JAVASATU.COM- Lapas Kelas I Malang melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA membagikan 100 paket sembako kepada warga RW I dan RW X Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (10/8/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Bantuan diserahkan setelah kegiatan kerja bakti membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Buring yang melibatkan warga binaan Lapas Kelas I Malang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Lurah beserta seluruh masyarakat Kelurahan Buring yang telah menerima kegiatan ini dengan sangat baik. Dukungan masyarakat sangat menentukan keberhasilan proses reintegrasi sosial,” ujar Kalapas Kelas I Malang Christo Victor Nixon Toar.
Christo mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan lingkungan sekitar. Ia mengajak masyarakat memberikan kesempatan kepada warga binaan maupun mantan warga binaan untuk kembali berkarya setelah menyelesaikan masa pidana.
“Mari kita bersama-sama memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita yang telah selesai menjalani pembinaan agar mereka dapat kembali berkarya, hidup secara produktif, dan tidak mengulangi perbuatannya. Dengan dukungan semua pihak, kita dapat bersama-sama menekan angka residivisme,” katanya.
Dalam penyerahan simbolis bantuan, Christo juga memperkenalkan sejumlah produk yang berasal dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Di antaranya telur dari peternakan sekitar 2.500 ekor ayam petelur milik Lapas Kelas I Malang di SAE L’SIMA, Ngajum, Kabupaten Malang, serta tempe hasil produksi warga binaan di dalam lapas.
“Bapak Ibu, di dalam bingkisan ini ada telur yang berasal dari peternakan sekitar 2.500 ekor ayam petelur milik Lapas Kelas I Malang di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA, Ngajum, Kabupaten Malang. Ada juga tempe yang merupakan hasil pembinaan kemandirian warga binaan di dalam lapas,” jelas Christo.
Menurutnya, produk tersebut menjadi bagian dari hasil pembinaan yang diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan dan pengalaman produktif sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
“Ini adalah bukti bahwa selama menjalani pembinaan mereka terus menghasilkan karya dan produk yang bermanfaat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Lurah Buring Bambang Heryyanto mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Lapas Kelas I Malang. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pihak pemasyarakatan dan warga.
“Kehadiran bapak dan ibu sekalian hari ini membawa manfaat yang nyata, mulai dari membersihkan lingkungan hingga berbagi bantuan kepada warga. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ungkap Bambang.
Salah seorang penerima bantuan, Suimati, juga menyampaikan apresiasi. Ia menilai kegiatan warga binaan membersihkan lingkungan makam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kelurahan Buring.
“Terima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas serta warga binaan yang sudah membantu membersihkan lingkungan kami dan memberikan bingkisan sembako,” tutur Suimati.
Ia berharap kesempatan yang diberikan kepada warga binaan melalui kegiatan sosial dan pembinaan dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Rangkaian kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Malang memperkuat pembinaan warga binaan sekaligus membangun penerimaan masyarakat terhadap proses reintegrasi sosial. (dop/arf)