email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Yeny Purwaty, Sulap Pakaian Bekas Jadi Baru Dengan Ecoprint

by Syaiful Arif
22 Juni 2020

Javasatu, Malang- Jangan buang pakaian anda. Karena dengan sedikit upaya kreatif, pakaian itu bisa menjadi lebih berharga.

Seperti yang di lakukan Yeny Purwaty warga RW. 01 RT. 04 Kelurahan Tunjung Sekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ia memanfaatkan barang- barang berupa pakaian bekas untuk dijadikan karya seni berupa fashion yang menarik. Bukan hanya sekedar fashion biasa, mengombinasikan bahan tekstil dengan alam. Yeny menyebutnya sebagai Ecoprint.

Ecoprint adalah teknik memberi pola pada kain menggunakan bahan alami. Dalam hal ini ada 2 teknik pengerjaan, menumbuk dan steam.

“Sebenarnya penerapan ecoprint ada dua cara, ditutuk (ditumbuk, red) atau disteam. Namun saya lebih memilih menerapkan cara ditutuk” ujar Yeny menjelaskan.

Yeny, warga Jalan Piranha Atas, Kota Malang, memperlihatkan produk Ecoprint hasil pengerjaannya dengan warga setempat lainnya. (Foto: krisna-javasatu.com)

Sedangkan Yeny sendiri menggunakan teknik menumbuk. Ia tidak sendiri melakukan pekerjaan ini, ia memberdayakan warga sekitar RT. 04 untuk melakukannya bersama- sama.

Menurut Yeny, dalam melakukan ecoprint itu mudah. Diawali dengan persiapan bahan dan alat berupa kain, dedaunan, dan palu kayu.

Dua warga Jalan Piranha Atas Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sedang menyalin warna daun ke kain. Teknik ini dikenal sebagai Ecoprint. (Foto: krisna-javasatu.com)

Dalam proses pembuatan, daun tersebut di letakkan di antara kain dan plastik. Lalu kain tersebut di tumbuk hingga warna daun merekat pada kain. Setelah itu kain diangin-anginkan dan dihindarkan dari sinar matahari langsung.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

“Kain yang telah diberi warna daun, gak boleh kena langsung sinar matahari” ia menambahkan.

Dua warga Jalan Piranha Atas Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sedang menyalin warna daun ke kain. Teknik ini dikenal sebagai Ecoprint. (Foto: krisna-javasatu.com)

Karya Warga Tunjungsekar Lainnya

Sri Surachman memperlihatkan dua tas rajutan yang ia buat. Untuk satu tas ukuran besar, ia menyelesaikan dalam 3-4 hari. (Foto: J Krisna-javasatu.com)
Enterpreneur

Rajutan ‘Handmade’ Berat Bersaing Di Pasaran

26 Juni 2020

Proses selanjutnya ialah merekatkan warna pada kain dengan menggunakan cuka untuk menjadi warna terang, dan dengan kapur untuk menjadikan warna gelap kemudian di angin-anginkan kembali hingga warna
berubah lalu di bersihkan.

Proses pengerjaan Ecoprint, yaitu memindahkan warna dan pola dari daun alami ke kain. (Foto: krisna-javasatu.com)

Dan tahap akhirnya ialah mencuci pakaian tersebut. Maka jadilah seni pakaian dengan ecoprint ala Yeny Purwaty. (Kai/Krs)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER HARI INI

Masyarakat Spiritual Doakan Indonesia, Perkuat Budaya Jawa dari Malang

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

BERITA LAINNYA

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved