telah melakukan tahapan sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Hingga kini, polemik mengenai dugaan perbedaan putusan tersebut masih menjadi perdebatan antara kedua belah pihak. Sementara PN Malang memastikan eksekusi telah dilakukan berdasarkan putusan yang berkekuatan hukum tetap, pihak termohon memilih menempuh jalur hukum lain guna mencari kejelasan atas dokumen yang dipersoalkan. (dop/saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AdvokatEksekusiHukumKota MalangPN Malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

BERITA LAINNYA

Gandeng 4 Kiai NU, PT Raya Al-Madinah Gemilang Gelar Manasik Umrah Akbar di Malang

Erupsi Gunung Anak Krakatau, TransNusa Sesuaikan Sejumlah Penerbangan

Asep Kusdinar: Pemerintah Tak Cukup Bekerja dari Balik Meja

Ada Al-Qur’an Tua dari Aceh di Museum Panji Kota Malang, Pakai Kertas Eropa

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Bakorwil Malang Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Air Bersih dan Pasar Murah di Blitar

Pengamat Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Rp1,03 Triliun: Kerja Kapolri Nyata

Pelajar Jerman dan India Belajar Budaya Indonesia di SMK Al Ikhlash Gresik

Polisi Sita Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang, Titip Sopir Bus

Pantai Balekambang Dipadati Wisatawan, Polisi Ingatkan Larangan Berenang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved