email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 3 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Berawal Koleksi Helm Full Face, Jurnalis Ini Kebanjiran Order

by Wiyono
16 Agustus 2022

JAVASATU.COM-BATU- Berawal dari kesukaannya mengoleksi helm full face, Eko Sabdianto, jurnalis di Kota Batu ini malah kebanjiran order.

Eko Sabdianto menunjukkan helm NHK GP Prime limited edition Mandalika Racing Team Indonesia plus sertifikat dan sebagian helm “repaint” ala-ala motoGP koleksinya. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Warga desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu ini tak menyangka, jika beberapa helm koleksinya itu ditawar dan kemudian dibeli oleh teman-temannya dari sesama komunitas motor pada saat touring bareng beberapa waktu lalu.

Padahal menurutnya, beberapa dari helm koleksinya itu merupakan produk repaint (cat ulang) yang sengaja didesain dan dimodifikasi menyerupai dengan aslinya, walaupun ada diantaranya yang juga original.

Kepada awak media, Dian sapaan akrabnya menceritakan ihwal bisnis helm yang tengah digelutinya sejak 2017 hingga pada sekarang ini.

“Jadi memang awalnya saya tidak menyangka mengapa mereka bisa tertarik dengan helm koleksi saya. Sebab, saya sengaja merepaint helm full face biasa kepada seorang teman menjadi ala-ala motoGP,” tuturnya, Selasa (16/8/2022) siang.

Saat disinggung soal repaint helm, pria jebolan Akademi Pariwisata dan Perhotelan ini mengungkapkan, jika dirinya mempercayakan repaint helm tidak kepada sembarang orang.

“Terus terang, saya mempercayakan repaint helm kepada salah seorang teman yang yang sudah berpengalaman. Jadi, tidak asal merepaintkan helm kepada orang sembarangan,” ungkap dia.

Dian yang juga anggota CBR K-49 Community Malang ini menambahkan, jika saat ini terutama pada Minggu, banyak orang-orang yang meluangkan waktu liburannya dengan Sunmori (Sunday Morning Ride-red).

“Ya, mungkin karena Sunmori saat ini menjadi salah satu tren atau kegiatan yang sangat populer sekarang. Karena bukan hanya didominasi oleh kaum muda millenial saja, akan tetapi juga banyak orangtua pun yang turut serta,” ungkapnya.

Menurutnya, dewasa ini banyak sekali bikers yang berburu helm ala-ala atau repaint untuk dijadikan helm kedua bagi mereka.

“Jadi rata-rata memang mereka membeli helm yang menyerupai motoGP bukan untuk dipakai harian. Melainkan, mereka cenderung memakainya hanya pada saat Sunmori saja,” papar dia.

Pria yang gemar hobi fotografi ini mengungkapkan, jika memulai suatu usaha seperti dengan berbisnis helm tidak perlu untuk mempunyai toko.

“Karena seperti yang kita tau, bahwa sekarang ini zamannya sudah era digital, penjual bisa menawarkan dagangannya melalui media sosial, seperti facebook, instagram maupun grup-grup WhatsApp. Jadi yang terpenting, kita harus mempunyai barang dan ada kemauan berusaha untuk memfoto dengan tujuan mengenalkan produk yang akan kita pasarkan kepada konsumen,” tukasnya.

Kendati menggunakan mekanisme berjualan online, lanjut Dian yang juga anggota Helmet Lovers Indonesia ini, calon pembelipun tidak boleh percaya begitu saja dengan helm yang ditawarkan oleh si penjual.

BacaJuga :

Ratusan Burung Adu Gacor di Piala Bupati Majalengka 2026

Dai Asal Malang Ery Santika dan Sayap Liar Jelajahi Gunung Raung, Hobi Jadi Aksi Sosial

“Karena hasil foto biasanya tidak sesuai dengan barangnya, dan untuk menghindari rasa kecewa atau penipuan, hendaknya bagi calon pembeli bisa memantau langsung atau sistem COD. Sehingga barang bisa sesuai dengan ekspektasi,” beber dia.

Saat ditanya berapa harga helm yang biasa dijual, dan apakah yang di repaint helm asli atau bukan, Dian mengungkapkan, jika itu tergantung dengan tingkat kerumitan desain repaint dan pasaran helm itu sendiri, serta keadaan barangnya.

“Kalau helmnya memang asli, contoh KYT TT Course Jaume Masia kita repaint SUOMY ala-ala motoGP yang dipakai Andrea Dovizioso, dan kalau harga sih memang bervariasi ya, sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 jutaan lah.

“Tapi, jika helm yang sedang viral atau banyak diburu orang bisa mencapai 5 jutaan ke atas. Seperti helm limited edition. Kebetukan, saya punya NHK GP Prime dan R6 edisi Mandalika Racing Team Indonesia plus dengan sertifikatnya” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, walaupun ajang motoGP Mandalika telah usai, tapi helm ini banyak diburu oleh para kolektor helm di seluruh Indonesia. (Yon/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: HelmKoleksi

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Prev Next

POPULER HARI INI

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

BERITA LAINNYA

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved