JAVASATU.COM- Layanan servis motor di Kabupaten Malang kini tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Bengkel Yamaha Surya Inti Putra di Kecamatan Sumberpucung menghadirkan layanan jemput bola dengan mendatangi rumah konsumen yang membutuhkan perawatan atau mengalami kendala pada kendaraannya.

Bengkel yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman itu tetap melayani servis seperti biasa di bengkel, namun dalam kondisi tertentu teknisi juga bisa datang langsung ke lokasi pelanggan, termasuk melakukan pengecekan maupun perbaikan ringan di rumah konsumen.
“Ini sudah jadi bagian pekerjaan kami. Kadang harus ambil motor ke rumah pelanggan atau langsung datang kalau memang dibutuhkan,” kata teknisi Yamaha Surya Inti Putra, Febri, Rabu (3/6/2026).
Menurut Febri, layanan tersebut cukup membantu konsumen yang kesulitan meluangkan waktu untuk datang ke bengkel, terutama mereka yang aktivitasnya padat. Dengan sistem ini, perawatan motor tetap bisa dilakukan tanpa harus menunggu lama.
Ia juga mengingatkan pentingnya servis rutin agar kondisi kendaraan tetap terjaga dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.
“Kalau rutin servis tiap 3.000 kilometer, kondisi motor lebih terkontrol. Kalau dibiarkan, biasanya ada saja komponen yang cepat aus,” ujarnya.
Selain memperbaiki kendaraan, teknisi juga kerap menjelaskan kondisi sparepart yang sudah mulai aus kepada konsumen. Salah satunya seperti kampas ganda yang mulai mengeras dan berdampak pada tarikan motor.
“Ini kampas ganda sudah mulai keras. Masih bisa dipakai, tapi efeknya tarikan motor jadi kurang enak,” jelasnya.
Di beberapa kasus, motor yang sudah selesai diservis juga masih mengalami kendala di rumah. Dalam kondisi seperti itu, pihak bengkel biasanya kembali mengirim teknisi untuk melakukan pengecekan ulang.
“Kalau ada masalah setelah servis, kami usahakan datang lagi. Intinya motor harus benar-benar normal dulu,” kata Febri.
Menurutnya, sistem jemput bola ini lebih ke cara kerja di lapangan saja, bukan sesuatu yang dibuat berlebihan. Yang penting, kata dia, masalah pada kendaraan bisa segera diselesaikan dan konsumen tidak perlu bolak-balik ke bengkel.
“Yang penting masalahnya selesai dan motor bisa dipakai lagi dengan normal,” pungkasnya. (agb/arf)