Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Ngalam Hebak: Jadi Wong Malang Tak Harus Merasa Paling Ngalam

Syaiful Arif by Syaiful Arif
17 September 2026

JAVASATU.COM- Menjadi bagian dari Malang tidak hanya tentang dari mana seseorang berasal, tetapi juga tentang bagaimana ia mengenal, mencintai, merawat, dan ikut memberi warna bagi kota ini. Semangat itulah yang ingin dibangun melalui gerakan budaya Ngalam Hebak (Malang Kabeh).

Logo Ngalam Hebak

Ketua Umum Perkumpulan Ilmuwan Sosial Humaniora Indonesia (PISHI) Dr. Wadji, M.Pd. mengatakan, Ngalam Hebak membawa semangat untuk menjadikan Malang sebagai ruang bersama. Kecintaan terhadap kota dapat tumbuh melalui kebersamaan dan kontribusi dari berbagai kalangan.

“Berkontribusi untuk Ngalam, tanpa merasa paling Ngalam,” kata Wadji, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, Malang sejak dahulu menjadi ruang perjumpaan berbagai latar belakang masyarakat. Perjalanan sejarah, budaya, pendidikan, seni hingga kehidupan sosial turut membentuk wajah Malang yang dikenal hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam motto Ngalam Hebak, yakni “Malang Kabeh, Kabeh untuk Malang.” Maknanya, Malang adalah ruang bersama yang terbuka bagi siapa saja untuk ikut mengenal, mencintai, merawat budaya, sekaligus memberikan kontribusi.

“Gerakan ini lahir dari gerakan kultural budaya warga yang telah disambut oleh Kapolresta Malang Kota dan Pemerintah Daerah. Sehingga ini menjadi gayung bersambut antara pemerintah daerah, Polri dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Melalui Ngalam Hebak, masyarakat diajak kembali mengenal perjalanan sejarah Malang sekaligus merawat berbagai kekayaan budaya yang tumbuh di dalamnya. Semangat tersebut berjalan beriringan dengan penghargaan terhadap keberagaman masyarakat yang menjadi bagian dari kehidupan kota.

Salah satu komitmen yang dibawa Ngalam Hebak adalah menjadikan Ngalam sebagai ruang bersama. Setiap orang, dengan latar belakang dan perjalanan yang berbeda, diharapkan dapat menemukan ruang untuk saling mengenal, berinteraksi dan memberikan kontribusi.

Wadji menyebut, keberagaman telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Malang. Jejak Kanjuruhan, Tumapel dan Singhasari, Majapahit, tradisi Panji dan Wayang Topeng Malangan hingga perkembangan Malang sebagai kota pendidikan menjadi bagian dari perjalanan budaya yang terus berkembang.

Karena itu, kecintaan terhadap Malang diharapkan dapat menjadi energi positif untuk merawat kebersamaan. Identitas lokal tidak hanya menjadi sesuatu yang dikenang, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara masyarakat yang telah lama tinggal di Malang dengan mereka yang kemudian menjadi bagian dari kehidupan kota.

Semangat tersebut juga menyentuh generasi muda. Melalui pengenalan sejarah dan budaya lokal, mereka diharapkan semakin mengenal tempat yang menjadi ruang tumbuh dan berkarya, sekaligus terbuka terhadap keberagaman yang ada di sekitarnya.

“Ngalam Hebak akan mengangkat Osob Kiwalan atau boso walikan (bahasa dengan pengucapan dibalik, red) sebagai salah satu kekayaan budaya Malang,” ujar Wadji.

Selain budaya, Ngalam Hebak membawa semangat untuk ikut mendorong perkembangan Malang melalui berbagai bidang, mulai pendidikan, ilmu pengetahuan, ekonomi, teknologi, lingkungan, seni hingga pelayanan kepada masyarakat.

“Kenali sejarahnya, rawat budayanya, hormati warganya, jaga kotanya, dan kontribusikan Ngalam untuk Indonesia dan dunia,” demikian semangat yang diusung dalam Ngalam Hebak.

Ngalam Hebak dijadwalkan dideklarasikan pada 27 September 2026 di Sasana Krida Budaya Celaket.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan berbagai kesenian dari Malang, Banyuwangi dan Bali, penampilan penyanyi Banyuwangi Demy, pencak silat serta UMKM.

Pada akhirnya, semangat Ngalam Hebak ingin menghadirkan cara sederhana untuk mencintai Malang: mengenal sejarahnya, menjaga budayanya, menghargai masyarakatnya dan ikut memberikan sesuatu bagi kota. Sebab, menjadi bagian dari Malang bukan tentang siapa yang paling Ngalam, melainkan bagaimana bersama-sama merawat Malang agar tetap menjadi ruang yang nyaman bagi semua. (saf)

Tags: Kota Malang
Previous Post

Lihat Arca Panji Asli, Siswa SD di Kota Malang Tanya: “Boleh Pegang?”

Next Post

Bea Cukai Malang Intai Ekspedisi, 73.280 Batang Rokok Ilegal Diamankan

Related Posts

Residivis Kurir Sabu di Gresik Ditangkap, Polisi Sita 57,96 Gram
Berita

Residivis Kurir Sabu di Gresik Ditangkap, Polisi Sita 57,96 Gram

4 November 2026
Gedung Majalengka Creative Center Dicoret-coret, H Baya Geram dan Lapor Polisi
Berita

Gedung Majalengka Creative Center Dicoret-coret, H Baya Geram dan Lapor Polisi

4 November 2026
Bupati Majalengka Turun Tangan soal Nasib Sumitra, Atlet Peraih Emas Porprov yang Kontrak Kerjanya Sempat Tak Diperpanjang
Berita

Bupati Majalengka Turun Tangan soal Nasib Sumitra, Atlet Peraih Emas Porprov yang Kontrak Kerjanya Sempat Tak Diperpanjang

4 November 2026
Polres Malang Kukuhkan 360 Dai Kamtibmas, Perkuat Keamanan Desa
Berita

Polres Malang Kukuhkan 360 Dai Kamtibmas, Perkuat Keamanan Desa

4 November 2026
Aktivis Akhera Pasang Spanduk Apresiasi Program MBG dan Kinerja BGN
Berita

Aktivis Akhera Pasang Spanduk Apresiasi Program MBG dan Kinerja BGN

4 November 2026
Madas Nusantara Apresiasi Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Ditangkap
Berita

Madas Nusantara Apresiasi Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Ditangkap

4 November 2026
Next Post
Bea Cukai Malang Intai Ekspedisi, 73.280 Batang Rokok Ilegal Diamankan

Bea Cukai Malang Intai Ekspedisi, 73.280 Batang Rokok Ilegal Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com