JAVASATU.COM- Polres Gresik melarang peserta maupun warga perguruan pencak silat melakukan konvoi, arak-arakan, serta membawa senjata tajam (sajam) saat pelaksanaan tradisi Sura Agung. Larangan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang agenda budaya tahunan tersebut.

Imbauan itu disampaikan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Gresik melalui siaran interaktif bertema “Sura Agung Aman, Ayo Jogo Gresik” yang digelar di Studio Radio Suara Giri FM, Kamis (4/6/2026).
“Mari kita jadikan momentum Sura Agung ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, bukan ajang gesekan. Perbedaan itu indah, dan kita semua bersaudara dalam budaya. Ayo Jogo Gresik bersama-sama,” kata Kasat Binmas Polres Gresik, Iptu M. Nur Setyabudi.
Menurut Nur Setyabudi, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga marwah Kabupaten Gresik sebagai daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Karena itu, masyarakat, khususnya anggota perguruan pencak silat, diminta menahan diri dari tindakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Dalam sosialisasi tersebut, Polres Gresik menekankan sejumlah poin penting, di antaranya larangan konvoi atau arak-arakan di jalan raya, larangan membawa senjata tajam dan benda berbahaya lainnya, serta kewajiban mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Sura Agung. Kondusivitas wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Selain menjaga ketertiban di jalan raya, masyarakat juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial. Warga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, maupun konten provokatif yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Jika menemukan potensi gangguan keamanan, segera laporkan melalui Hotline 110 atau layanan Cak Rama Polres Gresik,” tegasnya.
Melalui siaran interaktif tersebut, Polres Gresik juga mengajak seluruh perguruan pencak silat untuk menjadikan Sura Agung sebagai momentum mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan, bukan ajang unjuk kekuatan yang berpotensi menimbulkan gesekan.
Polres Gresik berharap seluruh rangkaian kegiatan Sura Agung dapat berlangsung aman, tertib, dan damai dengan dukungan seluruh elemen masyarakat melalui semangat “Ayo Jogo Gresik”. (bas/arf)