JAVASATU.COM- Drummer legendaris Indonesia, Rere Grassrock, dipastikan akan tampil dalam event musik bertajuk COFFE SYNCOPE – Rock Reborn ’91 yang digelar di Kopi Hensem Himalaya, Kota Malang, Selasa (16/6/2026). Acara tersebut terbuka untuk umum dan dapat dinikmati secara gratis dengan cukup membeli kopi di lokasi.

Kehadiran personel Grassrock itu menjadi daya tarik utama bagi para pecinta musik rock era 80 hingga 90-an di Malang dan sekitarnya. Selain Rere, komunitas Rock Reborn ’91 juga akan membawakan sejumlah lagu rock Indonesia yang sempat menjadi soundtrack generasi pada masanya.
“Dihadirkan-nya Rere Grassrock di event ini karena tidak dapat dipungkiri Rere dan karya-karyanya menjadi soundtrack sekaligus inspirasi musikal masa muda era 80 hingga 90-an kami semua yang tergabung di Rock Reborn ’91,” kata Dony Ariyanto, drummer Rock Reborn ’91, Jumat (12/6/2026).
Menurut Dony, karakter permainan drum Rere yang progresif dan enerjik telah memberi pengaruh besar terhadap para musisi rock di Malang. Ia mengaku banyak belajar dari karya-karya Grassrock yang dikenal memiliki aransemen kompleks.
“Lagu-lagu Grassrock itu ribet, tapi nagih. Kami dulu belajar drum dari kaset beliau. Sekarang bisa satu panggung, rasanya seperti mimpi,” ujarnya.
Menjelang penampilannya di Malang, Rere mengaku memiliki kedekatan tersendiri dengan para penikmat musik Kota Apel. Menurutnya, penggemar musik di Malang memiliki apresiasi tinggi terhadap genre art rock dan progressive rock yang dibawakan Grassrock.
“Malang itu selera musiknya unik dan berbeda. Teman-teman di sini sangat tahu dan hafal lagu-lagu art rock dan progresif rock yang saya dan Grassrock mainkan sejak era 80-an sampai terakhir tampil di Malang Rockestra 2025 kemarin. Luar biasa apresiasi penikmat musik di sini pada genre musik yang termasuk ribet didengar dan dimainkan ini,” ujar Rere.
Rere juga mengenang salah satu pengalaman yang paling berkesan saat tampil di Malang. Ia pernah harus merangkap sebagai vokalis ketika Grassrock tampil tanpa Dayan yang mendadak sakit dalam sebuah konser di GOR Pulosari.
“Pernah Grassrock harus bermain tanpa Dayan yang mendadak sakit. Terpaksalah saya ikut bernyanyi di beberapa lagu. Itu ngeri sih. Semua tahu penonton di Pulosari seperti apa kritisnya. Tapi untungnya aman sampai selesai,” kenang Rere sambil tertawa.
Melalui COFFE SYNCOPE, Rere bersama Rock Reborn ’91 berharap dapat menghadirkan suasana nostalgia sekaligus menciptakan kenangan baru bagi para pencinta musik rock di Malang. Tidak menutup kemungkinan, akan ada sesi jam session antara Rere dengan para personel Rock Reborn ’91 yang selama ini menjadikan Grassrock sebagai inspirasi bermusik.
“Untuk teman-teman pecinta rock di Malang, mari kumpul dan bernostalgia bersama. Mudah-mudahan jadi malam yang menyenangkan,” pungkas Rere. (arf)